<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>blogor.org</title>
	<atom:link href="http://blogor.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogor.org</link>
	<description>Komunitas Blogger Bogor [Beta]</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2010 19:07:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>25 Situs yang Mau Membayar Tulisan Blogger</title>
		<link>http://blogor.org/2010/07/26/25-situs-yang-mau-membayar-tulisan-blogger/</link>
		<comments>http://blogor.org/2010/07/26/25-situs-yang-mau-membayar-tulisan-blogger/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 17:44:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wkf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[25 Situs yang Mau Membayar Tulisan Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[dibayar untuk menulis]]></category>
		<category><![CDATA[dibayar untuk ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[hobi dibayar]]></category>
		<category><![CDATA[hobi menulis]]></category>
		<category><![CDATA[hobi ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[hobi yang dibayar]]></category>
		<category><![CDATA[menulis dibayar]]></category>
		<category><![CDATA[ngeblog dibayar]]></category>
		<category><![CDATA[paid to write]]></category>
		<category><![CDATA[pay per post]]></category>
		<category><![CDATA[penulis bayaran]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[reviewme]]></category>
		<category><![CDATA[reviewmu]]></category>
		<category><![CDATA[sponsored review]]></category>
		<category><![CDATA[write to be paid]]></category>
		<category><![CDATA[write to pay]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=831</guid>
		<description><![CDATA[Jika kegiatan ngeblog itu kemudian dibayar, mau nggak? Ada 25 situs di internet yang terbukti sudah membayar dan bersedia melakukan itu.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/25-situs-yg-bersedia.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-832" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/25-situs-yg-bersedia.jpg" alt="" width="210" height="195" /></a>Motivasi seseorang ngeblog bisa berbeda-beda. Karena hobi, menjalin silaturahim, atau sekedar mencurahkan uneg-uneg misalnya, dapat menjadi pemicunya. Jika kegiatan ngeblog itu kemudian dibayar, mau nggak? Ada 25 situs di internet yang terbukti sudah membayar dan bersedia melakukan itu.</p>
<p><span id="more-831"></span></p>
<p>Bagi yang hobi menulis, kegiatan ngeblog sangat menyenangkan karena sebagian besar yang dilakukan blogger memang menulis. Jangankan dibayar, mengeluarkan biaya untuk ke warnet saja dengan senang hati dilakukan. Jadi, mengapa tidak kita <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/pelatihan-monetizing-blog-seo.html" target="_blank">monetisasikan</a> saja hobi menulis yang kita miliki itu? Sambil menyelam minum air. Artinya, nggak bisa berenang. <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Berikut ini situs-situs yang mau membayar kita para blogger. Mau anda apakan, silakan. Sebagai media  berlatih menulis sambil mencari uang boleh, dijadikan sumber penghasilan tambahan juga sah-sah saja. Yang perlu diketahui, tidak semua situs mau menerima tulisan berbahasa Indonesia. Situs yang mau di antaranya <a href="http://www.reviewme.com/?ref=63351" target="_blank">Review Me</a>, <a href="http://www.shvoong.com/aff-6A90E/" target="_blank">Shvoong</a>, <a href="http://www.sponsoredreviews.com/?aid=48937" target="_blank">Sponsored Reviews</a>, <a href="http://www.blogsvertise.com/?rid=b46104" target="_blank">Blogsvertise</a>, dan satu situs lokal <a href="http://reviewmu.com/?ref=7457" target="_blank">ReviewMu</a>.</p>
<ol>
<li><a href="http://www.reviewme.com/?ref=63351" target="_blank">Review Me </a></li>
<li><a href="http://www.shvoong.com/aff-6A90E/" target="_blank">Shvoong </a></li>
<li><a href="http://www.sponsoredreviews.com/?aid=48937" target="_blank">Sponsored Reviews</a></li>
<li><a href="http://www.blogsvertise.com/?rid=b46104" target="_blank">Blogsvertise</a></li>
<li><a href="http://reviewmu.com/?ref=7457" target="_blank">ReviewMu</a> <span style="color: #ff0000">(situs lokal)</span></li>
<li><a href="http://www.linkworth.com/index.php" target="_blank">Link Post</a></li>
<li><a href="http://www.smorty.com/" target="_blank">Smorty</a></li>
<li><a href="https://payperpost.com/" target="_blank">PayPerPost </a></li>
<li><a href="http://451press.com/" target="_blank">451 Press </a></li>
<li><a href="http://beaguide.about.com/" target="_blank">Be A Guide (About.com) </a></li>
<li><a href="http://www.blogburner.com/" target="_blank">BlogBurner</a></li>
<li><a href="http://bloggerwave.com/" target="_blank">Bloggerwave</a></li>
<li><a href="http://www.blogitive.com/" target="_blank">Blogitive </a></li>
<li><a href="http://www.blogtoprofit.com/" target="_blank">Blog To Profit</a></li>
<li><a href="http://botwmedia.com/" target="_blank">BOTW Media</a></li>
<li><a href="http://www.creative-weblogging.com/" target="_blank">Creative Weblogging</a></li>
<li><a href="http://daytipper.com/" target="_blank">DayTipper</a></li>
<li><a href="http://digitaljournal.com/" target="_blank">Digital Journal</a></li>
<li><a href="http://www.helium.com/" target="_blank">Helium</a></li>
<li><a href="http://inblogads.com/" target="_blank">In Blog Ads</a></li>
<li><a href="http://loudlaunch.com/" target="_blank">LoudLaunch</a></li>
<li><a href="http://www.squidoo.com/" target="_blank">Squidoo</a></li>
<li><a href="http://www.weblogsinc.com/" target="_blank">Weblogs Inc</a></li>
<li><a href="http://www.b5media.com/" target="_blank">b5media</a></li>
<li><a href="http://www.wisebread.com/make-money-writing-for-wise-bread#get_paid_blogging" target="_blank">Wise Bread</a></li>
</ol>
<p>Jangan lupa mentraktir saya bila dolarnya sudah di tangan. <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sumber gambar: <a href="http://www.henryramsey.com/solutions_window.htm" target="_blank"><em>di sini</em></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2010/07/26/25-situs-yang-mau-membayar-tulisan-blogger/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengudara di Radio Sipatahunan</title>
		<link>http://blogor.org/2010/07/06/mengudara-di-radio-sipatahunan/</link>
		<comments>http://blogor.org/2010/07/06/mengudara-di-radio-sipatahunan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 17:12:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wkf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[blogor di radio]]></category>
		<category><![CDATA[blogor di radio sipatahunan]]></category>
		<category><![CDATA[blogor mengundara]]></category>
		<category><![CDATA[blogor talkshow]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=816</guid>
		<description><![CDATA[Atas kerjasama dengan Radio Sipatahunan yang berada di Jalan Pajajaran 125 Bogor, empat orang anggota Blogor (Mataharitimoer, WKF, Desi Hartanto, Hartanto Sanjaya) melakukan bincang-bincang seputar blog. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/blogor-sipatahunan02.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-818" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/blogor-sipatahunan02-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Blogor mengudara Minggu, 4 Juli 2010 jam 16.00 wib. Atas kerjasama dengan Radio Sipatahunan yang berada di Jalan Pajajaran 125 Bogor, empat orang anggota Blogor (<a href="http://mataharitimoer.blogdetik.com/" target="_blank">Mataharitimoer</a>, <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/" target="_blank">WKF</a>, <a href="http://defidi.wordpress.com/" target="_blank">Desi Hartanto</a>, <a href="http://hartanto.wordpress.com/" target="_blank">Hartanto Sanjaya</a>) melakukan bincang-bincang seputar blog. Acara ini dipandu oleh penyiar sekaligus penulis, Koen Setyawan. Anda yang sempat mengikuti <em>talk show</em> tersebut di gelombang 89,4 FM. barangkali bertanya-tanya mengapa tiba-tiba siaran terputus. Hal itu terjadi karena datangnya mendung yang sangat gelap di saat perbincangan sedang berlangsung dengan asyiknya. Tahu sendiri, Bogor yang dikenal sebagai kota hujan sudah pasti juga memiliki bonus petir yang suka nongol di antara rintik hujan. Acara yang seharusnya selesai jam 17.00 wib terpaksa dihentikan sebelum waktunya. Daripada tiga bulan radio ini tidak bisa siaran karena towernya disambar petir, ya kan? Rencananya Blogor akan mengudara lagi di radio yang sama pada 17 Juli 2010. Mudah-mudahan saja petirnya tidak nongol lagi. Dengan demikian, Radio Sipatahunan yang suka disingkat SP kepanjangannya tidak lagi <em>sieun petir </em>(takut petir). <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/blogor-sipatahunan011.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-819" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/blogor-sipatahunan011.jpg" alt="" width="500" height="376" /></a></p>
<p><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/blogor-sipatahunan03.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-820" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/blogor-sipatahunan03.jpg" alt="" width="500" height="376" /></a></p>
<p>Salam,<br />
<a href="http://wongkamfung.boogoor.com/" target="_blank">WKF</a> yang ada di <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/" target="_blank">wongkamfung.boogoor.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2010/07/06/mengudara-di-radio-sipatahunan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Google Ternyata Suka Miring. Hah?</title>
		<link>http://blogor.org/2010/07/05/google-ternyata-suka-miring-hah/</link>
		<comments>http://blogor.org/2010/07/05/google-ternyata-suka-miring-hah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 15:48:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wkf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>
		<category><![CDATA[blog monetizing]]></category>
		<category><![CDATA[cara cepat dikenali google]]></category>
		<category><![CDATA[cara cepat ditemukan google]]></category>
		<category><![CDATA[google ternyata suka miring]]></category>
		<category><![CDATA[monetizing blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=808</guid>
		<description><![CDATA[Yang membuat saya salut terhadap Google, meskipun dia suka yang miring, yang gemuk, dan yang hampir telanjang, dia tidak pernah dengan 32 atau 34 selebriti lokal maupun ’interlokal’. Jiah!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/google-ternyata.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-809" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/google-ternyata.jpg" alt="" width="300" height="146" /></a>Serius! Ini informasi yang saya dapatkan ketika sedang berburu ilmu <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/pelatihan-monetizing-blog-seo.html" target="_blank"><strong>Monetizing Blog &amp; SEO</strong></a> beberapa waktu yang lalu. Saya tidak menyangka bahwa Google yang begitu besar memiliki tabiat seperti itu. Dan yang menambah keheranan saya, bukan hanya yang miring yang dia senangi tetapi juga yang gemuk dan yang hanya memakai selembar benang. Aahhh&#8230; terbengong-bengong saya dibuatnya. Bagaimana ini bisa terjadi dan apa alasan logisnya?</p>
<p><span id="more-808"></span><br />
Ya, ini Google si mesin pencari yang kita kenal itu. Dia saat ini memang yang paling populer dan paling banyak pemakainya. Tapi apakah karena populer dan digandrungi banyak orang kemudian boleh seperti itu, hobi dengan yang miring, gemuk, dan hampir telanjang? Entahlah. Anda barangkali memiliki penilaian yang berbeda dengan saya. Yang pasti, sebelum saya lanjutkan tulisan ini, saya perlu klarifikasi dahulu atas segala kalimat yang saya buat di atas. Saya tidak terkejut bila anda terheran-heran dan menebak-nebak dengan apa yang saya maksud. ”Ini sebenarnya ngomongin apa sih?” Mungkin begitu pertanyaan yang ada di kepala anda.</p>
<p>Miring, gemuk, dan berpakaian selembar benang sebenarnya hanyalah perumpamaan untuk <em>italic</em>, <strong>bold</strong>, dan <span style="text-decoration: line-through">strikethrough</span>. Google memang senang dengan kata yang dimiringkan, ditebalkan, dan/atau dicoret. Maksudnya, itulah yang akan dilihat oleh Google ketika mesin pencari itu sedang <em>grepe-grepe</em> (menggerayangi) blog kita. Kata-kata yang diperlakukan berbeda itu akan menarik dan dianggap sebagai kata kunci oleh Google. Jadi ketika kita mengetik kata kunci sebuah informasi yang kita inginkan di Google, dia akan mencari di dunia maya dan melihat apakah yang dimiringkan, ditebalkan, atau dicoret itu sama dengan kata kunci yang diketikkan si pengguna dirinya.</p>
<p><em>Memiringkan</em>, <strong>menebalkan</strong>, dan <span style="text-decoration: line-through">mencoret kata dengan sebuah garis</span> merupakan salah satu dari banyak cara mengoptimasi blog kita agar mudah dikenali Google. Cara lain misalnya adalah dengan menggunakan teknik yang disebut dengan <strong>teori laba-laba</strong>. Teori unik itu pernah saya tulis di blog ini dengan judul <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/teori-laba-laba-cara-cepat-ditemukan-google.html" target="_blank"><em>Teori Laba-laba, Cara Cepat Ditemukan Google</em></a>. Bila anda belum membacanya silakan mengklik judul artikel tersebut. Jika anda sudah membacanya silakan diklik lagi, biar hafal. Siapa tahu besok ujian. <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Perilaku ’menyimpang’ mesin pencari Google tersebut saat pertama kali saya ketahui dalam pelatihan <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/pelatihan-monetizing-blog-seo.html" target="_blank"><strong>Monetizing Blog &amp; SEO</strong></a> dengan sukses membuat saya terheran-heran.  <a href="http://www.chandra.im/" target="_blank">Chandra Iman</a> sang tutor dahsyat dalam pelatihan tersebut menyatakan bahwa ilmu itu dia dapatkan dari gurunya, <a href="http://www.seokita.com" target="_blank">Riyeke Ustadiyanto</a> atau Mas Keke yang beralamat di <a href="http://www.seokita.com" target="_blank">seokita.com</a>. Yang membuat saya salut terhadap Google, meskipun dia suka yang miring, yang gemuk, dan yang hampir telanjang, dia tidak pernah dengan 32 atau 34 selebriti lokal maupun ’interlokal’. Jiah!</p>
<p>Sumber gambar: <a href="http://www.google.com/logos/" target="_blank"><em>di sini</em></a></p>
<p>Salam,<br />
<a href="http://wongkamfung.boogoor.com/" target="_blank">WKF</a> yang ada di <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/" target="_blank">wongkamfung.boogoor.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2010/07/05/google-ternyata-suka-miring-hah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seni Mengomentari Tulisan</title>
		<link>http://blogor.org/2010/06/26/seni-mengomentari-tulisan/</link>
		<comments>http://blogor.org/2010/06/26/seni-mengomentari-tulisan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Jun 2010 16:32:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wkf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>
		<category><![CDATA[cara berkomentar]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat komentar]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengomentari tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[kebohongan dalam komentar]]></category>
		<category><![CDATA[kejujuran dalam komentar]]></category>
		<category><![CDATA[seni berkomentar]]></category>
		<category><![CDATA[seni membuat komentar]]></category>
		<category><![CDATA[Seni mengomentari tulisan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=804</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang anda rasakan ketika tiba-tiba tulisan di blog anda direspon dengan komentar yang pedas, kata-kata sinis, atau malah cacian dan sumpah serapah? Nyamankah anda? Bila peristiwa itu terjadi pada kita, barangkali kita akan berpikiran betapa tidak sopannya orang yang menuliskan komentar tersebut. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/seni-mengomentari-tulisan.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-805" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/seni-mengomentari-tulisan.jpg" alt="" width="97" height="145" /></a>Nampaknya sepele. Maksudnya ketika kita mengomentari sebuah tulisan di blog. Namun, apa yang anda rasakan ketika tiba-tiba tulisan di blog anda direspon dengan komentar yang pedas, kata-kata sinis, atau malah cacian dan sumpah serapah? Nyamankah anda? Bila peristiwa itu terjadi pada kita, barangkali kita akan berpikiran betapa tidak sopannya orang yang menuliskan komentar tersebut. Saya juga tidak akan heran bila sebagian dari anda kemudian jadi ketakutan, gemetaran, deg-degan, terus memikirkan, bahkan sampai tidak bisa tidur. Siapakah yang salah?</p>
<p><span id="more-804"></span></p>
<p>Mungkin saja kita yang salah. Secara tidak sengaja kita membuat tulisan yang menyinggung orang lain. Seperti yang saya alami, saya bahkan tidak hanya menyinggung satu orang tetapi sebuah komunitas. Anda tahu akibatnya? Saya diserang habis-habisan sebagaimana yang pernah saya ceritakan dalam <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/cara-membuat-tulisan-kontroversial-untuk-blog.html" target="_blank"><strong>Cara Membuat Tulisan Kontroversial Untuk Blog</strong></a>. Anda pikir saya memang sengaja membuat sebuah tulisan untuk menyerang sebuah komunitas? Tentu saja tidak. Itu murni kecelakaan. Maksud saya, apa yang saya tulis dengan niat baik ternyata mencelakakan saya. <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Sebuah pelajaran yang sangat berharga. Dan itu menjadi bukti betapa tajamnya sebuah <em>keyboard </em>(<span style="text-decoration: line-through">bukan pena lagi</span>) sehingga dampak yang ditimbulkan bisa bersifat masif.</p>
<p>Bagaimana ketika kita dalam posisi sebagai pihak yang memberi komentar? Akankah anda mencaci-maki dalam komentar anda bila menemukan tulisan yang menyinggung perasaan? Semua itu tentunya tergantung individu masing-masing. Mungkin anda sekedar prihatin dan menyayangkan tulisan yang dibuat. Atau anda mengekspresikan emosi anda secara eksplosif dalam komentar yang anda tuliskan. Bisa juga anda menganggapnya tulisan itu biasa di era kebebasan berekspresi seperti sekarang ini.</p>
<p>Ketika komentar dituliskan, perlukah sebuah seni dalam membuatnya? Bagi saya, diperlukan sebuah seni saat kita mengomentari sebuah tulisan. Seni dalam artian bagaimana komentar yang dibuat itu masih dalam koridor <strong>kesopanan</strong>. Komentar yang tidak menakutkan pemilik blog. Komentar yang meskipun tidak setuju dengan apa yang ditulis tetap masih menggunakan bahasa yang santun. Seperti arti yang terkandung dalam peribahasa kita, ”<em>Bahasa menunjukkan bangsa</em>.” Di saat komentar itu dituliskan, di situlah pembaca mempunyai ukuran yang bisa digunakan untuk menebak seberapa tinggi tingkat kesantunan dan pendidikan dari si pemilik komentar. Namun, namanya juga tebakan, mungkin saja tidak tepat.</p>
<p>Arti lain dari seni dalam berkomentar adalah <strong>kejujuran</strong>. Saya pernah menerima lima komentar yang isinya sama: <em>arogansi</em>, <em>mencela</em>, <em>mencaci</em>, dan <em>merendahkan</em>. Komentar itu ditulis oleh empat orang yang berbeda-beda namanya. Namun karena gaya bahasa yang digunakan dan isinya yang senada, saya jadi curiga bahwa komentar-komentar itu ditulis oleh orang yang sama. Dan ternyata memang benar. Kecurigaan saya terbukti dari <em>IP Address</em> yang digunakan yang hanya satu. Itulah kebodohan yang tidak dia sadari sehingga identitasnya bisa terungkap. Dengan demikian dia juga telah mempertaruhkan kredibilitasnya dengan melakukan kebohongan semacam itu. Meskipun dia menggunakan nama samaran yang berlawanan dengan jenis kelamin aslinya, saya tahu persis dia itu laki-laki atau perempuan. Agar tidak mempermalukan dia, saya berusaha agar ’skadal’ ini tidak menjadi berkepanjangan dan tidak mengeksposenya. Toh kemudian ada pembaca lain yang menyerang balik ke dia. Dan saya juga tahu dengan pasti penyebab mengapa dia menulis komentar semacam itu. Tulisan saya dianggapnya menyerang dia. <em>Alamak!</em></p>
<p>.</p>
<p>Jadi, saudaraku, di saat anda akan mengomentari sebuah tulisan di blog, santun dan jujurlah. Dengan demikian berarti anda sudah melibatkan seni dalam komentar anda. Tapi, <strong>maaf</strong>, bolehkah saya buang air <span style="text-decoration: line-through">seni</span>? Sudah nggak tahan. <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sumber gambar: <a href="http://www.petergamache.com/wordpress/" target="_blank"><em>di sini</em></a></p>
<p>Salam,</p>
<p><a href="http://wongkamfung.boogoor.com/" target="_blank">WKF</a> yang ada di <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/" target="_blank">wongkamfung.boogoor.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2010/06/26/seni-mengomentari-tulisan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Tulisan Kontroversial Untuk Blog</title>
		<link>http://blogor.org/2010/06/17/cara-membuat-tulisan-kontroversial-untuk-blog/</link>
		<comments>http://blogor.org/2010/06/17/cara-membuat-tulisan-kontroversial-untuk-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 10:14:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wkf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[agar blog banyak dikunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat tulisan kontroversial]]></category>
		<category><![CDATA[cara menaikkan hit]]></category>
		<category><![CDATA[cara menaikkan trafik]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengundang pengunjung blog]]></category>
		<category><![CDATA[membuat blog menarik]]></category>
		<category><![CDATA[trik menarik pengunjung blog]]></category>
		<category><![CDATA[tulisan kontroversi]]></category>
		<category><![CDATA[tulisan kontroversial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=796</guid>
		<description><![CDATA[Sudah pasti akan muncul pro dan kontra perihal tulisan kontroversial dalam blog sebagai alat penarik pengunjung. Terserah anda termasuk kelompok yang pro atau yang kontra, blog dengan tulisan kontroversi dijamin akan dibanjiri pengunjung. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/tulisan-kontroversial.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-797" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/tulisan-kontroversial.jpg" alt="" width="127" height="116" /></a>Tidak disangkal lagi salah satu cara menarik pengunjung sebuah blog adalah dengan tulisan kontroversial. <em>Cara membuat tulisan kontroversial</em> bisa menjadi sebuah pengetahuan tersendiri agar blog bisa memiliki jumlah <em>hit</em> atau trafik yang tinggi. Anda ingin bisa menghasilkan tulisan kontroversial? Sangat mudah caranya.</p>
<p><span id="more-796"></span></p>
<p>Sudah pasti akan muncul pro dan kontra perihal tulisan kontroversial dalam blog sebagai alat penarik pengunjung. Terserah anda termasuk kelompok yang pro atau yang kontra, blog dengan tulisan kontroversi dijamin akan dibanjiri pengunjung. Hal ini pernah saya alami sendiri. Ketika saya menulis <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/the-magic-fingers.html" target="_blank"><strong>The</strong><strong>Magic Fingers</strong></a> , dalam waktu singkat artikel itu didatangi ratusan pengunjung dan ada puluhan komentar yang masuk. Dalam waktu dua hari statistik untuk artikel <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/the-magic-fingers.html" target="_blank"><em>The Magic Fingers</em></a> menunjukkan angka 1000 lebih jumlah pengunjung. Untuk blog yang umurnya masih dalam hitungan hari, besarnya angka itu tentu saja cukup fantasis. Meskipun jika anda lihat tulisan yang saya buat di blog ini sejak Januari 2006, sebenarnya tulisan-tulisan itu hasil impor dari blog saya yang lain. Membludaknya pengunjung dan komentar tentu di luar dugaan saya. Tanpa saya sadari ternyata saya telah membuat sebuah tulisan kontroversial. Saat tulisan berikutnya, <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/the-magic-fingers-next-episode.html" target="_blank"><strong>The Magic Fingers: Next Episode</strong></a>, yang masih ada kaitannya dengan artikel sebelumnya saya posting, puluhan pengunjung segera berdatangan. Tulisan kedua itu masih kena imbas dari tulisan pertama yang kontroversial.</p>
<p>Anda berpikir saya senang dengan kunjungan melimpah seperti ini? Sayangnya saya tidak nyaman dan senang dengan hadirnya banyak pengunjung dan komentar. Hingga pada akhirnya kedua tulisan itu saya tutup demi kenyamanan semua pihak. Jika anda mengklik link kedua artikel di atas, anda masih dapat menemukan halaman yang memuatnya tetapi hanya berisi judul dan sedikit keterangan. Sebenarnya saya sendiri tidak masalah bila tulisan saya menjadi sebuah kontroversi. Namun untuk <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/the-magic-fingers.html" target="_blank"><em>The Magic  Fingers</em></a>, ada pertimbangan lain yang membuat saya yakin untuk segera menghentikan kedatangan pengunjung maupun komentar yang masuk. Akhirnya saya melihat bahwa, dalam kasus ini, jumlah pengunjung sudah tidak penting lagi.</p>
<p>Anda yang belum baca <em>The Magic Fingers</em> mungkin ingin tahu seperti apa sih isinya sampai bisa menjadi kontroversi. Agar tidak penasaran, anda bisa membaca <a href="http://lifestyle.kompasiana.com/group/hobi/2010/05/31/the-magic-fingers/" target="_blank"><em>The Magic Fingers</em> </a>yang saya taruh di <a href="http://lifestyle.kompasiana.com/group/hobi/2010/05/31/the-magic-fingers/" target="_blank">Kompasiana</a> yang tentu saja sudah tidak seperti aslinya. Bagian-bagian yang memicu perdebatan sudah saya edit kembali, 90% sisanya masih sesuai aslinya. Bila anda ingin memberi komentar, anda harus menjadi anggota blog sosial itu dulu. Dan perlu anda ketahui, Kompasiana adalah sarangnya jurnalis senior dan kaum cerdik pandai. Jadi jangan bertindak bodoh dengan berkomentar secara vulgar dan menggunakan kata-kata kotor atau tidak sopan.</p>
<p>Dari <span style="text-decoration: line-through">The Magic Fingers</span> saya mendapat sebuah pengalaman dan pelajaran tentang sebuah kontroversi. Saya sendiri sebenarnya tidak ada niat menjadikan tulisan itu sebagai kontroversi. Setelah diposting dan kemudian menghebohkan, saya menjadi tahu bahwa membuat tulisan kontroversial ternyata sangat mudah. Begitu juga dengan cara memanggil para pembaca agar mau datang ke blog kita. Saya tidak bermaksud menyombongkan diri. Hal itu wajar saja terjadi. Maksud saya, ketika kita tahu caranya, apapun akan menjadi mudah, sangat mudah malah. Orang yang menganggap sangat sulit atas suatu hal karena dia belum tahu caranya. Orang bilang belum ketemu kuncinya. Dalam kasus-kasus tertentu seringkali tidak cukup hanya sekedar tahu caranya tetapi juga dibutuhkan ketekunan berlatih. Coba saja anda amati diri anda sendiri. Kira-kira apa yang sampai saat ini anda merasa belum atau tidak bisa. Jika anda mau mencoba dan berusaha, saya jamin anda pasti&#8230; BISA. Ah, seperti iklan saja.</p>
<p>Kemarin saya membaca sebuah blog keroyokan alias blog komunitas. Ada salah satu anggotanya yang diserang habis-habisan oleh anggota-anggota yang lain. Karena merasa sudah tidak diterima dan tidak tahan lagi, dia kemudian memutuskan keluar dari keanggotaan. Meskipun ada anggota-anggota lain yang menahan dan menyayangkan niatnya mengundurkan diri, dia tetap kukuh pada pendiriannya. Ingin tahu penyebab dia diserang habis-habisan? Karena tulisan kontroversial yang dia buat! Seperti itulah efek dari tulisan kontroversial. Akan ada yang menghujat, juga akan muncul orang-orang yang setuju atau membela si penulis. Namun jika yang menghujat cuma satu orang sedangkan pembaca lain pada setuju dengan ide penulis atau bersikap netral, tulisan itu artinya tidak kontroversial. Satu orang yang menghujat itu barangkali merasa tersinggung atau sekedar ingin unjuk gigi agar diperhatikan. Bila anda memutuskan berani menghadapi penyerang anda, berarti tidak ada masalah jika anda menulis kontroversi dalam blog anda. Namun bila anda termasuk <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/orang-orang-sensitif.html" target="_blank"><em>orang-orang sensitif </em></a>yang gampang terluka, tersinggung, dan sakit hati, anda akan menyengsarakan diri sendiri jika nekat membuat tulisan kontroversial untuk blog anda.</p>
<p>Seorang teman bercerita pernah dihujat habis-habisan karena sebuah tulisannya yang menjadi kontroversi seperti pada kasus <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/the-magic-fingers.html" target="_blank"><strong>The Magic Fingers</strong></a>. Sebagai akibatnya, dia berhari-hari tidak dapat tidur nyenyak dan selalu kepikiran hingga akhirnya dia buang tulisan itu. Ada juga teman lain yang mengalami kejadian serupa hingga dia berniat bukan hanya menghapus tulisan tetapi menutup blognya karena beban stres yang terlalu berat buat dia.</p>
<p>Belajar dari pengalaman teman-teman tersebut dan juga saya sendiri, apakah anda masih ada keinginan untuk membuat tulisan kontroversial? Trafik yang meroket bagi blog kita memang sebuah iming-iming yang menggiurkan. Namun demikian, bagaimanapun juga, di antara pengunjung itu akan terselip orang-orang yang potensial menjadi musuh. Kata-kata bijak mengajarkan satu musuh sudah terlalu banyak. Ketika tulisan yang kita buat justru mendatangkan musuh, bahkan bukan hanya satu, maka berapapun tingginya trafik pengunjung, hal itu tetap tidak sepadan. Oleh karena itu, saya mohon maaf bila kemudian saya membatalkan untuk menulis cara membuat artikel kontroversial.</p>
<p>Blog yang memiliki trafik tinggi memang bisa mendatangkan uang. Itu artinya kita sudah berhasil <a href="//wongkamfung.boogoor.com/pelatihan-monetizing-blog-seo.html" target="_blank">memonetisasi blog</a> kita. Tetapi barangkali kita lupa bahwa <strong>uang hanya bisa membeli teman, bukan pertemanan</strong>.  Kata-kata sarat makna dari Confucius ini mudah-mudahan bisa menjadi bahan renungan kita: ”Have no friends not equal to yourself.”</p>
<p><em><span style="text-decoration: underline">Sumber gambar:</span></em> <a href="http://www.clipartof.com/details/clipart/22052.html" target="_blank">di sini</a></p>
<p>Salam,<br />
<a href="http://wongkamfung.boogoor.com" target="_blank">WKF</a> yang ada di <a href="http://wongkamfung.boogoor.com" target="_blank">wongkamfung.boogoor.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2010/06/17/cara-membuat-tulisan-kontroversial-untuk-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebo Kumpul Kebo Returns</title>
		<link>http://blogor.org/2010/06/12/kebo-kumpul-kebo-returns/</link>
		<comments>http://blogor.org/2010/06/12/kebo-kumpul-kebo-returns/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2010 12:11:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wkf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan sejati]]></category>
		<category><![CDATA[pertemanan]]></category>
		<category><![CDATA[pertemanan sejati]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat sejati]]></category>
		<category><![CDATA[teman sejati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=793</guid>
		<description><![CDATA[Semua yang berkumpul tadi malam tentu saja manusia, bukan kebo. Namun sama seperti kebo atau binatang lain, mereka juga berkumpul sesama jenisnya. Tidak ada kebo berkumpul dengan harimau misalnya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/kebo-kumpul-kebo-returns.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-792" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/kebo-kumpul-kebo-returns-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Entah sudah keberapa kalinya saya menggunakan kata kebo dalam tulisan yang saya buat. Binatang ini memang salah satu yang menjadi favorit saya. Bila judul tulisan ini <strong>Kebo Kumpul Kebo Returns</strong>, hal itu karena ada hubungannya dengan tulisan yang berjudul <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/kebo-kumpul-kebo.html" target="_blank"><strong>Kebo Kumpul Kebo</strong></a> yang pernah saya buat dulu. Terus, mengapa sekarang judulnya ditambahi dengan kata <em>Returns</em>?</p>
<p><span id="more-793"></span></p>
<p>Tulisan berjudul <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/kebo-kumpul-kebo.html" target="_blank"><strong>Kebo Kumpul Kebo</strong></a> bercerita tentang pertemanan. Tulisan yang sedang anda baca ini juga akan bercerita tentang pertemanan. Itulah mengapa saya katakan ada hubungan dari kedua tulisan itu dan itu pula sebabnya judulnya saya tambah kata <em>Returns</em> yang artinya kembali. Kali ini kisahnya tentang aktifitas persahabatan yang dilakukan oleh anggota komunitas blogger Bogor yang bernama <a href="http://blogor.org/" target="_blank">Blogor</a>. Kegiatan bulanan yang diadakan tadi malam di sebuah kedai romantis di dekat Taman Kencana.</p>
<p>Saya akan ceritakan dulu warung yang menjadi tempat ngumpul. Untuk pertama kalinya saya datang dan makan di warung itu. Tempatnya lumayan nyaman buat nongkrong meskipun interiornya sederhana. Ada kerlap-kerlip lampu-lampu kecil yang dililitkan di tiang dan pohon palem. Meja dan tempat duduk yang ada terbuat dari triplek dan kayu yang lebih mementingkan fungsi, bukan estetika dan kenyamanan. Harga makanannya cukup murah. Warung ini nampaknya didesain untuk kalangan mahasiswa. Hal itu terlihat dari para pengunjung yang hadir tadi malam. Lokasinya memang dekat kampus IPB dan tempat kost. Mengenai rasa masakan, sayangnya tidak terlalu enak. Jika anda mencari tempat nongkrong yang murah meriah dan lumayan nyaman, bukan cita rasa masakan, anda bisa datang ke tempat itu. Yang membuat saya betah berlama-lama saat itu adalah karena ada <em>live music</em> berupa organ tunggal. Kalau nggak salah <em>live music</em> ada setiap malam Sabtu dan Minggu.</p>
<p>Teman-teman di Blogor sengaja mengadakan arisan agar ada alasan untuk berkumpul setiap bulannya. Dengan demikian mereka bisa bertemu dan bertukar informasi sekaligus mempererat tali silaturahim. Dari ajang kumpul-kumpul ini biasanya kemudian lahir ide-ide kreatif terkait dengan Blogor. Forum arisan ini sebenarnya bukan hanya untuk yang ikut, tetapi anggota Blogor yang lainpun boleh datang bergabung kalau mau. Karena malu atau tidak enak, mungkin, tidak banyak yang mau datang. Acara arisan ini adalah forum <em>kopdar</em> yang lain disamping <em>kopdar</em> rutin yang diadakan sebulan sekali yang disebut dengan <strong>Jumper</strong> (Jum’at pertama). Bila anda termasuk anggota <a href="http://blogor.org/" target="_blank">Blogor</a>, berusahalah untuk datang. Jika tidak bisa setiap bulan, sekali-sekali juga boleh. Tidak perlu malu dan menyingkir dari anggota lain karena pada dasarnya yang datang kopdar baik forum arisan maupun Jumper semua ramah-ramah. Kalau terjadi kekakuan, itu dikarenakan baru pertama kali bertemu dan belum terbiasa. Saya yakin, lama-kelamaan kekakuan itu akan menghilang.</p>
<p>Para anggota Blogor itu orangnya baik-baik. Bila ada ketidaksamaan pendapat dan yang lain, hal itu kan wajar terjadi. Namanya juga manusia. Tidak ada satupun orang yang benar-benar sama. Orang kembar sekalipun. Keanekaragaman itu misalnya dari segi usia. Umur anggota Blogor bervariasi. Namun perbedaan itu tidak menjadi masalah dan bisa menjadi satu karena memiliki minat yang sama. Seperti blogger yang datang tadi malam, <a href="http://ronawajah.wordpress.com/" target="_blank">Prof. Sjafri </a>adalah yang paling sepuh yang juga menjadi sesepuhnya Blogor. Anggota lain yang masih muda, jauh lebih muda malah, bisa berbaur dan ngobrol akrab. Mereka yang semalam bisa menyempatkan diri hadir dan ngobrol adalah <a href="http://ronawajah.wordpress.com/" target="_blank">Prof. Sjafri</a>, <a href="http://akhdian.net/" target="_blank">Akhdian</a>, <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/" target="_blank">WKF</a>, <a href="http://www.achfall.web.id/" target="_blank">Falla</a>, <a href="http://ontohod.wordpress.com/" target="_blank">Alif</a>, <a href="http://irvansetya.blogspot.com/" target="_blank">Irvan</a>, <a href="http://samsulboin.wordpress.com/">Boin</a>, <a href="http://antisimpel.blogspot.com/" target="_blank">Miftah</a>, <a href="http://echaimutenan.blogspot.com/" target="_blank">Echa</a>, dan <a href="http://missjutek.wordpress.com/" target="_blank">Ismi</a>, juga <a href="http://hanggadamai.wordpress.com/" target="_blank">Hanggadamai</a> dan <a href="http://padmanegara.wordpress.com" target="_blank">Pandu</a> meskipun datang belakangan.</p>
<p>Semua yang berkumpul tadi malam tentu saja manusia, <span style="text-decoration: line-through">bukan kebo</span>. Namun sama seperti kebo atau binatang lain, mereka juga berkumpul sesama jenisnya. Tidak ada kebo berkumpul dengan harimau misalnya. Tadi malam yang terjadi juga seperti itu. Mereka berada dalam satu tempat karena sama-sama blogger dan berada dalam komunitas yang sama yaitu <a href="http://blogor.org/" target="_blank">Blogor</a>. Itulah yang menyatukan mereka semua tadi malam.</p>
<p>Sumber gambar: <a href="http://www.facebook.com/home.php?#!/photo.php?pid=1050686&amp;id=1552518427" target="_blank">di sini</a></p>
<p>Salam,<br />
<a href="http://wongkamfung.boogoor.com/">WKF</a> yang ada di <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/" target="_blank">wongkamfung.boogoor.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2010/06/12/kebo-kumpul-kebo-returns/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teori Laba-laba, Cara Cepat Ditemukan Google</title>
		<link>http://blogor.org/2010/05/24/teori-laba-laba-cara-cepat-ditemukan-google-2/</link>
		<comments>http://blogor.org/2010/05/24/teori-laba-laba-cara-cepat-ditemukan-google-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 May 2010 09:26:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wkf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[blog monetizing]]></category>
		<category><![CDATA[cara cepat ditemukan google]]></category>
		<category><![CDATA[monetizing]]></category>
		<category><![CDATA[monetizing blog]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>
		<category><![CDATA[teori laba-laba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/2010/05/24/teori-laba-laba-cara-cepat-ditemukan-google-2/</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu cara cepat ditemukan Google adalah dengan teknik yang disebut teori laba-laba. Sebagian dari anda barangkali sudah pernah mendengar istilah itu.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/teorilabalaba.jpg"><img style="border-width: 0px" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/teorilabalaba_thumb.jpg" border="0" alt="teori laba-laba" width="135" height="135" align="left" /></a> Salah satu <strong>cara cepat ditemukan Google</strong> adalah dengan teknik yang disebut <strong>teori laba-laba</strong>. Sebagian dari anda barangkali sudah pernah mendengar istilah itu. Di dunia internet, teori laba-laba cukup dikenal, setidaknya di dunia internetnya <a href="http://wongkamfung.boogoor.com" target="_blank">WKF</a>. Seperti apa teori laba-laba itu, mari diteruskan membacanya.</p>
<p><span id="more-788"></span></p>
<p>Istilah <strong>teori laba-laba</strong> saya dapatkan ketika mengikuti <em><span style="text-decoration: underline"><a href="http://wongkamfung.boogoor.com/pelatihan-monetizing-blog-seo.com" target="_blank">Pelatihan Monetizing Blog &amp; SEO</a></span> </em>kemarin. Anda tahukan binatang laba-laba, berapa jumlah kakinya? Nggak apa-apa jika anda tidak tahu persis jumlahnya. Berapa banyak kaki serangga ini tidak penting. Saya hanya sekedar bertanya kok. Bagian yang penting dari laba-laba terkait dengan kecepatan dikenali mesin pencari Google bukan jumlah kakinya, melainkan perilakunya. Apa maksudnya? Jika anda sering memperhatikan apa yang dilakukan laba-laba untuk mendeteksi keberadaan mangsanya, anda akan tahu setidaknya bisa menebak apa yang saya maksud.</p>
<p>Saya tidak akan berlama-lama biar anda segera mengerti apa yang saya maksudkan. Pernah melihat cara laba-laba menangkap korbannya? Betul, dengan menggunakan rumah jaringnya yang berperekat. Binatang-binatang yang menjadi santapannya akan menempel saat menabrak jaring itu. Cara kerja Google dalam mendeteksi keberadaan blog dan situs online lainnya di internet sama persis seperti laba-laba dengan rumahnya. Jutaan blog yang gentayangan di dunia maya seperti berada di sarang laba-laba, sedangkan Google ibarat laba-labanya. Bagaimana laba-laba bisa tahu ada mangsa yang terjebak di sarangnya? Penyebabnya adalah karena binatang yang bernasib sial itu melakukan gerakan. Jika blog anda ingin segera ‘ditangkap’ Google, maka jadikan blog anda bergerak. Apa lagi ini maksudnya?</p>
<p>Teori laba-laba memang istilah yang sangat tepat untuk menggambarkan perilaku Google. Jika di sarang laba-laba itu ada selembar uang 100 ribu dan seekor lalat, yang mana yang akan didatangi laba-laba? Tepat. Pasti si lalat yang akan disamperin. Beda, jika anda yang jadi laba-laba. Maklum mata duitan. Kenapa kok lalat yang dipilih? Tepat lagi! Karena lalatnya bergerak-gerak. Jadi kesimpulannya, bila blog anda ingin sering didatangi Google, gerakkanlah. Caranya? Gampang! Asal anda mau. Siapapun pemilik blog pasti bisa melakukan. Sering-seringlah meng<em>update</em> blog anda. Dengan meng<em>update</em>nya, itu artinya anda sedang membuat blog anda bergoyang. Jika blog anda bergoyang, akan datanglah Google si laba-laba. Apalagi kalau goyangannya sedahsyat goyang ngebor, minimal goyang patah-patah lah.</p>
<p>Ngomong-ngomong, kapan blog anda terakhir di<em>update</em>?</p>
<p>Sumber gambar: <a href="http://www.masoncoschools.net/groups/mcmsbrianmcdowell/wiki/68200/Creepy_Crawlers!__S.html" target="_blank">di sini</a></p>
<p>Salam,<br />
<a href="http://wongkamfung.boogoor.com" target="_blank">WKF</a> yang di <a href="http://wongkamfung.boogoor.com" target="_blank">wongkamfung.boogoor.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2010/05/24/teori-laba-laba-cara-cepat-ditemukan-google-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Monetizing Blog &amp; SEO</title>
		<link>http://blogor.org/2010/05/23/pelatihan-monetizing-blog-seo/</link>
		<comments>http://blogor.org/2010/05/23/pelatihan-monetizing-blog-seo/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 11:09:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wkf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[monetizing blog]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=771</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini (23/5/2010) nambah lagi ilmu tentang monetizing blog dan SEO. Bila diseriusi dan ditelateni, ternyata blog kita bisa menjadi tambang emas yang akan terus menghasilkan uang. Dari pelatihan yang diadakan di kampus Bogor EduCARE yang berada di daerah Cikiray, Bogor, banyak hal-hal baru yang terkait dengan cara menjadikan blog kita sebagai mesin uang. Bagaimana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/monetizing-blog.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-772" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/monetizing-blog-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Hari ini (23/5/2010) nambah lagi ilmu tentang monetizing blog dan SEO. Bila diseriusi dan ditelateni, ternyata blog kita bisa menjadi tambang emas yang akan terus menghasilkan uang. Dari pelatihan yang diadakan di kampus <a href="http://bogoreducare.org" target="_blank">Bogor EduCARE</a> yang berada di daerah Cikiray, Bogor, banyak hal-hal baru yang terkait dengan cara menjadikan blog kita sebagai mesin uang. Bagaimana caranya?</p>
<p><span id="more-771"></span><br />
Pelatihan yang diselenggarakan oleh komunitas blogger Bogor, <a href="http://blogor.org" target="_blank">Blogor</a>, dan diikuti oleh anggota Blogor benar-benar bermanfaat. Pengetahuan tentang SEO (search engine optimization) untuk menarik pengunjung blog dan berbagai cara yang bisa digunakan untuk me<em>monetize</em> blog diajarkan dengan gamblang. Tidak rugi hadir dalam pelatihan meskipun sebagian yang disampaikan belum nyangkut seratus persen di otak saya.</p>
<p>Ada dua orang mentor yang berbaik hati membagikan ilmunya. Yang pertama adalah kang Akhdian yang memiliki situs <a href="http://akhdian.net" target="_blank">akhdian.net</a> dan <a href="http://akhdian.com" target="_blank">akhdian.com</a>. Dia menjelaskan bagaimana blog bisa digunakan untuk menghasilkan uang. Menarik, benar-benar menarik. Mentor yang kedua adalah kang Chandra Iman. Jika anda pernah ketemu dengan situs <a href="http://ilovebogor.com" target="_blank">ilovebogor.com</a>, dialah pemiliknya. Dia membuka rahasia bagaimana blog yang kita miliki bisa menarik banyak pengunjung, salah satu caranya adalah dengan menggunakan SEO. Bahkan kemudian diadakan kontes SEO dengan menggunakan kata kunci <a href="http://boogoor.wordpress.com/2010/05/23/i-love-bogor-1306012/" target="_blank">I Love Bogor 1306012</a>.</p>
<p>Dari rangkuman di bawah ini yang saya buat ketika kang Akhdian dan kang Iman menjelaskan, barangkali bisa bermanfaat bagi anda. Tidak lengkap memang, namun dari yang tidak lengkap itu saya yakin kita pasti akan mendapatkan pencerahan.</p>
<p><strong>Monetizing Blog</strong><br />
Kita dapat memonetize blog atau menghasilkan uang dari blog dengan cara:</p>
<ol>
<li>Program Periklanan<br />
a. PPC (pay per click)<br />
b. PPR (pay per review)<br />
c. TLA (text link ads) – misalnya: <a href="http://textlinkads.com" target="_blank">textlinkads.com</a>, <A HREF="http://www.whylink.com?aff=63748" TARGET="_blank">backlinks.com</a>,      <a href="http://linkadage.com" target="_blank">linkadage.com</a><br />
d. PPD (pay per download) – misalnya: <a href='http://www.ziddu.com/register.php?referralid=(y](aT)9ptx' target="_blank">ziddu.com</a> (untuk file berukuran      kurang dari 8M), <a href="http://enterupload.com" target="_blank">enterupload.com</a> (untuk file di atas 8M), <a href="http://kewlshare.com" target="_blank">kewlshare.com</a>.      Agar file kita di-download banyak orang, kita bisa berpromosi di      <a href="http://dl4all.com" target="_blank">dl4all.com</a>, gratis.</li>
<li>Menjual Produk Orang Lain (Afiliasi)<br />
Program afiliasi bisa diperoleh di antaranya di <a href="http://paydotcom.com" target="_blank">paydotcom.com</a>, <a href="http://amazon.com" target="_blank">amazon.com</a>,      <a href="http://clickbank.com" target="_blank">clickbank.com</a>, <a href="http://affiliate.com" target="_blank">affiliate.com</a>, <a href="http://cafebisnisonline.com" target="_blank">cafebisnisonline.com</a>.</li>
<li>Menjual Produk Sendiri</li>
<li>Menjual Blog<br />
Anda bisa menjual blog anda di <a href="http://sitepoint.com" target="_blank">sitepoint.com</a> atau <a href="http://ebay.com" target="_blank">ebay.com</a>.</li>
<li>Mengikuti Kontes atau Kompetisi Blog.<br />
<a href="http://kompasiana.com" target="_blank">Kompasiana.com</a>, <a href="http://dagdigdug.com" target="_blank">dagdigdug.com</a>, <a href="http://blogdetik.com" target="_blank">blogdetik.com</a> adalah situs lokal yang sering      mengadakan kompetisi.</li>
<li>Donasi.<br />
Kita bisa juga memasang link donasi untuk mereka yang berminat menyumbang      karena tertarik dengan isi blog yang mereka baca.</li>
</ol>
<p>Agar blog kita dikenal banyak orang, 7 cara berikut bisa dipraktekkan.</p>
<ol>
<li>Blogwalking</li>
<li>Lakukan trackback atau backlink</li>
<li>Bertukar link</li>
<li>Buat blog ghost, yaitu bikin blog lain di tempat lain      dengan nama sama kemudian di-link ke blog utama.</li>
<li>Beriklan</li>
<li>Tautkan dengan social media semacam <a href="http://facebook.com" target="_blank">facebook</a>, <a href="http://twitter.com" target="_blank">twitter</a>,      <a href="http://digg.com" target="_blank">digg</a> dan lain-lain.</li>
<li>SEO (search engine optimization)</li>
</ol>
<p><strong>SEO (Search Engine Optimization)</strong><br />
Blog bisa dioptimasi dengan dua cara yaitu yang disebut dengan <em>on page</em> dan <em>off page</em>.</p>
<ol>
<li>On Page<br />
a. Pemilihan domain name<br />
b. Title tag<br />
c. Meta keyword tag<br />
d. Meta description tag<br />
e. Permalinks<br />
f. Content atau isi blog</li>
<li>Off Page<br />
a. Building link popularity<br />
dengan cara mendaftarkan link blog atau postingan di antaranya ke      <a href="http://digg.com" target="_self">digg.com</a>, <a href="http://stumbleupon.com" target="_blank">stumbleupon.com</a>, <a href="http://mixx.com" target="_blank">mixx.com</a>, dan <a href="http://freesitescripts.com" target="_blank">freesitescripts.com</a><br />
b. Google page rank<br />
c. Anchor text optimization</li>
</ol>
<p>Itulah rangkuman yang sempat saya buat ketika mengikuti pelatihan monetizing blog &amp; SEO hari ini. Mudah-mudahan bermanfaat.</p>
<p><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/monetizing-blog2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-775" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/monetizing-blog2-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Salam,<br />
<a href="http://wongkamfung.boogoor.com" target="_blank">WKF</a> yang ada di <a href="http://wongkamfung.boogoor.com" target="_blank">wongkamfung.boogoor.com</a> <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2010/05/23/pelatihan-monetizing-blog-seo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saatnya Sensus, Kita Dukung Yuk!</title>
		<link>http://blogor.org/2010/04/30/saatnya-sensus-kita-dukung-yuk/</link>
		<comments>http://blogor.org/2010/04/30/saatnya-sensus-kita-dukung-yuk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 15:42:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asepsaiba</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[Penduduk]]></category>
		<category><![CDATA[Sensus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=767</guid>
		<description><![CDATA[Tahun ini sensus kependudukan akan dilakukan kembali. Sensus dilakukan tiap sepuluh tahun sekali dan dilakukan pada tahun berakhiran angka 0 (nol). Sensus Penduduk 2010 (SP2010) dilaksanakan serentak pada tanggal 1-31 Mei 2010.

Yuk, kita dukung SP2010 dengan memberikan jawaban yang benar. Untuk kepentingan kita juga, kan? Meskipun sekarang-sekarang ini kita sedang dilanda demam tidak percaya akan kinerja pemerintah dan institusi-institusinya akibat berbagai kasus yang menurunkan kredibilitas. Bagimanapun, data-data tersebut menjadi modal penting perencanaan pembangunan negara. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/sensuspenduduk2010.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-768" style="margin-left: 9px;margin-right: 9px" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/sensuspenduduk2010.jpg" alt="" width="157" height="158" /></a>Apa yang bisa terjadi jika data kependudukan suatu negara diragukan keabsahannya? Banyak. Satu hal yang dapat saya contohkan mungkin saja hal itu dapat menimbulkan kerancuan dalam -misalnya- penyusunan anggaran negara. Karena jika data yang tidak absah tersebut digunakan, tentu saja tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Bisa saja terjadi kemubaziran anggaran. Itu baru salah satu contoh saja. Mungkin ada lebih banyak lagi dampak burut akibatnya.</p>
<p>Sudah lumrah jika ada &#8216;oknum&#8217; penduduk yang  memiliki lebih dari satu Kartu Tanda Penduduk (KTP). Memanipulasi data untuk tujuan tertentu, misanya untuk pengurusan pemilikan kendaraan bermotor, pindah rumah, dan sebagainya, Akibatnya ada satu orang penduduk &#8216;fiktif&#8217; yang menambah jumlah penduduk. Padahal orangnya itu-itu juga. Bayangkan jika hal ini dilakukan banyak orang. Makin bengkaklah jumlah penduduk Indonesia. Yang seharusnya misal hanya 220 juta penduduk, membengkak jadi 260 juta penduduk. <em>Walah</em>&#8230;  Tapi sepertinya ini jadi hal lumrah di masyarakat <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Untuk itulah keberadaan sensus kependudukan penting dilaksanakan secara rutin. Tahun ini sensus kependudukan akan dilakukan kembali. Sensus dilakukan tiap sepuluh tahun sekali dan dilakukan pada tahun berakhiran angka 0 (nol). <a href="http://www.bps.go.id/aboutus.php?sp=0" target="_blank">Sensus Penduduk 2010 (SP2010)</a> dilaksanakan serentak pada tanggal <strong>1-31 Mei 2010</strong>.</p>
<p>Yuk, kita dukung SP2010 dengan memberikan jawaban yang benar. Untuk kepentingan kita juga, kan? Meskipun sekarang-sekarang ini kita sedang dilanda demam tidak percaya akan kinerja pemerintah dan institusi-institusinya akibat berbagai kasus yang menurunkan kredibilitas. Bagimanapun, data-data tersebut menjadi modal penting perencanaan pembangunan negara.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2010/04/30/saatnya-sensus-kita-dukung-yuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Social Media Optimization</title>
		<link>http://blogor.org/2010/04/18/social-media-optimization/</link>
		<comments>http://blogor.org/2010/04/18/social-media-optimization/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Apr 2010 09:07:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Blogor]]></category>
		<category><![CDATA[chandra iman]]></category>
		<category><![CDATA[optimizing]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=753</guid>
		<description><![CDATA[Janji adalah janji. Itulah pernyataan kang Chandra Iman, yang telah berjanji memberikan pengalamannya dalam Optimalisasi Social Media, seperti facebook dan twitter. 18 April 2010, sebelum Ruko Pecel Lele Lela buka, ia sudah standby menunggu teman-teman Blogor yang antusias mengikuti pelatihan gratis tersebut. Janji adalah janji. Begitulah sikap kang Chandra, yang memulai pelatihan pukul 09.05 WIB. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/socialmedia.png"><img class="alignleft size-medium wp-image-754" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/socialmedia-300x203.png" alt="" width="300" height="203" /></a>Janji adalah janji</strong>. Itulah pernyataan kang <a href="http://www.chandra.im" target="_blank">Chandra Iman</a>, yang telah berjanji memberikan pengalamannya dalam Optimalisasi Social Media, seperti facebook dan twitter. 18 April 2010, sebelum Ruko <a href="http://www.facebook.com/home.php?#!/pages/Lele-Lela-Bogor/132246759343?ref=ts" target="_blank">Pecel Lele Lela</a> buka, ia sudah standby menunggu teman-teman Blogor yang antusias mengikuti pelatihan gratis tersebut.</p>
<p>Janji adalah janji. Begitulah sikap kang Chandra, yang memulai pelatihan pukul 09.05 WIB. Meskipun saat itu baru dua manusia yang ada di hadapannya, <a href="http://mataharitimoer.blogdetik.com" target="_blank">MT</a> dan <a href="http://hilariushuwa.wordpress.com" target="_blank">Hilarius Huwa</a>. Namun hanya bebeberapa menit kemudian, teman-teman lainnya memburu ruang belajar di lantai 3 Ruko Pecel Lele Lela, tempat di mana kami bisa belajar dengan asyik, fun, dan nyaman. Mereka adalah kang <a href="http://akhdian.net/" target="_blank">Akhdian</a>, pelaku monetize yang juga akan berbagi pengalamannya dalam dunia monetizing blog, kang Unggul, sang presiden <a href="http://www.unggulcenter.co.cc/" target="_blank">unggulcenter</a>, dan ditambah dua peserta yang paling cantik saat itu.</p>
<p>Janji adalah janji. Setelah kami berdiskusi dan berbagi, kang Chandra memberikan oleh-oleh yang dijanjikannya, berupa file penting yang ia dapatkan di Indonesia Bootcamp Jogjakarta. Kamipun menutup acara dengan makan siang bersama. Sajian beragam menu di Pecel Lele Lela memanjakan lidah kami.</p>
<p>Janji adalah janji. Ayo, kapan lagi kita berbagi pengetahuan dengan cara yang mudah dan murah? <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2010/04/18/social-media-optimization/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
