<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>blogor.org</title>
	<atom:link href="http://blogor.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogor.org</link>
	<description>Komunitas Blogger Bogor</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2012 03:09:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>3 Penguasa</title>
		<link>http://blogor.org/2011/12/28/3-penguasa/</link>
		<comments>http://blogor.org/2011/12/28/3-penguasa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2011 04:00:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wkf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[#3penguasa]]></category>
		<category><![CDATA[#rantaicerita]]></category>
		<category><![CDATA[cerita berantai]]></category>
		<category><![CDATA[chainposting]]></category>
		<category><![CDATA[rantai cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1537</guid>
		<description><![CDATA[Cerita berantai lintas komunitas lintas wilayah dari Blogor. Ada 3 buku Talas Blogor untuk 3 peserta yang beruntung.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="rantai cerita 3 penguasa" src="http://img268.imageshack.us/img268/4826/3penguasarantai.jpg" alt="" width="150" height="147" />Mengapa <strong>3 Penguasa</strong> atau di Twitter menjadi hashtag <strong>#3Penguasa</strong>? Nanti anda akan tahu jawabannya. <em>3 Penguasa</em> merupakan proyek penulisan rantai cerita (cerita berantai) lintas komunitas dan lintas wilayah. Mereka datang dari komunitas blogger di berbagai kota di Indonesia. Permainan sekaligus tantangan bagi blogger ini dijadwalkan akan dimulai akhir Februari 2012. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Blogor (Komunitas Blogger Bogor) ini tidak lain bertujuan untuk mempererat tali silaturahim sesama blogger disamping untuk meningkatkan keterampilan menulis.</p>
<p>#3Penguasa diciptakan bagi blogger Indonesia atau yang mengerti bahasa Indonesia di belahan bumi manapun dan yang suka tantangan dalam menulis. Penguasaan bahasa Indonesia menjadi syarat karena penulisannya nanti menggunakan bahasa Indonesia. Siapapun termasuk anda boleh mendaftar menjadi peserta #3Penguasa dan tidak dipungut biaya. Satu syarat lagi yang penting adalah anda harus memiliki akun Twitter karena pendaftaran dan komunikasi akan dilakukan di media sosial tersebut. Untuk mendaftar caranya sangat mudah, anda cukup menghubungi (<em>mention</em>) @wkf2010 dan menuliskan kicauan anda seperti ini: <strong>@wkf2010 Saya daftar #3Penguasa</strong>. Gampang, kan?</p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 285px"><img title="talas blogor" src="http://img14.imageshack.us/img14/2586/covtalasblogor.jpg" alt="" width="275" height="398" /><p class="wp-caption-text">3 buku ini tersedia bagi 3 peserta yang beruntung</p></div>
<p>#3Penguasa akan dimainkan secara kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari tiga blogger. Para blogger itulah yang menjadi penguasanya. Mereka bebas menuliskan apa saja sesuai yang dia mau selama dalam koridor yang diberikan. Itulah sebabnya mereka dinamakan penguasa. Masing-masing blogger mempunyai kewajiban membuat tiga tulisan tetapi tidak dilakukan sekaligus. Tulisan kedua hanya bisa dilakukan setelah dia tahu tulisan pertama karena tulisan kedua adalah kelanjutan dari tulisan pertama yang dibuat blogger lain. Begitu juga dengan tulisan ketiga. Tulisan ketiga merupakan kelanjutan dari tulisan kedua yang juga dibuat oleh blogger lain lagi.</p>
<p>#3Penguasa yang merupakan suplemen kesehatan bagi blogger ini akan dimainkan dalam tiga babak. Bagaimana cara memainkannya? Nanti akan dibeberkan secara terperinci dan gamblang. Tenang saja. <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sampai saat ini, peserta yang sudah menyatakan setuju ikut #3Penguasa bisa anda lihat dalam daftar di bawah ini. Daftar tersebut akan terus diperbaru bila ada penambahan peserta sampai pendaftaran ditutup yaitu 21 Februari 2012.</p>
<p>Daftar Sementara Peserta #3Penguasa:</p>
<ol>
<li>@thianongnong</li>
<li>@Riqo_ZHI</li>
<li>@wkf2010</li>
<li>@ontohod</li>
<li>@1bhicara</li>
<li>@mataharitimoer</li>
<li>@IndahJuli</li>
<li>@aniRingo</li>
<li>@mbitmbot</li>
<li>@ErfanoNalakiano</li>
<li>@margeraye</li>
<li>@celotehsaya</li>
<li>@juleahardy</li>
<li>@nilaayu</li>
<li>@yoszca</li>
<li>@agusmoen</li>
<li>@padmanegara</li>
<li>@defidi</li>
<li>@utamiutar</li>
<li>@zico_ganbatte</li>
<li>@nadiaazka</li>
<li>@ajengkol</li>
<li>@harrismaul</li>
</ol>
<p><strong>Petunjuk Teknis:</strong></p>
<ul>
<li>#3Penguasa dimainkan dalam tiga babak.</li>
<li>Dalam masing-masing babak, setiap peserta akan membuat satu tulisan.</li>
<li>Tulisan dibuat di blog masing-masing peserta.</li>
<li>Jumlah kata dalam satu tulisan 400 s/d 1000 kata.</li>
<li>Jenis tulisan adalah fiksi.</li>
<li>Tulisan DILARANG menyinggung SARA (suku, agama, dan ras).</li>
<li>Menggunakan bahasa Indonesia (yang baik dan benar).</li>
<li>Gaya bahasa bebas.</li>
<li>Informasikan dalam paragraf pertama baik di tulisan ke-1, ke-2, maupun ke-3 bahwa tulisan yang anda buat itu adalah <strong>Cerita Berantai</strong> yang bernama <strong>#3Penguasa</strong>, dan nama para peserta yang masuk dalam tim anda. Tiga blogger yang masuk dalam satu tim akan diketahui setelah permainan sampai di Babak 3.</li>
<li>Untuk tulisan ke-1, sertakan tautan cerita di blog penulis berikutnya di akhir cerita setelah ketahuan siapa blogger kedua dalam tim anda.</li>
<li>Untuk tulisan ke-2, sertakan tautan cerita di blog penulis sebelumnya (blogger ke-1) di paragraf pertama, dan tautan cerita di blog penulis berikutnya di akhir cerita setelah ketahuan siapa blogger ketiga dalam tim anda.</li>
<li>Untuk tulisan ke-3, sertakan tautan cerita di blog penulis sebelumnya (blogger ke-2) di paragraf pertama.</li>
</ul>
<p><strong>Aturan Main: </strong></p>
<p><strong>Babak 1</strong></p>
<ul>
<li>Semua peserta membuat sebuah karya fiksi di blognya masing-masing dengan topik bebas.</li>
<li>Waktu untuk menyelesaikan tulisan 3×24 jam (tiga hari).</li>
<li>Kapan peserta boleh mulai membuat tulisan akan diinformasikan melalui Twitter. Semua peserta akan di-CPB alias colek pakai bibir (<em>mention</em>) <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> . #3Penguasa dijadwalkan akan dimulai 22 Februari 2012 pukul 12.00 tengah malam.</li>
<li>Bila tulisan sudah selesai, kicaukan tautan tulisannya di Twitter dan colek (<em>mention</em>) @wkf2010, dan yang lain jika mau.</li>
</ul>
<p><strong>Babak 2</strong></p>
<ul>
<li>Masing-masing peserta yang telah berkicau dan mencolek (<em>mention</em>) selanjutnya memilih satu peserta lain.</li>
<li>Cara memilih peserta lain (misalnya yang dipilih @mbitmbot) dengan menuliskan kicauan berformat: <em>tanda sama dengan + nama akun peserta yang dipilih + @wkf2010</em>. Contoh: <strong>= @mbitmbot @wkf2010</strong></li>
<li>Bila blogger yang dipilih ternyata sudah dipilih oleh yang lain maka dia tidak boleh dipilih lagi. Siapa cepat dia yang dapat.</li>
<li>Penentuan siapa yang berhasil menjadi orang pertama yang memilih ditentukan oleh kicauan pertama yang muncul di linimasa.</li>
<li>Setelah semua peserta mempunyai blogger pilihan maka dia harus melanjutkan tulisan yang dibuat blogger pilihannya itu.</li>
<li>Waktu untuk menyelesaikan tulisan 3×24 jam (tiga hari).</li>
<li>Bila tulisan sudah selesai, kicaukan tautan tulisannya di Twitter dan colek (<em>mention</em>) @wkf2010, dan yang lain jika mau.</li>
</ul>
<p><strong>Babak 3</strong></p>
<ul>
<li>Urutan langkah di babak ini sama seperti yang ada di Babak 2.</li>
</ul>
<p><strong>Jangka Waktu Permainan:</strong></p>
<ul>
<li>#3Penguasa akan dimulai 22 Februari 2012 pukul 12.00 tengah malam.</li>
<li>Kapan #3Penguasa berakhir belum bisa ditentukan sekarang karena belum ketahuan berapa banyak blogger yang menjadi peserta.</li>
</ul>
<p><strong>HADIAH:</strong></p>
<ol>
<li><span style="color: #ff0000;">Ini yang paling penting!</span> Kepuasan pribadi, tali silaturahim yang terjalin, keterampilan menulis yang makin terasah.</li>
<li>Ada tiga <a href="http://blogor.org/2011/12/27/talas-blogor-dalam-sebentuk-buku/" target="_blank"><strong>buku Talas Blogor</strong></a> untuk tiga peserta yang beruntung sebagai wujud terima kasih. Pemenangnya akan ditentukan melalui kocokan. Hadiah akan dikirimkan ke alamat pemenang.</li>
</ol>
<p>Anda yang lebih peduli dengan keterampilan menulis yang semakin terasah daripada sekadar mendapat hadiah, silakan daftar.</p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Cara mendaftar:</strong></span><br />
Ketik di linimasa Twitter anda: <strong>@wkf2010 Saya daftar #3Penguasa</strong><br />
Pendaftaran ditutup <strong>21 Februari 2012</strong>.</p>
<p>Sumber gambar: <a href="http://13852482647jiao.en.made-in-china.com/product/bqOmYRhxYlWz/China-Galvanized-Short-Link-Chain.html" rel="nofollow" target="_blank"><em>rantai</em></a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2011/12/28/3-penguasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Talas Blogor dalam Sebentuk Buku</title>
		<link>http://blogor.org/2011/12/27/talas-blogor-dalam-sebentuk-buku/</link>
		<comments>http://blogor.org/2011/12/27/talas-blogor-dalam-sebentuk-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 07:51:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Talas Blogor]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[social capital]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[ulang tahun blogor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1531</guid>
		<description><![CDATA[Kegiatan Blogor tidak berbeda dari aktivitas para bloger umumnya. Mulai dari kopi darat (kopdar) yang diberi nama TALAS BLOGOR (Tali Asih Blogger Bogor) untuk menjalin silaturahmi, hingga melakukan aktivitas sosial dan juga pendidikan seperti pelatihan, seminar dll. Dalam rangka ulang tahun ketiga (2008-2011) Komunitas Blogger Bogor (Blogor) menerbitkan sebuah buku berjudul TALAS BLOGOR. Buku yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kegiatan Blogor tidak berbeda dari aktivitas para bloger umumnya. Mulai dari kopi darat (kopdar) yang diberi nama TALAS BLOGOR (Tali Asih Blogger Bogor) untuk menjalin silaturahmi, hingga melakukan aktivitas sosial dan juga pendidikan seperti pelatihan, seminar dll.</p>
<p>Dalam rangka ulang tahun ketiga (2008-2011) Komunitas Blogger Bogor (Blogor) menerbitkan sebuah buku berjudul TALAS BLOGOR. Buku yang ditulis oleh 32 orang anggota blogor ini merupakan cerminan dari keragaman latar belakang, budaya, pemikiran, dan pendidikan blogger Bogor.<span id="more-1531"></span></p>
<p>Buku ini dibagi menjadi dua bagian. Pada bagian pertama, para penulis mengungkapkan tentang manfaat blog sebagai personal branding dan media pengembangan diri. Bukan Cuma itu, bahkan dengan ngeblog, mereka menemukan sebuah dunia baru yang –meskipun berbasis ranah online–, namun tetap memiliki interaksi dalam dunia nyata. Mereka menguraikan motif ngeblog dan manfaatnya. Di sinilah blog berperan sebagai social media.</p>
<p>Pada bagian kedua, para penulis menyampaikan pemikiran kritis sebagai seorang blogger. Banyak hal yang dapat ditinjau oleh blogger dan mereka bebas menuliskan pemikirannya, sejauh tidak melanggar kode etik pewarta warga. Pemikiran kritis blogger merupakan transformasi dari blog sebagai social media menjadi social capital. Dimana dengan pemikiran cerdas dan bijaksana, blogger menjadi sebuah kekuatan sosial dalam membangun dan mencerdaskan masyarakat.</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blogor.org/wp-content/uploads/talasblogor.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1532" title="talasblogor" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/talasblogor.jpg" alt="" width="299" height="434" /></a>Dengan buku ini, komunitas blogger Bogor (blogor) menunjukkan geliatnya sebagai sebuah komunitas yang dapat berperan penting terhadap dinamika lingkungannya. Blogger bukan sekedar menulis curhat, tetapi juga mengkritisi isu-isu penting untuk memberikan pencerahan terhadap masyarakat. Lebih jauh lagi, blogger adalah orang-orang yang melakukan syi’ar kebajikan.</p>
<p>Semoga buku ini dapat menjadi manfaat untuk para pembaca, khususnya para blogger yang tetap menulis sepanjang hayatnya.</p>
<p><strong>Data Buku:</strong></p>
<p>ISBN: 978-602-225-221-4</p>
<p>Terbit: Desember 2011</p>
<p>Tebal: 164 halaman</p>
<p>Harga: Rp. 37.000,00</p>
<p>Bisa di beli langsung ke penerbit <a title="belanja Rp.90.000 gratis ongkir seluruh Indonesa" href="http://www.leutikaprio.com/produk/110212/dunia_tulis_menulis/1112381/talas_blogor_from_social_media_to_social_capital/11061456/mataharitimoer" target="_blank">LeutikaPrio</a></p>
<p>Terima kasih kepada para penulis buku Talas Blogor ini. Mereka adalah para blogger yang telah terbukti berani menyampaikan pemikiran dan rasanya dalam sebentuk buku. Ini karya kita bersama, royaltinya 100% untuk kas blogor.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Anandita Puspitasari | Desi Hartanto | Angga Dwinovantyo | Achoey el Haris | Hilarius Markus Huwa | Fajar Suyamto | Luthfi Assadad | Windi Hastuti | Eneng Ocha | Miftah Abdillah Ahmad | Erfano Nalakiano | Irvan Setya Adji | Suria “echa” Riza | Zaenal Abidin | Ismiati “missjutek” | Niar Melani | Sirojudin | Syamsul Boin | Chandra Iman | Muhammad Ruslailang Noertika | Unggul Sagena | Hartanto Sanjaya | Bachtiar “Awam” Baihaqi | Baban Sarbana | Profesor Sjafri Mangkuprawira | Ria N. Badaria | Riri Satria | Wong Kam Fung | Takhta Pandu Padmanegara | Prasabri Pesti | Pry S. | Mataharitimoer</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2011/12/27/talas-blogor-dalam-sebentuk-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Internet Sehat di SMPN 1 Bogor</title>
		<link>http://blogor.org/2011/12/19/internet-sehat-di-smpn-1-bogor/</link>
		<comments>http://blogor.org/2011/12/19/internet-sehat-di-smpn-1-bogor/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 03:07:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wkf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Nonfiksi]]></category>
		<category><![CDATA[internet sehat]]></category>
		<category><![CDATA[itcwatch]]></category>
		<category><![CDATA[smpn 1 bogor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1506</guid>
		<description><![CDATA[Sosialisasi Internet Sehat diadakan di SMPN 1 Bogor oleh Komunitas Blogger Bogor (Blogor) dan ICTWatch (internetsehat.org) 19 Desember 2011 dari 08.30 s/d 11.00 WIB.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blogor.org/wp-content/uploads/IS-smpn1-002.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1509" title="IS smpn1 00" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/IS-smpn1-002-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Hari ini Sosialisasi Internet Sehat kembali diadakan di SMPN 1 Bogor oleh Blogor (Komunitas Blogger Bogor), Relawan TIK (relawan-tik.org) dan ICTWatch (internetsehat.org) yang berlangsung dari 08.30 s/d 11.00 WIB. Peserta yang mengikuti adalah siswa-siswa kelas 7 dan 8 dari 16 kelas yang masing-masing kelas diwakili oleh lima siswa. Hal ini terjadi karena adanya beberapa acara yang kebetulan berbarengan dengan Sosialisasi Internet Sehat yang termasuk dalam acara “Professional Day”. Acara mulai dilaksanakan pukul 08.30 WIB dengan dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah, Budiman BW, dan dipandu oleh Selly Octarina (@missell01).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk sesi pertama sebagai pemanasan, video Linimas(s)a diputar untuk memberi gambaran kepada para siswa tentang manfaat media sosial semacam Twitter dan Facebook. Bagaimana seorang tukang becak asal Yogyakarta yang menjadi orangtua tunggal bagi anaknya setelah istrinya meninggal karena musibah gempa bumi 2006 memanfaatkan Facebook untuk mendapatkan pelanggan. Adegan lain menceritakan Blontank Poer yang menggunakan Twitter dalam memasarkan teh racikannya ke calon pembeli yang tersebar di dunia maya. Hasilnya luar biasa. Model pemasaran yang mereka lakukan menuai hasil yang tidak kecil. Video yang inspiratif ini memberikan gambaran yang ‘menyehatkan’ kepada siswa-siswa yang antusias mengikuti acara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_1514" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blogor.org/wp-content/uploads/IS-smpn1-03.jpg"><img class="size-full wp-image-1514" title="IS smpn1 03" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/IS-smpn1-03.jpg" alt="" width="450" height="338" /></a><p class="wp-caption-text">Mataharitimoer tanya jawab dengan dua blogger remaja</p></div>
<p>Mataharitimoer (@mataharitimoer) dari Blogor mendapat jatah menyampaikan materi terkait dengan pemanfaatan blog. Pengalamannya dalam ngeblog dia ceritakan dengan menarik. Bagaimana tulisan-tulisan yang dia taruh di dalam blog ditawar oleh pihak penerbit untuk diterbitkan hingga akhirnya berbentuk buku dan anda bisa temukan di toko-toko buku. <em>Jihad Terlarang</em> adalah salah satu novelnya yang asalnya dari tulisan-tulisan dalam blog. Pembicara yang telah membidani banyak buku ini menjadi contoh yang bagus bagi para peserta yang berusia remaja ini.</p>
<div id="attachment_1510" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blogor.org/wp-content/uploads/IS-smpn1-01.jpg"><img class="size-full wp-image-1510" title="IS smpn1 01" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/IS-smpn1-01.jpg" alt="" width="450" height="338" /></a><p class="wp-caption-text">Acep Syaripudin sedang menyampaikan materi internet sehat</p></div>
<p>Acep Syaripudin (@ace_pentura) yang merupakan periset dari ICTWatch (internetsehat.org) mendapat giliran kedua. Cara penyampaiannya yang kocak membuat peserta santai dalam mengikuti acara. Materi yang dibawakan tentu saja tentang internet sehat. Serba-serbi perihal internet sehat di tangannya menjadi ringan. Salah satu contohnya adalah saat sebuah tampilan bahasa alay dipampangkan di layar. Peserta ditantang untuk membaca bahasa yang buat sebagian orang memusingkan itu. Dengan iming-iming hadiah sebuah buku Internet Sehat, seorang siswa maju ke depan untuk mencoba membaca tulisan tersebut. Hebatnya, ternyata dengan mudah dia berhasil membaca baris-baris kalimat alay itu.</p>
<div id="attachment_1511" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blogor.org/wp-content/uploads/IS-smpn1-02.jpg"><img class="size-full wp-image-1511" title="IS smpn1 02" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/IS-smpn1-02.jpg" alt="" width="450" height="533" /></a><p class="wp-caption-text">contoh bahasa alay</p></div>
<p>Sosialisasi Internet Sehat yang diadakan untuk siswa-siswi SMPN 1 Bogor sebaiknya diadakan juga di sekolah lain. Bukan hanya tingkat SMP, bahkan sejak SD pun bila perlu dikenalkan dengan internet sehat sebagai bekal menghadapi gempuran internet. Karena bila tidak waspada, sisi negatif dari internet yang sudah pasti tidak menyehatkan itu akan merusak. Selain siswa, guru, dosen, dan orangtua juga sebaiknya berkenalan dengan internet sehat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_1518" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blogor.org/wp-content/uploads/IS-smpn1-04.jpg"><img class="size-full wp-image-1518" title="IS smpn1 04" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/IS-smpn1-04.jpg" alt="" width="450" height="297" /></a><p class="wp-caption-text">Tim Internet Sehat</p></div>
<p>SMPN 1 Bogor adalah sekolah kelima dari rangkaian Roadshow Internet Sehat di Bogor. Sebelumnya, internet sehat diperkenalkan di lembaga pendidikan berbeasiswa penuh, Bogor EduCARE. Anda bisa membaca reportasenya <a href="http://bogoreducare.org/2011/12/sehat-bersama-internet-sehat/" target="_blank"><em>di sini</em></a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2011/12/19/internet-sehat-di-smpn-1-bogor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Berantai #2: Bogor</title>
		<link>http://blogor.org/2011/12/06/cerita-berantai-2-bogor/</link>
		<comments>http://blogor.org/2011/12/06/cerita-berantai-2-bogor/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 07:33:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wkf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Nonfiksi]]></category>
		<category><![CDATA[cerita berantai]]></category>
		<category><![CDATA[chainposting]]></category>
		<category><![CDATA[rantai cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1489</guid>
		<description><![CDATA[Anda bisa temukan hitam putihnya Bogor dalam cerita berantai yang diadakan Blogor ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="cerita berantai 2" src="http://img210.imageshack.us/img210/5905/ceritaberantai2.jpg" alt="cerita berantai 2" width="251" height="188" />Ini merupakan cerita berantai kedua yang diadakan Blogor. Menulis keroyokan yang kali ini digagas oleh Mataharitimoer berbeda dengan cerita berantai yang pernah diadakan sebelumnya (anda bisa baca di <a href="http://blogor.org/2011/01/27/cerita-fiksi-dari-blogorian/" target="_blank"><em>Cerita Fiksi dari Blogorian</em></a>). Perbedaan itu terutama pada jenis kisah yang dituliskan. Bila yang pertama fiksi, untuk cerita berantai yang sekarang berjenis nonfiksi.<br />
<span id="more-1489"></span><br />
Cerita berantai yang kedua ini dimaksudkan sebagai sumbang saran bagi perkembangan ke arah perbaikan wilayah di mana para anggota Blogor berada. Itulah sebabnya tema yang dipilih kali ini adalah Bogor. Tulisan yang dibuat oleh peserta cerita berantai ini nantinya diharapkan bisa menjadi masukan bagi pemerintah Kota maupun Kabupaten Bogor. Apa yang akan ditulis tentu saja bisa beraneka sesuai minat dan perhatian masing-masing peserta. Tulisan tersebut dapat berupa kritik konstruktif  terhadap perkembangan Bogor, contohnya tulisan yang mengulas dan mengupas perihal preman di Kota Bogor yang meresahkan pengguna angkot, daerah Puncak yang kian panas, kesemrawutan lalu lintas, dan lain-lain.</p>
<p>Agar berimbang, cerita berantai ini juga akan mengulas hal-hal positif tentang Bogor. Dengan demikian, hasilnya nanti bukan hanya paparan yang memerahkan telinga tetapi juga bisa menjadi tulisan yang menyejukkan dan menenteramkan kita semua. Intinya, cerita berantai ini merupakan refleksi kepedulian dan cinta para penulisnya terhadap Bogor. Karena itu, cerita berantai ini diharapkan bermanfaat bagi pemerintah dan menjadi gambaran untuk masyarakat Bogor akan kondisi tempat tinggal mereka.</p>
<p>Seluruh peserta cerita berantai bertema Bogor ini berjumlah 20 orang. Mereka dikelompokkan menjadi dua grup, <em>Grup Hitam</em> dan <em>Grup Putih</em>. <strong>Grup Hitam</strong> bertugas menuliskan hal-hal yang membutuhkan perbaikan, katakanlah segala hal negatif tentang Bogor. Selain menyajikan temuan hal negatif tersebut, anggota grup ini diharapkan pula dapat memberikan usulan perbaikan. Dengan demikian, Grup Hitam tidak berkesan hanya bisa menghakimi tetapi juga memberikan solusi.</p>
<p>Tugas dari <strong>Grup Putih</strong> adalah menyajikan gambaran positif tentang Bogor misalnya keunggulan yang dimiliki Kota Hujan ini dalam bidang pariwisata dan lain-lain. Sama seperti Grup Hitam, grup ini diharapkan juga memberikan masukan bagaimana hal yang sudah bagus itu bisa lebih ditingkatkan lagi.</p>
<p><strong>Grup Hitam:</strong><br />
01. Sjafri Mangkuprawira (<a href="http://ronawajah.wordpress.com/2011/12/06/surat-cinta-buat-walikota-bogor/" target="_blank"><em>Surat &#8220;Cinta&#8221; Buat Walikota Bogor</em></a>)<br />
02. MT (<a href="http://mataharitimoer.blogdetik.com/2011/12/09/anak-negara-inspirasi-buat-lagu-sby/" target="_blank"><em>Anak Negara, Saran buat Lagu SBY</em></a>)<br />
03. Chandra Iman (<a href="http://chandra.im/mimpi-bogor.html" target="_blank"><em>mimpi bogor</em></a>)<br />
04. Erfano Nalakiano (<a href="http://serujadiguru.blogdetik.com/2011/12/15/pusat-kuliner-di-bogor/" target="_blank"><em>Para Penjual, Trotoar dan Pusat Kuliner</em></a>)<br />
05. Nonadita (<a href="http://bogorwatch.wordpress.com/2011/12/23/ibu-ibu-yang-berada-di-jalanan/" target="_blank"><em>Ibu-ibu yang Berada di Jalanan</em></a>)<br />
06. Dieyna (<a href="http://dieyna.wordpress.com/2012/01/10/pasar-kaget-pemda-menikmati-macet-mingguan-dan-sisa-sampah-di-akhir-pekan/" target="_blank"><em>Pasar “Kaget” Pemda, menikmati macet mingguan dan sisa sampah di akhir pekan</em></a>)<br />
07. Utami Utar (<a href="http://utamiutar.boogoor.com/2012/01/james-bond-sopir-idaman/" target="_blank"><em>James Bond Sopir Idaman</em></a>)<br />
08. Miftah (<a href="http://miftahgeek.com/2012/macet-level-dewa.html" target="_blank"><em>Macet Level Dewa</em></a>)<br />
09. Echaimutenan (<a href="http://echaimutenan.blogspot.com/2012/01/gki-yasminkapan-beresnya.html" target="_blank"><em>GKI Yasmin&#8230;.kapan beresnya?</em></a>)<br />
10. Httsan (<a href="http://hartanto.wordpress.com/2012/01/24/kabut-malam-di-buitenzorg/" target="_blank"><em>Kabut malam di Buitenzorg</em></a>)</p>
<p><strong>Grup Putih:</strong><br />
01. Bugi Sumirat (<a href="http://bugisumirat.wordpress.com/2011/12/11/melirik-sisi-edukasi-lingkungan-di-sekitar-kita-pengalaman-tinggal-di-kota-bogor/" target="_blank"><em>Melirik sisi edukasi lingkungan di sekitar kita, pengalaman tinggal di kota Bogor</em></a>)<br />
02. Pege (<a href="http://pege17.wordpress.com/2011/12/16/jantung-kota-bogor-paru-paru-ibukota/" target="_blank"><em>Jantung Kota Bogor, Paru-Paru Ibukota</em></a>)<br />
03. Matrisoni (<a href="http://matematikadw.wordpress.com/2011/12/25/bogor-tidak-sedang-bermimpi-2/" target="_blank"><em>BOGOR TIDAK SEDANG BERMIMPI</em></a>)<br />
04. Fajar (<a href="http://masfaj.wordpress.com/2011/12/28/bogor-kota-media-pendidikan/" target="_blank"><em>BOGOR KOTA MEDIA PENDIDIKAN</em></a>)<br />
05. Ontohod (<a href="http://8jam.com/bogor-dalam-cerita.html" target="_blank"><em>Bogor Dalam Cerita</em></a>)<br />
06. WKF (<a href="http://wongkamfung.boogoor.com/tanjakan-iblis-di-gunung-salak.html" target="_blank"><em>Tanjakan Iblis di Gunung Salak</em></a>)<br />
07. Insan Luthfi Habibi (<a href="http://lightbreath.wordpress.com/2012/01/26/ngulik-bogor-yuk/" target="_blank"><em>Ngulik Bogor Yuk!</em></a>)<br />
08. Harris Maulana<br />
09. Irvan Setya Adji<br />
10. Defidi</p>
<p><strong>Petunjuk Teknis:</strong></p>
<ul>
<li>Peserta menulis di blog masing-masing</li>
<li>Jika memiliki akun di Twitter, beritahukan kepada seluruh manusia di Twitter bahwa tulisan sudah selesai menggunakan hashtag #RantaiCerita #Bogor</li>
<li><em>Mention</em> ke akun urutan selanjutnya. Misalnya @SjafriMangkuprawira<em> ngetwit</em><br />
“Tulisan ke-1 #RantaiCerita #Bogor di (URL tulisan). @Mataharitimoer, silakan dilanjut.”</li>
<li>Peserta berikutnya (misalnya @Mataharitimoer) kemudian melanjutkan kisah yang sudah ditulis peserta sebelumnya (@Mataharitimoer)</li>
<li>Begitu seterusnya hingga peserta terakhir</li>
<li>Bagikan juga tautan tulisan yang telah dibuat di dinding Facebook masing-masing (bila punya).</li>
</ul>
<p><strong>Aturan Main:</strong></p>
<ul>
<li>Topik: Bogor</li>
<li>Jenis tulisan: nonfiksi</li>
<li>Tulisan pertama dimulai pukul 12.00 tengah malam 7/12/2011</li>
<li>Tulisan pertama dibuat oleh peserta nomor urut satu dari masing-masing grup dilanjutkan oleh peserta berikutnya sesuai urutan</li>
<li>Setiap peserta memiliki waktu 3×24 jam (tiga hari) untuk menyelesaikan tulisannya</li>
<li>Menggunakan bahasa Indonesia (sebaiknya yang baik dan benar)</li>
<li>Gaya bahasa bebas</li>
<li>Ditulis di blog masing-masing peserta</li>
<li>Informasikan di paragraf pertama bahwa itu adalah cerita berantai dengan topik tulisan Bogor, dan nama para peserta dalam grupnya</li>
<li>Sertakan tautan cerita di blog penulis berikutnya di akhir cerita, kecuali tulisan terakhir</li>
<li>Sertakan tautan cerita di blog penulis sebelumnya di paragraf pertama, kecuali tulisan pertama</li>
<li>Cerita berantai dengan topik Bogor ini akan berakhir paling lambat 6/1/2012 pukul 12.00 tengah malam di blog penulis terakhir dari masing-masing grup</li>
<li>Bila memiliki akun Twitter, segera kicaukan dengan menggunakan hashtag #RantaiCerita #Bogor bahwa tulisan telah selesai dan <em>mention</em> penulis berikutnya serta colek penulis lain. <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </li>
</ul>
<p>Sumber gambar: <a href="http://www.secondpicture.com/tutorials/3d/3d_modeling_of_a_chain_in_3ds_max_01.html" rel="nofollow" target="_blank"><em>di sini</em></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2011/12/06/cerita-berantai-2-bogor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blogger untuk SEA Games XXVI</title>
		<link>http://blogor.org/2011/11/09/blogger-untuk-sea-games-xxvi/</link>
		<comments>http://blogor.org/2011/11/09/blogger-untuk-sea-games-xxvi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2011 06:59:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wkf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Nonfiksi]]></category>
		<category><![CDATA[ayo Indonesia bisa]]></category>
		<category><![CDATA[dukung Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[SEA Games XXVI 2011]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1475</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang bisa dikerjakan para blogger untuk mendukung Indonesia dalam SEA Games XXVI?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.dukungindonesia.com/"><img class="alignleft size-medium wp-image-1477" title="indonesia untuk sea games 2011" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/indonesia-untuk-sea-games-2011-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a>Apa yang bisa dikerjakan para blogger untuk mendukung Indonesia dalam SEA Games XXVI?<br />
<span id="more-1475"></span><br />
Obor SEA Games XXVI 2011 sudah melanglang di seluruh negeri.  Apinya yang diambil dari api abadi di Desa Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah ini merupakan simbol semangat kebangsaan dalam dunia olahraga. Kobarnya menjadi gelegak persatuan anak-anak bangsa.</p>
<p>Saat obor SEA Games dibawa ke Jakarta, sebaris atlet nasional telah siap menyambutnya. Di dalamnya berisi atlet-atlet dari berbagai cabang olahraga. Ada yang mempertanyakan mengapa barisan penyambut obor ini berisi atlet-atlet tua, bukan mereka yang masih muda dan segar. Panitia penyambutan tentunya memiliki alasan melakukan hal itu. Jika pun para penyambut itu merupakan para atlet muda, bukan otomatis tidak ada yang mempertanyakan. Namanya juga manusia, selalu ada perbedaan meskipun rambut mungkin sama warna.</p>
<p>Memperdebatkan usia para penyambut obor tentulah sikap yang tidak ada manfaatnya. Tua atau muda yang berada dalam barisan tidaklah penting untuk dipermasalahkan. Terlepas dari hal itu, Jakarta sebagai tuan rumah tentunya telah mempersiapkan segala kebutuhan termasuk barisan penyambut itu sendiri, serta para seniman Betawi tidak ketinggalan pula. Di mulai dari itu, obor kemudian diarak berkeliling di ibukota Jakarta.</p>
<div id="attachment_1476" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blogor.org/wp-content/uploads/indonesia-untuk-sea-games-2011-03.jpg"><img class="size-medium wp-image-1476" title="dukungan blogger untuk SEA Games" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/indonesia-untuk-sea-games-2011-03-300x225.jpg" alt="dukungan blogger untuk SEA Games" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">foto: Ani Berta</p></div>
<p>Selama berada di Jakarta, rute perjalanan mulai masuk Jakarta hingga keluar untuk dikirim ke Palembang telah direncanakan. Keberadaannya yang dua hari, 4-5 November 2011 banyak menarik minat warga Jakarta. Di sepanjang kiri kanan jalur yang dilalui obor masyarakat dari segala usia dan kalangan berderet menyaksikan arak-arakan atlet pembawa obor. Inilah sebuah bentuk seremoni untuk menyambut pesta olahraga se-Asia Tenggara yang kali ini Indonesia menjadi tuan rumah. Yang dilakukan masyarakat Jakarta tersebut juga merupakan bentuk dukungan kepada atlet-atlet Indonesia yang akan berlaga nanti.</p>
<p>Perihal dukung-mendukung, banyak cara yang bisa kita lakukan sejauh kemampuan masing-masing. Karena kita sebangsa dan setanah-air dengan mereka yang berlaga di SEA Games, sudah seharusnya dukungan sepenuhnya kita berikan. Khususnya para blogger, banyak hal yang bisa dilakukan untuk mendukung mereka sesuai kapasitas. Karena blogger gemar menulis, itulah yang bisa kita lakukan sebagai bentuk dukungan. Anda yang blogger, mari kita mengobarkan semangat para atlet kita melalui tulisan di blog.</p>
<p>Bila anda rajin berkicau di Twitter, manfaatkan linimasa anda dengan menuliskan kata-kata penyemangat dan berikan hashtag #AyoIndonesiaBisa dan #DukungIndonesia dalam kicauan tersebut. Nampaknya sepele namun saya yakin bila banyak di antara kita melakukan hal itu, gemanya akan menggaung membesar dan terdengar oleh saudara-saudara kita di arena SEA Games.</p>
<p><a href="http://www.dukungindonesia.com/" target="_blank">Dukung Indonesia!</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2011/11/09/blogger-untuk-sea-games-xxvi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reportase SN Edisi 17/9/2011: Satu Jam Bersama Wong Kito</title>
		<link>http://blogor.org/2011/09/25/reportase-sn-edisi-1792011-satu-jam-bersama-wong-kito/</link>
		<comments>http://blogor.org/2011/09/25/reportase-sn-edisi-1792011-satu-jam-bersama-wong-kito/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Sep 2011 01:09:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wkf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Nonfiksi]]></category>
		<category><![CDATA[jafis firdaus]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas wong kito palembang]]></category>
		<category><![CDATA[radio sipatahunan]]></category>
		<category><![CDATA[reportase saung nyerat edisi 17/9/2011]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1465</guid>
		<description><![CDATA[Reportase Saung Nyerat edisi 17 September 2011 dengan narasumber Jafis Firdaus dari komunitas Wong Kito, dipandu oleh WKF di Radio Sipatahunan 89.4 FM Bogor.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class=" " title="Jafis Wong Kito" src="http://img221.imageshack.us/img221/1145/sn179201101i.jpg" alt="Jafis Wong Kito" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Jafis Firdaus - Wong Kito</p></div>
<p>Saung Nyerat, yang merupakan hasil kerjasama Blogor dengan Radio Sipatahunan, untuk edisi Sabtu 17 September 2011 dipandu oleh <a href="https://twitter.com/#%21/wkf2010" target="_blank">WKF</a> dan sebagai narasumber adalah <a href="http://wongkito.net" target="_blank">Wong Kito</a>, sebuah komunitas blogger Palembang. <a href="https://twitter.com/#%21/jafis" target="_blank">Jafis Firdaus</a> yang pernah menjadi Humas Wong Kito sampai 2010 menuturkan seputar komunitas ini dan kegiatannya selama hampir satu jam untuk pendengar Radio Sipatahunan.</p>
<p>Wong Kito dibentuk awal 2007 setelah Pesta Blogger I tahun 2006 usai. Saat itu 12 blogger Palembang sepakat menyatukan para blogger yang ada di Palembang atau pernah tinggal di kota empek-empek dalam sebuah komunitas. Komunitas yang saat ini memiliki anggota 200 menjadi tempat berkumpul dan berbagi para blogger sungai Musi. WKF sempat menanyakan mengapa Wong Kito sudah berjalan empat tahun tetapi anggotanya hanya 200. Jumlah ini bisa dibilang tidak besar. Rupanya karena penyeleksian yang begitu ketatlah yang menjadi penyebabnya. Tidak semua blogger Palembang otomatis bisa menjadi anggota. Ada tahapan-tahapan yang harus dilewati. Perkenalan di milis dengan cara kreatif dan telah direspon oleh minimal 75 anggota adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi. Tim penilai layak tidaknya terdiri lima orang. Sebagaimana dikatakan Jafis, Wong Kito memang tidak mementingkan kuantitas tetapi kualitas. Biarlah komunitas ini tidak banyak anggotanya namun mereka yang menjadi anggota itu memang benar-benar blogger serius. Anggota komunitas ini tidak hanya yang berada di Palembang tetapi juga tersebar di tempat lain bahkan sampai ke luar negeri seperti Selandia Baru, Belanda, dan Malaysia. Khusus untuk pengurus, mereka harus tinggal di Palembang.</p>
<p>Beberapa program telah diluncurkan oleh Wong Kito bekerjasama dengan sponsor. Beberapa di antaranya adalah WKGTS atau <em>Wong Kito Go to School</em>. Sebuah program simpatik yang patut dicontoh komunitas lain. Selain itu, program lain yang pernah dilaksanakan adalah kunjungan ke panti asuhan bekerja sama dengan salah satu operator telepon selular. Mereka juga mengadakan acara <em>on air</em> bertajuk Blogger Community setiap Minggu pukul 10.00 WIB di Radio Trijaya Palembang. Dalam menjalankan programnya, komunitas yang diketuai <a href="http://ardy.or.id/" target="_blank">Ardy Hidayat</a> atau lebih populer dipanggil <em>rd Limosin</em> ini memilih untuk tidak mendanai dari sponsor produsen minuman keras dan rokok. Lagi, sebuah keputusan yang simpatik dan menyehatkan. <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sebagai penutup, Jafis yang kemudian posisinya dalam Wong Kito sebagai Humas digantikan <del><a href="http://nike.rasyid.net/" target="_blank">Nike F. Andaru</a></del> <a href="http://itikkecil.wordpress.com/" target="_blank">Ira Hairida Yuliani</a> atau dikenal dengan sebutan <em>Itik Kecil</em> berbagi pesan kepada pendengar setia Saung Nyerat khususnya para blogger. Dalam ngeblog, lakukan dari hati agar dapat menghasilkan tulisan yang jujur dan bernas. Ngeblog juga membutuhkan konsistensi. Sayang bila ngeblognya hanya hangat-hangat tahi ayam. Begitu kering tahi ayamnya, kering pula semangat ngeblognya. <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>Catatan:</em><br />
Program Saung Nyerat bisa disimak setiap Minggu sore pukul 16.00-17.00 WIB di Radio Sipatahunan Bogor 89.4 FM.</p>
<p>Salam,<br />
<a href="https://twitter.com/#!/wkf2010" target="_blank">WKF</a> yang ada di <a href="http://wongkamfung.boogoor.com" target="_blank">wongkamfung.boogoor.com</a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2011/09/25/reportase-sn-edisi-1792011-satu-jam-bersama-wong-kito/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ngabuburit Main Tanah Liat</title>
		<link>http://blogor.org/2011/08/12/ngabuburit-main-tanah-liat/</link>
		<comments>http://blogor.org/2011/08/12/ngabuburit-main-tanah-liat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Aug 2011 16:22:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogor]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[kisah ramadhan blogor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1456</guid>
		<description><![CDATA[Ngabuburit sudah menjadi istilah lazim saat bulan Ramadhan, beragam kegiatan yang biasa dilakukan oleh banyak orang untuk menunggu waktu berbuka puasa. Ada yang mengisinya dengan membaca koleksi buku lama maupun buku-buku baru, nonton pagelaran musik, jalan-jalan, ngeblog, dan beragam kegiatan lainnya. Hari minggu kemarin aku ngabuburit di rumah saja dengan anak-anakku. Ada kegiatan bersama yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ngabuburit sudah menjadi istilah lazim saat bulan Ramadhan, beragam kegiatan yang biasa dilakukan oleh banyak orang untuk menunggu waktu berbuka puasa. Ada yang mengisinya dengan membaca koleksi buku lama maupun buku-buku baru, nonton pagelaran musik, jalan-jalan, ngeblog, dan beragam kegiatan lainnya.</p>
<p>Hari minggu kemarin aku ngabuburit di rumah saja dengan anak-anakku. Ada kegiatan bersama yang menyenangkan, yaitu membuat kerajinan tangan berbahan tanah liat. What? Tanah liat? Apa mudah mencari tanah liat zaman sekarang? Apalagi bagi mereka yang tinggal di kota besar, pasti sulit sekali mencari tanah liat.</p>
<p>Tapi kenapa harus tanah liat? Jelas berbeda antara tanah liat dengan tanah biasa. Tanah liat sudah menjadi bahan utama untuk pembuatan kerajinan seperti gerabah, keramik, dan berbagai buah karya lainnya. Kelembutan tanah liat hampir seperti lilin mainan, sehingga mudah sekali dibentuk menjadi apapun.</p>
<p>Aku sendiri mendapatkan tanah liat, dengan membelinya di toko buku Gramedia. Kebetulan anak-anakku yang memilihnya. Setelah beberapa pekan sebelumnya asyik bermain dengan karton/kardus bekas, mereka kini tertantang untuk membuat prakarya dengan tanah liat.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 525px"><a href="http://mataharitimoer.blogdetik.com/files/2011/08/prakarya01.jpg"><img class="alignnone" title="tl" src="http://mataharitimoer.blogdetik.com/files/2011/08/prakarya01.jpg" alt="" width="515" height="386" /></a><p class="wp-caption-text">tanah liat lebih mudah dibentuk sesuai selera | foto MT</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 530px"><img title="bungkus tanah liat" src="http://mataharitimoer.blogdetik.com/files/2011/08/prakarya00.jpg" alt="" width="520" height="390" /><p class="wp-caption-text">tanah liat ini bisa dibeli di toko buku atau toko kerajinan tangan | Foto MT</p></div>
<p>Setelah tanah liat selesai dibentuk sesuai benda yang ingin dibuat, harus langsung dijemur di bawah terik matahari. Idealnya sih, setelah kering dibakar dengan tungku khusus untuk membakar tanah liat. Seperti yang dilakukan oleh pengrajin gerabah. Tetapi karena tak punya tungku, cukuplah mengandalkan panas matahari untuk mengeringkan model yang sudah dibuat.</p>
<p>Selanjutnya tinggal mengecat model yang sudah kering dengan cat dasar berwarna putih. Warna dasar putih ini sangat membantu untuk menampilkan beragam warna lain yang menjadi warna akhir dari model/kerajinan tangan yang kita buat. Anak-anakku sudah membuat berbagai karya mereka. Ishmah membuat pot bunga berbentuk sepatu bots, Rastan membuat kepiting (terinspirasi oleh tokoh Mr. Krabb dalam film Spongebob Squarepants), dan Abiyasa, yang telah <a title="membuat laptop dari kardus bekas" href="http://mataharitimoer.blogdetik.com/2011/07/19/yuk-membuat-laptop-dari-kardus/" target="_blank">membuat laptop dari kardus</a>, kini membuat pesawat dan banyak lagi yang lainnya.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 490px"><img title="ngecat" src="http://mataharitimoer.blogdetik.com/files/2011/08/prakarya2.jpg" alt="" width="480" height="640" /><p class="wp-caption-text">proses pengecatan | Foto : MT</p></div>
<p>Mereka happy melakukan kegiatan ngabuburit seperti ini. Akupun happy dan gembira melihat kreatifitas anak-anakku. Yeach, sebagai orang tua, kita bukan cuma mengharapkan kreatifitas anak-anak. Tapi akan lebih baik bila kita memfasilitasi dan ikut terlibat dalam dunia mereka.</p>
<p>Bahan-bahan yang diperlukan :</p>
<ul>
<li>Tanah liat</li>
<li>Cat dasar putih</li>
<li>Cat acrylic/cat air untuk finishing</li>
<li>Cetakan bentuk (optional)</li>
<li>Tungku pembakar (optional)</li>
</ul>
<blockquote><p><em><span style="color: #c0c0c0;">source: blogging by passion http://mataharitimoer.blogdetik.com/2011/08/08/ngabuburit-main-tanah-liat/#ixzz1UpduC4j9 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives</span></em></p>
<p>&nbsp;</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2011/08/12/ngabuburit-main-tanah-liat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kujang, Pusaka Sunda yang Terlupakan</title>
		<link>http://blogor.org/2011/08/11/kujang-pusaka-sunda-yang-terlupakan/</link>
		<comments>http://blogor.org/2011/08/11/kujang-pusaka-sunda-yang-terlupakan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2011 01:49:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asepsaiba</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kujang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=591</guid>
		<description><![CDATA[Masyarakat Jawa Barat yang mayoritas beretnis Sunda memiliki lambang daerah berupa gambar yang di tengahnya menampilkan senjata tradisional yang disebut kujang. Kujang adalah senjata tradisional berupa senjata tajam yang bentuknya menyerupai keris, parang, dengan bentuk unik berupa tonjolan pada bagian pangkalnya, bergerigi pada salah satu sisi di bagian tengahnya dan bentuk lengkungan pada bagian ujungnya. Bagi masyarakat Sunda, kujang lebih umum dibandingkan dengan keris.

Kujang tidak hanya dipakai untuk lambang daerah tapi juga dipakai untuk nama perusahaan (Pupuk Kujang, Semen Kujang), nama kampung (Parungkujang, Cikujang, Kujangsari, Parakankujang), nama batalion (Batalyon Kujang pada Kodam III/Siliwangi), nama tugu peringatan (Tugu Kujang di Bogor, Tugu Kujang Bale Endah), dan lain-lain.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masyarakat Jawa Barat yang mayoritas beretnis Sunda memiliki lambang daerah berupa gambar yang di tengahnya menampilkan senjata tradisional yang disebut kujang. Kujang adalah senjata tradisional berupa senjata tajam yang bentuknya menyerupai keris, parang, dengan bentuk unik berupa tonjolan pada bagian pangkalnya, bergerigi pada salah satu sisi di bagian tengahnya dan bentuk lengkungan pada bagian ujungnya. Bagi masyarakat Sunda, kujang lebih umum dibandingkan dengan keris.</p>
<p>Kujang tidak hanya dipakai untuk lambang daerah tapi juga dipakai untuk nama perusahaan (Pupuk Kujang, Semen Kujang), nama kampung (Parungkujang, Cikujang, Kujangsari, Parakankujang), nama batalion (Batalyon Kujang pada Kodam III/Siliwangi), nama tugu peringatan (Tugu Kujang di Bogor, Tugu Kujang Bale Endah), dan lain-lain.</p>
<p>Popularitas kujang bagi masyarakat etnis Sunda sudah tidak disangsikan lagi. Akan tetapi, ironisnya, eksistensi kujang baik sebagai perkakas maupun sebagai pusaka mulai sirna. Kujang kini hanya berada di museum-museum dengan jumlah yang relatif sedikit dan dimiliki oleh para sesepuh atau budayawan yang masih mencintai kujang sebagai pusaka leluhurnya.</p>
<p>Pada masyarakat etnis Sunda ada kelompok yang masih akrab dengan kujang dalam pranata kehidupan sehari-hari, yaitu masyarakat Sunda &#8220;Pancer Pangawinan&#8221; yang tersebar di Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak, Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor, di Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, dan masyarakat Sunda Wiwitan Urang Kanekes (Baduy) di Kabupaten Lebak.<span id="more-591"></span></p>
<p>Kujang (Kujang Pamangkas) dalam lingkungan budaya mereka masih digunakan untuk upacara nyacar (menebang pohon untuk lahan huma) setahun sekali. Sebagai patokan pelaksanaan nyacar tersirat dalam ungkapan unggah kidang turun kujang yang artinya jika bintang kidang (orion) muncul di ufuk timur waktu subuh, pertanda waktu nyacar telah tiba dan kujang digunakan sebagai pembuka kegiatan perladangan.</p>
<p>Bukti keberadaan kujang diperoleh dari naskah kuno di antaranya Serat Manik Maya dengan istilah kudi, Sanghyang Siksakandang Karesian dengan istilah kujang, dan dari berita pantun Pajajaran Tengah (Pantun Bogor).</p>
<p>Kujang adalah pusaka tradisi Sunda, sejarah yang menceritakan awal keberadaannya masih belum terungkap. Kalau saja Kerajaan Salakanagara yang merupakan kerajaan tertua di Jawa sebagai cikal bakal lahirnya kujang, diyakini keberadaan kujang sudah sangat tua. Alasan tersebut diperkuat bahwa apabila kujang yang diperkirakan sebagai alat perladangan atau pertanian maka Kerajaan Tarumanegara pada abad IV sudah mampu menata sistem pertanian secara baik dengan dibangunnya sistem irigasi untuk perladangan dan pertanian, mungkin kujang sudah hadir dalam konteks perkakas perladangan atau perkakas pertanian dalam pranata sosial budaya masyarakat pada saat itu. Kujang diakui keberadaannya sebagai senjata khas masyarakat etnis Sunda. Kujang merupakan warisan budaya Sunda pramodern.</p>
<p>Kujang merupakan senjata, ajimat, perkakas, atau benda multifungsi lainnya yang memiliki berbagai ragam bentuk yang menarik secara visual. Kujang dengan keragaman bentuk gaya dengan variasi-variasi struktur papatuk, waruga, mata, siih, pamor, dan sebagainya sangat artistik dan menarik untuk dicermati karena struktur bentuk tersebut belum tentu ada dalam senjata lainnya di nusantara. Kujang sebagai senjata yang memiliki keunggulan visual tadi sekaligus mengundang pertanyaan apakah dalam struktur estetik kujang tadi memiliki makna dan simbol? Berbagai pendapat dari berbagai tokoh masyarakat mengarah ke sana.</p>
<p>Kujang koleksi Sumedang</p>
<p>Sejarah kerajaan yang tumbuh di Sumedang pada masa lalu erat kaitannya dengan Kerajaan Pajajaran. Koleksi kujang Pajajaran yang dimiliki Museum Prabu Geusan Ulun relatif banyak bahkan mungkin paling banyak jika dibandingkan dengan museum-museum yang ada di Jawa Barat atau Indonesia sekalipun. Kujang-kujang tersebut beragam varian Kujang Ciung, beragam varian Kujang Naga, Kujang Kuntul, Kujang Pamangkas, Kujang Wayang, dan sebagainya.</p>
<p>Kujang-kujang yang tersimpan cukup terpelihara dengan baik di mana fisik waruga, pamor, siih, dan mata kujang masih banyak yang utuh. Bahkan, persepsi dari kebanyakan masyarakat bahwa semua kujang berlubang terbantahkan dengan masih adanya beberapa koleksi kujang di museum ini yang masih memiliki penutup lobang atau penutup mata. Mungkin hilangnya penutup lobang karena penutup lobang terbuat dari bahan-bahan yang bernilai seperti logam-logam mulia, permata, dan sejenisnya. Hilangnya pun mungkin diambil atau jatuh akibat dari ceruk lubangnya yang korosif.</p>
<p>Kujang merupakan produk budaya masyarakat peladang. Penamaannya cenderung pada makhluk-makhluk yang banyak hidup di daerah ladang seperti Kujang Ciung dari burung Ciung, Kujang Naga dari ular, Kujang Bangkong dari kodok, Kujang Kuntul dari burung kuntul. Bahkan, Kujang Wayang diperkirakan sebagai simbol untuk kesuburan.</p>
<p>Tokoh wanita pada kujang wayang mengingatkan pada simbol-simbol kesuburan, misalnya patung purba Venus Willendorf di Eropa yang berbentuk manusia berperawakan subur sebagai simbolisasi kesuburan. Tokoh Dewi Sri dikenal sebagai dewi kesuburan. Mencermati secara fisik Kujang Wayang ini pun yang tidak memiliki sisi tajam di bagian tonggong dan beuteung yang mungkin sangat berbeda dengan kujang lainnya (kujang dua pangadekna/kujang memiliki dua sisi yang tajam) diperkirakan untuk kepentingan upacara yang erat kaitannya dengan kepentingan kesuburan.</p>
<p>Kujang yang dikenal oleh masyarakat kita pada umumnya adalah Kujang Ciung. Pada lambang daerah, pada lambang perusahaan pupuk dan semen, pada lambang batalion, pada tugu-tugu dan lain-lain tampak jelas mengindikasi pada bentuk Kujang Ciung. Padahal, kujang memiliki beragam bentuk dan nama yang menyesuaikan bentuk tersebut. Beragam bentuk dan nama diperkirakan memiliki simbol yang dipakai dalam tatanan masa keemasan kujang yaitu masa kerajaan Sunda Pajajaran.</p>
<p>Istilah kujang sendiri memiliki banyak penafsiran, salah satunya ada yang mengatakan bahwa kujang berasal dari kata kudi dan hyang yaitu kudi yang dianggap disucikan. Hal tersebut mengacu pada perkembangan senjata kudi yang banyak ditemukan di daerah Pulau Jawa dan Madura.</p>
<p>[pikiran-rakyat]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2011/08/11/kujang-pusaka-sunda-yang-terlupakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah-kisah Ramadhan bersama Blogor</title>
		<link>http://blogor.org/2011/08/01/kisah-kisah-ramadhan-bersama-blogor/</link>
		<comments>http://blogor.org/2011/08/01/kisah-kisah-ramadhan-bersama-blogor/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Aug 2011 13:56:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogor]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Ramadhan Bogor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1443</guid>
		<description><![CDATA[Ramadhan selalu menjadi bulan yang penuh perhatian, bagi muslim ataupun nonmuslim, di negeri tercinta ini. Semua kegiatan keseharian terpengaruh dengan &#8220;bulan puasa&#8221; . Hal ini tentunya membuat banyak hal dalam kehidupan kita yang terkait secara langsung maupun tak langsung pada suasana Ramadhan. Saya mengundang rekan-rekan Blogor semua untuk berbagi cerita segala hal yang dialami dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin: 5px" src="http://hartantosanjaya.name/wp-content/uploads/2011/08/ramadhan_blogor.png" alt="Kisah-kisah Ramadhan bersama Blogor" width="250" height="141" /><br />
Ramadhan selalu menjadi bulan yang penuh perhatian, bagi muslim ataupun nonmuslim, di negeri tercinta ini. Semua kegiatan keseharian terpengaruh dengan &#8220;bulan puasa&#8221; . Hal ini tentunya membuat banyak hal dalam kehidupan kita yang terkait secara langsung maupun tak langsung pada suasana Ramadhan.</p>
<p>Saya mengundang rekan-rekan Blogor semua untuk berbagi cerita segala hal yang dialami dalam bulan Ramadhan, pada tahun ini ataupun tahun yang telah lalu. Semua kisah adalah pengalaman pribadi atau pendapat dan pandangan, yang serius ataupun ringan.</p>
<p>Bagi rekan-rekan Blogor yang berpartisipasi dalam berbagi kisah ini, jangan lupa untuk:</p>
<ul>
<li>Memasang gambar diatas pada posting-nya, posisi bebas.</li>
<li>Membuat taut (link) pada gambar tersebut ke artikel ini (sila gunakan <em>short link</em> : http://wp.me/pjSFh-nh ).</li>
<li>Menambahkan tag: &#8220;Kisah Ramadhan Blogor&#8221;</li>
</ul>
<div>Banyak postingan tidak terbatas, dan isi merupakan tanggung jawab masing-masing (ya iyalaah&#8230; hehe&#8230;).</div>
<p>Yuk kita berbagi kisah Ramadhan&#8230;</p>
<p>: )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2011/08/01/kisah-kisah-ramadhan-bersama-blogor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reportase SN 31 Juli 2011 : Internet Sehat untuk Semua</title>
		<link>http://blogor.org/2011/08/01/reportase-sn-31-juli-2011-internet-sehat-untuk-semua/</link>
		<comments>http://blogor.org/2011/08/01/reportase-sn-31-juli-2011-internet-sehat-untuk-semua/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Aug 2011 08:24:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>masfajar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Nonfiksi]]></category>
		<category><![CDATA[internet sehat]]></category>
		<category><![CDATA[saung nyerat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1435</guid>
		<description><![CDATA[Ahad, 31 Juli 2011 kembali Blogor bersiaran di Radio Sipatahunan Bogor dalam program acara Saung Nyerat. Saung Nyerat adalah sebuah program acara dari Blogor bekerja sama dengan Radio Sipatahunan. Acara nirlaba (nonprofit) ini merupakan ajang berbagi ilmu, tips dan cerita seputar dunia menulis. Anda bisa menikmati acara ini setiap Ahad sore pukul 16.00 s/d  17.00 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ahad, 31 Juli 2011 kembali Blogor bersiaran di Radio Sipatahunan Bogor dalam program acara Saung Nyerat. Saung Nyerat adalah sebuah program acara dari Blogor bekerja sama dengan Radio Sipatahunan. Acara nirlaba (<em>nonprofit</em>) ini merupakan ajang berbagi ilmu, tips dan cerita seputar dunia menulis. Anda bisa menikmati acara ini setiap Ahad sore pukul 16.00 s/d  17.00 WIB di Radio Sipatahunan 89.4 FM. Tamu pada edisi kali ini adalah <a href="http://banyumurti.net" target="_blank">Indriyatno Banyumurti</a> dari <a href="http://ictwatch.com/internetsehat/" target="_blank">Internet Sehat</a> dan <a href="http://serujadiguru.blogdetik.com/" target="_blank">Erfano Nalakiano</a> dari Sekolah Alam, <a href="http://masfaj.wordpress.com" target="_blank">masfajar</a> sebagai <em>host</em>-nya.</p>
<div id="attachment_1436" class="wp-caption aligncenter" style="width: 540px"><a class="highslide" href="http://blogor.org/wp-content/uploads/100_6942.jpg"><img class="size-large wp-image-1436    " src="http://blogor.org/wp-content/uploads/100_6942-1024x768.jpg" alt="saung nyerat blogor" width="530" height="398" /></a><p class="wp-caption-text">masfajar, Banyumurti, Erfano</p></div>
<p>Perbincangan tentang penggunaan internet di Indonesia selalu menarik. Seperti yang disampaikan kang Banyumurti bahwa pengguna internet di Indonesia sampai saat ini mencapai angka 45 juta, pengguna situs jejaring sosial Facebook mencapai 35 juta (nomor dua setelah Amerika), baik yang mengaksesnya melalui PC atau gadget yang lain. Tidak semua yang ada di internet itu isinya memberikan manfaat. Selain sisi positif ada juga sisi negatif dari Internet. Beberapa isinya cenderung merugikan kita, anak-anak, remaja dan siswa. Selama ini yang biasa dibahas tentang internet adalah sisi negatifnya. Misalnya pornografi, perjudian, game atau pelanggaran data privasi yang bisa merendahkan martabat atau pelecehan seksual ringan maupun berat.</p>
<p>Antisipasi yang dilakukan dari hal negatif internet biasanya dengan melakukan blokir <em>content</em> negatif dan pelarangan untuk tidak membuka <em>content</em> negatif itu. Pemblokiran hanya salah satu usaha yang dilakukan, tetapi masih ada celah bagi mereka yang memang berniat tidak baik. Dan pelarangan terhadap <em>content</em> tertentu <em>malah</em> akan membuat penasaran dan ingin mengetahuinya. <em>Nah</em>, dengan Internet Sehat maka pengaruh negatif dari internet dapat diminimalisir sekaligus mengoptimalkan manfaat positifnya. Program Internet Sehat bertujuan:</p>
<p>-          <strong>membantu mengkampanyekan citra Internet</strong> sebagai media pendidikan dan hiburan yang positif bagi institusi keluarga dan institusi pendidikan. Di internet bisa belajar sambil bermain. Banyak situs tentang pendidikan (misalnya: nationalgeographic.co.id), ada juga yang menyediakan cerita untuk anak, baik ebook atau audiobook (misalnya: storybook.org).Dengan Google Earth bisa jalan-jalan ke Paris dan melihat menara Eiffel serta belajar mengukur jaraknya dari Indonesia, sekali bermain maka bisa belajar beberapa disiplin ilmu.</p>
<p>-          <strong>membantu memberikan informasi dan materi acuan</strong> yang memadai bagi orang tua dan guru dalam menyikapi perkembangan Internet dan dampaknya. Contoh sederhana misalnya dengan menempatkan komputer di ruang keluarga bukan di kamar pribadi supaya lebih terpantau. Menjadikan aktifitas <em>online</em> adalah aktifitas bersama dengan keluarga. Untuk memproteksi bisa menggunakan <em>freeware</em> DNS Nawala atau K9 Web Protection ( Produk ini dapat membantu orangtua untuk memfilter penggunaan Internet di rumah dan juga untuk melindungi keluarga dari konten yang tidak diinginkan. Melalui produk ini, orang tua secara diam-diam bisa memantau catatan aktifitas anaknya saat berselancar di Internet (<em>history</em>). Orangtua juga bisa memblokir atau mengijinkan situs-situs tertentu dan mengatur penjadwalan penggunaan Internet).  Materi  Internet Sehat di : <a href="http://ictwatch.com/internetsehat/download-materi-internet-sehat/">http://ictwatch.com/internetsehat/download-materi-internet-sehat/</a></p>
<p>-          <strong>membantu mengupayakan peningkatan penetrasi Internet</strong> di Indonesia dari pelanggan rumahan (keluarga) dan dari komunitas pendidikan secara aman dan bertanggung-jawab (aman bagi anak dan murid dengan tanggung-jawab orang-tua dan guru dalam memberikan pengawasan dan bimbingan).</p>
<p>Kampanye tentang internet sehat diperlukan dukungan dari seluruh kalangan masyarakat. Semua kalangan bisa berperan dalam mengkampanyekan internet sehat. Orang tua dirumah, pengajar di sekolah harus tahu tentang berinternet yang sehat, sehingga bisa menjaga anak dan anak didiknya. Dunia maya juga seperti dunia nyata, jika mengenal orang baru di dunia maya juga harus berhati-hati apalagi jika harus ketemu darat. Seperti yang disampaikan kang Erfano sebagai guru/pengajar harus selalu mengarahkan dan membimbing anak didikanya dalam penggunaan sisi positif internet. Sebagai <em>blogger</em> juga berperan terhadap kualitas konten. Misalnya ada <em>keyword</em> tertentu yang muncul di SERP Google adalah konten negatif, maka tugas <em>blogger</em> untuk memperbanyak konten positifnya. Seperti kopi bubuk yang disiram air sebanyak-banyaknya, maka kopi itu walaupun ada akan terlihat hilang, demikian diibaratkan oleh kang Banyumurti tentang hal negatif yang  ada di internet. Jika semua orang menggunakan internet dengan hal positif maka hal negatifnya akan terabaikan. Hal ini bisa dibentuk dari lingkungan terkecil keluarga dan dimulai dari usia anak-anak.</p>
<p>Kampanye tentang Internet Sehat sudah dimulai sejak tahun 2002. Bagi yang tertarik untuk mengadakan workshop tentang Internet  Sehat, baik ibu-ibu arisan, komunitas, atau di sekolah bisa menghubungi ke email : <strong><a href="mailto:surel@ictwatch.com">surel@ictwatch.com</a>. </strong></p>
<p>Informasi tentang internet sehat silahkan akses di : <a href="http://ictwatch.com/internetsehat/">http://ictwatch.com/internetsehat/</a></p>
<div id="attachment_1437" class="wp-caption aligncenter" style="width: 534px"><a class="highslide" href="http://blogor.org/wp-content/uploads/100_6947.jpg"><img class="size-large wp-image-1437 " src="http://blogor.org/wp-content/uploads/100_6947-1024x768.jpg" alt="saung nyerat blogor di radio sipatahunan" width="524" height="393" /></a><p class="wp-caption-text">masfajar, Banyumurti, Erfano</p></div>
<p style="text-align: center">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2011/08/01/reportase-sn-31-juli-2011-internet-sehat-untuk-semua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

