Jafis Firdaus - Wong Kito

Saung Nyerat, yang merupakan hasil kerjasama Blogor dengan Radio Sipatahunan, untuk edisi Sabtu 17 September 2011 dipandu oleh WKF dan sebagai narasumber adalah Wong Kito, sebuah komunitas blogger Palembang. Jafis Firdaus yang pernah menjadi Humas Wong Kito sampai 2010 menuturkan seputar komunitas ini dan kegiatannya selama hampir satu jam untuk pendengar Radio Sipatahunan.

Wong Kito dibentuk awal 2007 setelah Pesta Blogger I tahun 2006 usai. Saat itu 12 blogger Palembang sepakat menyatukan para blogger yang ada di Palembang atau pernah tinggal di kota empek-empek dalam sebuah komunitas. Komunitas yang saat ini memiliki anggota 200 menjadi tempat berkumpul dan berbagi para blogger sungai Musi. WKF sempat menanyakan mengapa Wong Kito sudah berjalan empat tahun tetapi anggotanya hanya 200. Jumlah ini bisa dibilang tidak besar. Rupanya karena penyeleksian yang begitu ketatlah yang menjadi penyebabnya. Tidak semua blogger Palembang otomatis bisa menjadi anggota. Ada tahapan-tahapan yang harus dilewati. Perkenalan di milis dengan cara kreatif dan telah direspon oleh minimal 75 anggota adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi. Tim penilai layak tidaknya terdiri lima orang. Sebagaimana dikatakan Jafis, Wong Kito memang tidak mementingkan kuantitas tetapi kualitas. Biarlah komunitas ini tidak banyak anggotanya namun mereka yang menjadi anggota itu memang benar-benar blogger serius. Anggota komunitas ini tidak hanya yang berada di Palembang tetapi juga tersebar di tempat lain bahkan sampai ke luar negeri seperti Selandia Baru, Belanda, dan Malaysia. Khusus untuk pengurus, mereka harus tinggal di Palembang.

Beberapa program telah diluncurkan oleh Wong Kito bekerjasama dengan sponsor. Beberapa di antaranya adalah WKGTS atau Wong Kito Go to School. Sebuah program simpatik yang patut dicontoh komunitas lain. Selain itu, program lain yang pernah dilaksanakan adalah kunjungan ke panti asuhan bekerja sama dengan salah satu operator telepon selular. Mereka juga mengadakan acara on air bertajuk Blogger Community setiap Minggu pukul 10.00 WIB di Radio Trijaya Palembang. Dalam menjalankan programnya, komunitas yang diketuai Ardy Hidayat atau lebih populer dipanggil rd Limosin ini memilih untuk tidak mendanai dari sponsor produsen minuman keras dan rokok. Lagi, sebuah keputusan yang simpatik dan menyehatkan. 😉

Sebagai penutup, Jafis yang kemudian posisinya dalam Wong Kito sebagai Humas digantikan Nike F. Andaru Ira Hairida Yuliani atau dikenal dengan sebutan Itik Kecil berbagi pesan kepada pendengar setia Saung Nyerat khususnya para blogger. Dalam ngeblog, lakukan dari hati agar dapat menghasilkan tulisan yang jujur dan bernas. Ngeblog juga membutuhkan konsistensi. Sayang bila ngeblognya hanya hangat-hangat tahi ayam. Begitu kering tahi ayamnya, kering pula semangat ngeblognya. :mrgreen:

Catatan:
Program Saung Nyerat bisa disimak setiap Minggu sore pukul 16.00-17.00 WIB di Radio Sipatahunan Bogor 89.4 FM.

Salam,
WKF yang ada di wongkamfung.boogoor.com

 

Reportase SN Edisi 17/9/2011: Satu Jam Bersama Wong Kito

4 thoughts on “Reportase SN Edisi 17/9/2011: Satu Jam Bersama Wong Kito

  • 25 September, 2011 at 10:01 am
    Permalink

    Ralat sedikit di atas, posisi Jafis sbg Humas WongKito digantikan oleh Ira Hairida alias Itik Kecil. Blognya http://itikkecil.wordpress.com/

    Posisi Nike Andaru dari WK berdiri tetap sebagai Bendahara WK.
    Sekian. 🙂

    Reply
  • 25 September, 2011 at 9:58 pm
    Permalink

    @Ralat: terima kasih atas koreksinya dan mohon maaf. 😉

    Reply
  • 26 September, 2011 at 9:11 am
    Permalink

    Terima kasih buat teman-teman Bloggor…..

    senang rasanya bisa silaturahmi dan berbagi cerita tentang wongkito…

    Semoga saya bisa di terima yaaa … Insha Allah bisa bantu-bantu dalam kegiatan Bloggor. Amin

    Reply
  • 2 October, 2011 at 7:02 pm
    Permalink

    Saya ndak punya jabatan apa-apa sih, cuma bantu-bantu aja di Wongkito 🙂

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *