<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>blogor.org &#187; Tips &amp; Trik</title>
	<atom:link href="http://blogor.org/category/tips-trik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogor.org</link>
	<description>Komunitas Blogger Bogor</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 May 2012 14:30:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Membuat Peta Hujan di Kota Hujan</title>
		<link>http://blogor.org/2012/02/26/membuat-peta-hujan-di-kota-hujan/</link>
		<comments>http://blogor.org/2012/02/26/membuat-peta-hujan-di-kota-hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Feb 2012 06:59:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[BPPT]]></category>
		<category><![CDATA[hujan]]></category>
		<category><![CDATA[keterlibatan publik]]></category>
		<category><![CDATA[kontributor]]></category>
		<category><![CDATA[NEOnet]]></category>
		<category><![CDATA[Peta Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Radar Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[Sijampang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1649</guid>
		<description><![CDATA[Kota Bogor juga disebut sebagai kota hujan, siapa yang nggak kenal..? Hampir sepanjang tahun hujan selalu turun di kota Bogor, walau tidak disemua tempat. Bahkan &#8220;musim kemarau&#8221; dalam setahun tidak lebih dari separuh hari dalam sebulan. Demikianlah kondisi kota Bogor yang bernasib sebagai tempat turunnya hujan. Lokasi yang merupakan pertengahan dari pantai dan gunung mengakibatkan hujan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kota Bogor juga disebut sebagai kota hujan, siapa yang nggak kenal..? Hampir sepanjang tahun hujan selalu turun di kota Bogor, walau tidak disemua tempat. Bahkan &#8220;musim kemarau&#8221; dalam setahun tidak lebih dari separuh hari dalam sebulan. Demikianlah kondisi kota Bogor yang bernasib sebagai tempat turunnya hujan. Lokasi yang merupakan pertengahan dari pantai dan gunung mengakibatkan hujan lebih banyak turun dibandingkan di tempat lainnya.</p>
<p>Tetapi sudahkah pernah kita melihat peta hujan di kota Bogor dan sekitarnya..? Peta hujan.., apakah itu..? Dalam keseharian kita sering melihat peta lokasi, baik itu lokasi tempat-tempat penting ataupun lokasi wisata. Kita bisa lihat di toko-toko buku ataupun di baliho besar yang ada di pusat keramaian. Peta seperti ini tentunya berguna bagi kita dalam mengetahui lokasi dari suatu yang kita cari. Apakah itu kanotr pemerintahan, bank, sekolah, ataupun lokasi wisata kuliner, misalnya.</p>
<p>Demikian juga dengan peta hujan. Dengan melihat peta hujan kita dapat mengetahui &#8220;sang hujan&#8221; sedang datang dimana. Apakah hujan datang dengan intensitas ringan atau gerimis, intensitas sedang yang dapat memaksa kita untuk bertahan di halte bis, atau berintensitas lebat yang akan membuat kita basah kuyup. Bagaimana kita bisa melihat peta hujan tersebut..? Bukankah hujan tidak menetap sebagaimana kantor pemerintah ataupun warung jualan tutut..?</p>
<p>Peta hujan dapat kita lihat melalui aplikasi di internet. Aplikasi ini dinamakan Sijampang yang mempunyai kepanjangan Sistem Informasi Hujan dan Genangan berbasis Keruangan. Sijampang didukung oleh dua komponen penting yaitu komponen peralatan deteksi cuaca, dan komponen informasi dari publik.</p>
<p>Pada komponen pertama, Sijampang dilengkapi dengan radar cuaca yang terpasang di Puspitek (Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi). Radar ini beroperasi selama 24 jam dan selalu memperbarui datanya setiap enam menit. Cakupan wilayah yang dideteksi oleh radar di Puspitek ini mempunyai radius 105 km. Bogor, tentunya, berada dalam cakupan tersebut. Data yang direkam oleh radar cuaca ini (dikenal dengan nama Radar Harimau, <strong>H</strong>ydrometeorological <strong>AR</strong>ray for <strong>I</strong>ntraseasonal-variation<strong> M</strong>onsoon <strong>AU</strong>tomonitoring) kemudian diolah oleh <a title="Web NEOnet" href="http://neonet.bppt.go.id" target="_blank">NEOnet</a> di <a title="Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi" href="http://www.bppt.go.id" target="_blank">BPPT</a> Jakarta. Setelah didapat beberapa parameter kemudian ditampilkan dalam bentuk <em>peta hujan terkini</em> melalui internet.</p>
<p>Komponen kedua, yang tak kalah penting adalah informasi dari publik. Pelibatan publik disini adalah untuk memperkaya informasi yang ada sesuai dengan lokasi para pemberi informasi, atau dikenal dengan sebutan <a title="Blog Sijampang - kontributor" href="http://sijampang.wordpress.com/kontributor/" target="_blank">kontributor Sahabat Sijampang</a>. Kontributor berasal dari masyarakat yang peduli dengan informasi cuaca, dan bersedia berbagi dengan yang lain. Cara keterlibatan adalah dengan mengirimkan informasi kondisi cuaca (cerah, berawan, hujan ringan, sedang, atau lebat) melalui perangkat HP-nya. Informasi bisa dikirimkan melalui <a title="Prosedur pendaftaran dan pengiriman" href="http://sijampang.wordpress.com/prosedur/" target="_blank">SMS atau E-mail</a>, dan mendukung berbagai jenis HP yang ada di masyarakat. Info yang dikirimkan akan otomatis masuk dalam <a title="Peta daring Sijampang" href="http://bit.ly/sijampang" target="_blank">peta daring Sijampang</a>, tanpa perlu repot-repot lagi&#8230;</p>
<p>Gabungan dari kedua komponen ini adalah informasi mengenai kondisi cuaca setempat dan dapat diketahui oleh publik melalui <em>petra hujan terkini</em> dan juga melalui jejaring micro blogging twitter. Akun di twitter yang dapat di-<em>follow</em> oleh publik adalah <a title="Akun @infohujan di twitter" href="http://twitter.com/infohujan" target="_blank">@infohujan</a>.</p>
<div id="attachment_217" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img class="size-full wp-image-217" src="http://sijampang.files.wordpress.com/2012/02/informasipublik.jpg" alt="InformasiPublik" width="480" height="361" /><p class="wp-caption-text">Informasi dari partisipasi publik (icon awan) dan informasi dari radar cuaca (luasan berwarna biru-kuning). Sumber: sijampang.wordpress.com</p></div>
<p>Demikianlah, dengan memanfaatkan <a title="Peta Hujan dari Sijampang" href="http://bit.ly/sijampang" target="_blank">aplikasi Sijampang</a> tersebut maka kita bisa melihat <strong>peta hujan</strong> daerah Bogor, sekaligus dapat ikut serta memperkaya informasi yang ada. Saat ini keikutsertaan kontributor dapat berasal dari seluruh Indonesia.</p>
<p>Yuk kita <a title="Prosedur pendaftaran dan pengiriman" href="http://sijampang.wordpress.com/prosedur/" target="_blank">menjadi kontributor</a> informasi ini. Setidaknya kita bisa membuat peta hujan Bogor agar lebih informatif, kaya akan informasi hujan&#8230;</p>
<p>Mari kita membangun informasi, dari kita semua untuk kepentingan bersama..!</p>
<p>: )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2012/02/26/membuat-peta-hujan-di-kota-hujan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengguna WordPress Wajib Ganti Password</title>
		<link>http://blogor.org/2011/06/28/pengguna-wordpress-wajib-ganti-password/</link>
		<comments>http://blogor.org/2011/06/28/pengguna-wordpress-wajib-ganti-password/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Jun 2011 23:08:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akhdian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1393</guid>
		<description><![CDATA[&#160; WordPress memaksa penggunanya untuk mengubah kata kunci mereka setelah terjadi serangan malware. Pada Selasa lalu, raksasa blog hosting itu mendapati tiga &#8220;plug in&#8221; sebuah software yang dibua oleh pihak ketiga yang digunakan bersamaan dengan situs blog. Dari peranti lunak itu ditemukan adanya &#8220;backdoor&#8221; atau jalan terselubung sebagai akses peretas masuk ke blog. &#8220;Kami masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blogor.org/wp-content/uploads/wordpress.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1394" title="wordpress" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/wordpress.jpg" alt="" width="274" height="156" /></a>WordPress memaksa penggunanya untuk mengubah kata kunci mereka setelah terjadi serangan malware. Pada Selasa lalu, raksasa blog hosting itu mendapati tiga &#8220;plug in&#8221; sebuah software yang dibua oleh pihak ketiga yang digunakan bersamaan dengan situs blog. Dari peranti lunak itu ditemukan adanya &#8220;backdoor&#8221; atau jalan terselubung sebagai akses peretas masuk ke blog.</p>
<p>&#8220;Kami masih menyelidiki apa yang terjadi,&#8221; kata salah seorang pendiri WordPress, Matt Mullenweg, seperti dikutip Telegraph, Jumat, 24 Juni 2011. Untuk mencegah masuknya malware, Mullenweg mengatakan layanan blog itu memutuskan untuk memaksa semua penggunanya me-reset password mereka di WordPress.org.</p>
<p>Dia menyarankan seluruh pengguna WordPress membuat kata kunci baru yang sama sekali berbeda dari sandi sebelumnya. Dia juga meminta supaya tidak menggunakan password yang sama pada beberapa layanan web.</p>
<p>Mullenweg mengatakan tiga plug-in itu adalah AddThis, WPTouch, dan W3 Total Cache. Sayangnya, dia belum mengetahui bagaimana caranya sampai si peretas bisa menyusupkan software jahat ke situs tersebut.</p>
<p>WordPress dikenal sebagai situs hosting blog terbesar di dunia. Aplikasi dari situs yang dirilis pada tahun 2003 itu kini diunduh lebih dari 32 juta kali, baik di iPhone, Android, dan BlackBerry.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2011/06/28/pengguna-wordpress-wajib-ganti-password/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Google Ternyata Suka Miring. Hah?</title>
		<link>http://blogor.org/2010/07/05/google-ternyata-suka-miring-hah/</link>
		<comments>http://blogor.org/2010/07/05/google-ternyata-suka-miring-hah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 15:48:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wkf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>
		<category><![CDATA[blog monetizing]]></category>
		<category><![CDATA[cara cepat dikenali google]]></category>
		<category><![CDATA[cara cepat ditemukan google]]></category>
		<category><![CDATA[google ternyata suka miring]]></category>
		<category><![CDATA[monetizing blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=808</guid>
		<description><![CDATA[Yang membuat saya salut terhadap Google, meskipun dia suka yang miring, yang gemuk, dan yang hampir telanjang, dia tidak pernah dengan 32 atau 34 selebriti lokal maupun ’interlokal’. Jiah!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/google-ternyata.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-809" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/google-ternyata.jpg" alt="" width="300" height="146" /></a>Serius! Ini informasi yang saya dapatkan ketika sedang berburu ilmu <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/pelatihan-monetizing-blog-seo.html" target="_blank"><strong>Monetizing Blog &amp; SEO</strong></a> beberapa waktu yang lalu. Saya tidak menyangka bahwa Google yang begitu besar memiliki tabiat seperti itu. Dan yang menambah keheranan saya, bukan hanya yang miring yang dia senangi tetapi juga yang gemuk dan yang hanya memakai selembar benang. Aahhh&#8230; terbengong-bengong saya dibuatnya. Bagaimana ini bisa terjadi dan apa alasan logisnya?</p>
<p><span id="more-808"></span><br />
Ya, ini Google si mesin pencari yang kita kenal itu. Dia saat ini memang yang paling populer dan paling banyak pemakainya. Tapi apakah karena populer dan digandrungi banyak orang kemudian boleh seperti itu, hobi dengan yang miring, gemuk, dan hampir telanjang? Entahlah. Anda barangkali memiliki penilaian yang berbeda dengan saya. Yang pasti, sebelum saya lanjutkan tulisan ini, saya perlu klarifikasi dahulu atas segala kalimat yang saya buat di atas. Saya tidak terkejut bila anda terheran-heran dan menebak-nebak dengan apa yang saya maksud. ”Ini sebenarnya ngomongin apa sih?” Mungkin begitu pertanyaan yang ada di kepala anda.</p>
<p>Miring, gemuk, dan berpakaian selembar benang sebenarnya hanyalah perumpamaan untuk <em>italic</em>, <strong>bold</strong>, dan <span style="text-decoration: line-through">strikethrough</span>. Google memang senang dengan kata yang dimiringkan, ditebalkan, dan/atau dicoret. Maksudnya, itulah yang akan dilihat oleh Google ketika mesin pencari itu sedang <em>grepe-grepe</em> (menggerayangi) blog kita. Kata-kata yang diperlakukan berbeda itu akan menarik dan dianggap sebagai kata kunci oleh Google. Jadi ketika kita mengetik kata kunci sebuah informasi yang kita inginkan di Google, dia akan mencari di dunia maya dan melihat apakah yang dimiringkan, ditebalkan, atau dicoret itu sama dengan kata kunci yang diketikkan si pengguna dirinya.</p>
<p><em>Memiringkan</em>, <strong>menebalkan</strong>, dan <span style="text-decoration: line-through">mencoret kata dengan sebuah garis</span> merupakan salah satu dari banyak cara mengoptimasi blog kita agar mudah dikenali Google. Cara lain misalnya adalah dengan menggunakan teknik yang disebut dengan <strong>teori laba-laba</strong>. Teori unik itu pernah saya tulis di blog ini dengan judul <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/teori-laba-laba-cara-cepat-ditemukan-google.html" target="_blank"><em>Teori Laba-laba, Cara Cepat Ditemukan Google</em></a>. Bila anda belum membacanya silakan mengklik judul artikel tersebut. Jika anda sudah membacanya silakan diklik lagi, biar hafal. Siapa tahu besok ujian. <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Perilaku ’menyimpang’ mesin pencari Google tersebut saat pertama kali saya ketahui dalam pelatihan <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/pelatihan-monetizing-blog-seo.html" target="_blank"><strong>Monetizing Blog &amp; SEO</strong></a> dengan sukses membuat saya terheran-heran.  <a href="http://www.chandra.im/" target="_blank">Chandra Iman</a> sang tutor dahsyat dalam pelatihan tersebut menyatakan bahwa ilmu itu dia dapatkan dari gurunya, <a href="http://www.seokita.com" target="_blank">Riyeke Ustadiyanto</a> atau Mas Keke yang beralamat di <a href="http://www.seokita.com" target="_blank">seokita.com</a>. Yang membuat saya salut terhadap Google, meskipun dia suka yang miring, yang gemuk, dan yang hampir telanjang, dia tidak pernah dengan 32 atau 34 selebriti lokal maupun ’interlokal’. Jiah!</p>
<p>Sumber gambar: <a href="http://www.google.com/logos/" target="_blank"><em>di sini</em></a></p>
<p>Salam,<br />
<a href="http://wongkamfung.boogoor.com/" target="_blank">WKF</a> yang ada di <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/" target="_blank">wongkamfung.boogoor.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2010/07/05/google-ternyata-suka-miring-hah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seni Mengomentari Tulisan</title>
		<link>http://blogor.org/2010/06/26/seni-mengomentari-tulisan/</link>
		<comments>http://blogor.org/2010/06/26/seni-mengomentari-tulisan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Jun 2010 16:32:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wkf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>
		<category><![CDATA[cara berkomentar]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat komentar]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengomentari tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[kebohongan dalam komentar]]></category>
		<category><![CDATA[kejujuran dalam komentar]]></category>
		<category><![CDATA[seni berkomentar]]></category>
		<category><![CDATA[seni membuat komentar]]></category>
		<category><![CDATA[Seni mengomentari tulisan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=804</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang anda rasakan ketika tiba-tiba tulisan di blog anda direspon dengan komentar yang pedas, kata-kata sinis, atau malah cacian dan sumpah serapah? Nyamankah anda? Bila peristiwa itu terjadi pada kita, barangkali kita akan berpikiran betapa tidak sopannya orang yang menuliskan komentar tersebut. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/seni-mengomentari-tulisan.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-805" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/seni-mengomentari-tulisan.jpg" alt="" width="97" height="145" /></a>Nampaknya sepele. Maksudnya ketika kita mengomentari sebuah tulisan di blog. Namun, apa yang anda rasakan ketika tiba-tiba tulisan di blog anda direspon dengan komentar yang pedas, kata-kata sinis, atau malah cacian dan sumpah serapah? Nyamankah anda? Bila peristiwa itu terjadi pada kita, barangkali kita akan berpikiran betapa tidak sopannya orang yang menuliskan komentar tersebut. Saya juga tidak akan heran bila sebagian dari anda kemudian jadi ketakutan, gemetaran, deg-degan, terus memikirkan, bahkan sampai tidak bisa tidur. Siapakah yang salah?</p>
<p><span id="more-804"></span></p>
<p>Mungkin saja kita yang salah. Secara tidak sengaja kita membuat tulisan yang menyinggung orang lain. Seperti yang saya alami, saya bahkan tidak hanya menyinggung satu orang tetapi sebuah komunitas. Anda tahu akibatnya? Saya diserang habis-habisan sebagaimana yang pernah saya ceritakan dalam <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/cara-membuat-tulisan-kontroversial-untuk-blog.html" target="_blank"><strong>Cara Membuat Tulisan Kontroversial Untuk Blog</strong></a>. Anda pikir saya memang sengaja membuat sebuah tulisan untuk menyerang sebuah komunitas? Tentu saja tidak. Itu murni kecelakaan. Maksud saya, apa yang saya tulis dengan niat baik ternyata mencelakakan saya. <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Sebuah pelajaran yang sangat berharga. Dan itu menjadi bukti betapa tajamnya sebuah <em>keyboard </em>(<span style="text-decoration: line-through">bukan pena lagi</span>) sehingga dampak yang ditimbulkan bisa bersifat masif.</p>
<p>Bagaimana ketika kita dalam posisi sebagai pihak yang memberi komentar? Akankah anda mencaci-maki dalam komentar anda bila menemukan tulisan yang menyinggung perasaan? Semua itu tentunya tergantung individu masing-masing. Mungkin anda sekedar prihatin dan menyayangkan tulisan yang dibuat. Atau anda mengekspresikan emosi anda secara eksplosif dalam komentar yang anda tuliskan. Bisa juga anda menganggapnya tulisan itu biasa di era kebebasan berekspresi seperti sekarang ini.</p>
<p>Ketika komentar dituliskan, perlukah sebuah seni dalam membuatnya? Bagi saya, diperlukan sebuah seni saat kita mengomentari sebuah tulisan. Seni dalam artian bagaimana komentar yang dibuat itu masih dalam koridor <strong>kesopanan</strong>. Komentar yang tidak menakutkan pemilik blog. Komentar yang meskipun tidak setuju dengan apa yang ditulis tetap masih menggunakan bahasa yang santun. Seperti arti yang terkandung dalam peribahasa kita, ”<em>Bahasa menunjukkan bangsa</em>.” Di saat komentar itu dituliskan, di situlah pembaca mempunyai ukuran yang bisa digunakan untuk menebak seberapa tinggi tingkat kesantunan dan pendidikan dari si pemilik komentar. Namun, namanya juga tebakan, mungkin saja tidak tepat.</p>
<p>Arti lain dari seni dalam berkomentar adalah <strong>kejujuran</strong>. Saya pernah menerima lima komentar yang isinya sama: <em>arogansi</em>, <em>mencela</em>, <em>mencaci</em>, dan <em>merendahkan</em>. Komentar itu ditulis oleh empat orang yang berbeda-beda namanya. Namun karena gaya bahasa yang digunakan dan isinya yang senada, saya jadi curiga bahwa komentar-komentar itu ditulis oleh orang yang sama. Dan ternyata memang benar. Kecurigaan saya terbukti dari <em>IP Address</em> yang digunakan yang hanya satu. Itulah kebodohan yang tidak dia sadari sehingga identitasnya bisa terungkap. Dengan demikian dia juga telah mempertaruhkan kredibilitasnya dengan melakukan kebohongan semacam itu. Meskipun dia menggunakan nama samaran yang berlawanan dengan jenis kelamin aslinya, saya tahu persis dia itu laki-laki atau perempuan. Agar tidak mempermalukan dia, saya berusaha agar ’skadal’ ini tidak menjadi berkepanjangan dan tidak mengeksposenya. Toh kemudian ada pembaca lain yang menyerang balik ke dia. Dan saya juga tahu dengan pasti penyebab mengapa dia menulis komentar semacam itu. Tulisan saya dianggapnya menyerang dia. <em>Alamak!</em></p>
<p>.</p>
<p>Jadi, saudaraku, di saat anda akan mengomentari sebuah tulisan di blog, santun dan jujurlah. Dengan demikian berarti anda sudah melibatkan seni dalam komentar anda. Tapi, <strong>maaf</strong>, bolehkah saya buang air <span style="text-decoration: line-through">seni</span>? Sudah nggak tahan. <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sumber gambar: <a href="http://www.petergamache.com/wordpress/" target="_blank"><em>di sini</em></a></p>
<p>Salam,</p>
<p><a href="http://wongkamfung.boogoor.com/" target="_blank">WKF</a> yang ada di <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/" target="_blank">wongkamfung.boogoor.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2010/06/26/seni-mengomentari-tulisan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teori Laba-laba, Cara Cepat Ditemukan Google</title>
		<link>http://blogor.org/2010/05/24/teori-laba-laba-cara-cepat-ditemukan-google-2/</link>
		<comments>http://blogor.org/2010/05/24/teori-laba-laba-cara-cepat-ditemukan-google-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 May 2010 09:26:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wkf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[blog monetizing]]></category>
		<category><![CDATA[cara cepat ditemukan google]]></category>
		<category><![CDATA[monetizing]]></category>
		<category><![CDATA[monetizing blog]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>
		<category><![CDATA[teori laba-laba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/2010/05/24/teori-laba-laba-cara-cepat-ditemukan-google-2/</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu cara cepat ditemukan Google adalah dengan teknik yang disebut teori laba-laba. Sebagian dari anda barangkali sudah pernah mendengar istilah itu.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/teorilabalaba.jpg"><img style="border-width: 0px" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/teorilabalaba_thumb.jpg" border="0" alt="teori laba-laba" width="135" height="135" align="left" /></a> Salah satu <strong>cara cepat ditemukan Google</strong> adalah dengan teknik yang disebut <strong>teori laba-laba</strong>. Sebagian dari anda barangkali sudah pernah mendengar istilah itu. Di dunia internet, teori laba-laba cukup dikenal, setidaknya di dunia internetnya <a href="http://wongkamfung.boogoor.com" target="_blank">WKF</a>. Seperti apa teori laba-laba itu, mari diteruskan membacanya.</p>
<p><span id="more-788"></span></p>
<p>Istilah <strong>teori laba-laba</strong> saya dapatkan ketika mengikuti <em><span style="text-decoration: underline"><a href="http://wongkamfung.boogoor.com/pelatihan-monetizing-blog-seo.com" target="_blank">Pelatihan Monetizing Blog &amp; SEO</a></span> </em>kemarin. Anda tahukan binatang laba-laba, berapa jumlah kakinya? Nggak apa-apa jika anda tidak tahu persis jumlahnya. Berapa banyak kaki serangga ini tidak penting. Saya hanya sekedar bertanya kok. Bagian yang penting dari laba-laba terkait dengan kecepatan dikenali mesin pencari Google bukan jumlah kakinya, melainkan perilakunya. Apa maksudnya? Jika anda sering memperhatikan apa yang dilakukan laba-laba untuk mendeteksi keberadaan mangsanya, anda akan tahu setidaknya bisa menebak apa yang saya maksud.</p>
<p>Saya tidak akan berlama-lama biar anda segera mengerti apa yang saya maksudkan. Pernah melihat cara laba-laba menangkap korbannya? Betul, dengan menggunakan rumah jaringnya yang berperekat. Binatang-binatang yang menjadi santapannya akan menempel saat menabrak jaring itu. Cara kerja Google dalam mendeteksi keberadaan blog dan situs online lainnya di internet sama persis seperti laba-laba dengan rumahnya. Jutaan blog yang gentayangan di dunia maya seperti berada di sarang laba-laba, sedangkan Google ibarat laba-labanya. Bagaimana laba-laba bisa tahu ada mangsa yang terjebak di sarangnya? Penyebabnya adalah karena binatang yang bernasib sial itu melakukan gerakan. Jika blog anda ingin segera ‘ditangkap’ Google, maka jadikan blog anda bergerak. Apa lagi ini maksudnya?</p>
<p>Teori laba-laba memang istilah yang sangat tepat untuk menggambarkan perilaku Google. Jika di sarang laba-laba itu ada selembar uang 100 ribu dan seekor lalat, yang mana yang akan didatangi laba-laba? Tepat. Pasti si lalat yang akan disamperin. Beda, jika anda yang jadi laba-laba. Maklum mata duitan. Kenapa kok lalat yang dipilih? Tepat lagi! Karena lalatnya bergerak-gerak. Jadi kesimpulannya, bila blog anda ingin sering didatangi Google, gerakkanlah. Caranya? Gampang! Asal anda mau. Siapapun pemilik blog pasti bisa melakukan. Sering-seringlah meng<em>update</em> blog anda. Dengan meng<em>update</em>nya, itu artinya anda sedang membuat blog anda bergoyang. Jika blog anda bergoyang, akan datanglah Google si laba-laba. Apalagi kalau goyangannya sedahsyat goyang ngebor, minimal goyang patah-patah lah.</p>
<p>Ngomong-ngomong, kapan blog anda terakhir di<em>update</em>?</p>
<p>Sumber gambar: <a href="http://www.masoncoschools.net/groups/mcmsbrianmcdowell/wiki/68200/Creepy_Crawlers!__S.html" target="_blank">di sini</a></p>
<p>Salam,<br />
<a href="http://wongkamfung.boogoor.com" target="_blank">WKF</a> yang di <a href="http://wongkamfung.boogoor.com" target="_blank">wongkamfung.boogoor.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2010/05/24/teori-laba-laba-cara-cepat-ditemukan-google-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Motivasi Ngeblog dari Barudak BLOGOR</title>
		<link>http://blogor.org/2010/03/22/motivasi-ngeblog-dari-barudak-blogor/</link>
		<comments>http://blogor.org/2010/03/22/motivasi-ngeblog-dari-barudak-blogor/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 08:51:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achoey</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=722</guid>
		<description><![CDATA[Konon kabarnya, seseorang disebut blogger itu karena dia mempunyai blog. Ehm, ya seorang blogger pastinya punya blog. Jika begitu, betapa mudahnya untuk menjadi seorang blogger. Hanya dalam waktu beberapa menit saja kita sudah bisa punya blog, gratis lagi. Kalau mau yang berbayar juga boleh jika beneran mau serius, bukan sekedar butuh dibilang keren. Kita dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://cucuharis.files.wordpress.com/2010/03/01032010291.jpg"><img class="alignleft" title="Buku EWA" src="http://cucuharis.files.wordpress.com/2010/03/01032010291.jpg?w=225" alt="" width="225" height="300" /></a>Konon kabarnya, seseorang disebut blogger itu karena dia mempunyai blog. Ehm, ya seorang blogger pastinya punya blog. Jika begitu, betapa mudahnya untuk menjadi seorang blogger. Hanya dalam waktu beberapa menit saja kita sudah bisa punya blog, gratis lagi. Kalau mau yang berbayar juga boleh jika beneran mau serius, bukan sekedar butuh dibilang keren. Kita dengan mudah bikin blog lebih dari satu, b,ahkan kalau mau kita bisa bikin seratus blog. Ya, kalau sekedar bikin blog sih mudah saja, betul kan?</p>
<p style="text-align: justify;">Permasalahannya bukan pada mudah atau susahnya membuat dan memiliki blog. Tengok saja pelatihan blog yang diadakan <a href="http://blogor.org" target="_blank">BLOGOR</a> pada beberapa waktu lalu. Hampir 200 peserta yang datang. Mereka semangat membuat blog. Tapi jika kita punya data alamat blog mereka lalu kita tengok, hanya ada berapa blogger yang masih update blognya. Bisa jadi sekitar 10% nya saja, selebihnya jadilah blog tak terjamah pemiliknya.<img title="Selebihnya..." src="http://cucuharis.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://ronawajah.wordpress.com" target="_blank">Pak Sjafri</a> selaku pembina <a href="http://blogor.org/" target="_blank">BLOGOR</a> pernah mencoba menganalisis persentase tingkat rajin update-nya barudak <a href="http://blogor.org/" target="_blank">BLOGOR</a>, dan alhasil ketahuan deh. Bahkan <a href="http://ronawajah.wordpress.com/" target="_blank">Pak Sjafri</a> pernah memberikan masukan bahwa komunitas blogger harus tetap mempertahankan eksistensinya di dunia maya, tentunya tanpa mengenyampingkan kiprahnya di dunia nyata. Eksistensi blogger di dunia maya yakni dengan update blognya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ehm, jangan khawatir. Ngeblog bukan ibadah fardhu yang pabila ditinggalkan kan menjadi dosa. Tapi, sudah selayaknya sebagai blogger kita tak membiarkan blog kita terbengkalai. Apalagi menjadi bagian dari judul tulisannya Syamsul Boin, &#8220;Blog yang Menjadi Sampah&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Sahabat, jika update status FB saja bisa ada yang nyampe 10 kali sehari, pastinya bisa posting di blog seminggu sekali. Caranya mudah saja, 10 status x 7 hari = 70 status. 70 status FB digabung dalam 1 postingan kan bisa hehehe. Maaf bercanda.</p>
<p style="text-align: justify;">Intinya sih saya ingin menyampaikan semangat yang ditularkan <a href="http://ronawajah.wordpress.com/" target="_blank">Pak Sjafri</a> bahwa blogger itu harus &#8220;ngeblog&#8221;, sampaikanlah walaupun hanya satu kata. Karena kita blogger, anggota komunitas blogger, maka salurkan deh kata-kata kita sekali-kali lewat blog.</p>
<p style="text-align: justify;">Ini dia beberapa tips agar kita tetap semangat ngeblog. Tips ini dipersembahkan oleh beberapa barudak BLOGOR.</p>
<div style="text-align: justify;">
<div>
<div>
<div>
<div>1. Angga <a href="http://anggavantyo.wordpress.com/2010/03/15/tips-ngeblog-gahul-cara-angga/" target="_blank">http://anggavantyo.wordpress.com/2010/03/15/tips-ngeblog-gahul-cara-angga/</a><br />
2. Asep Saiba <a href="http://asepsaiba.wordpress.com/2010/03/14/5-pun-untuk-bangkitkan-semangat-nge-blog/" target="_blank">http://asepsaiba.wordpress.com/2010/03/14/5-pun-untuk-bangkitkan-semangat-nge-blog/</a><br />
3. Desi Hartanto <a href="http://defidi.wordpress.com/2010/03/14/up-date-blog-kenapa/" target="_blank">http://defidi.wordpress.com/2010/03/14/up-date-blog-kenapa/</a></div>
<div>4. Rosalina Anggraeni (Ocha) <a href="http://hijabforme.blogspot.com/2010/03/posting-blog-yang-positif-ajah.html" target="_blank">http://hijabforme.blogspot.com/2010/03/posting-blog-yang-positif-ajah.html</a></div>
<div>5. Wong Kam Fung <a href="http://wongkamfung.wordpress.com/2010/03/16/blog-basi-bikin-sakit-perut/" target="_blank">http://wongkamfung.wordpress.com/2010/03/16/blog-basi-bikin-sakit-perut/</a></div>
<div>6. Unggul <a href="http://www.unggulcenter.org/2010/03/16/bog-terapi-sebelum-tidur/" target="_blank">http://www.unggulcenter.org/2010/03/16/bog-terapi-sebelum-tidur/</a></div>
<div>7. Takhta Pandu <a href="http://padmanegara.wordpress.com/2010/03/17/gosip-blogosphere/" target="_blank">http://padmanegara.wordpress.com/2010/03/17/gosip-blogosphere/</a></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div style="text-align: justify;">8. Miftah <a href="http://antisimpel.blogspot.com/2010/03/update-kabar-gw.htm" target="_blank">http://antisimpel.blogspot.com/2010/03/update-kabar-gw.htm</a></div>
<div style="text-align: justify;">9. PeGe <a href="http://prismabsurd.blogspot.com/2010/03/responsibility.html" target="_blank">http://prismabsurd.blogspot.com/2010/03/responsibility.html</a></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #ffffff;">.</span></div>
<div style="text-align: justify;">Selamat membaca dan mari jadikan diri lebih semangat untuk berbagi lewat postingan kita di blog.</div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #ffffff;">.</span></div>
<div style="text-align: justify;">Oh ya hampir lupa, bagi yang namanya tertulis di atas, sahabat semua masihng-masing berhak mendapatkan buku Karya <a href="http://webersis.com" target="_blank">EWA</a>. Bukunya seperti tertera dalam foto di atas. Selamat ya!</div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #ffffff;">.</span></div>
<div style="text-align: justify;">Salam Dahsyat</div>
<div style="text-align: justify;">Redaksi BLOGOR</div>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://cucuharis.wordpress.com/" target="_blank">Achoey</a> &amp; <a href="http://mataharitimoer.blogdetik.com/" target="_blank">MT</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2010/03/22/motivasi-ngeblog-dari-barudak-blogor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips dan Trik Pencarian Efektif dengan Google</title>
		<link>http://blogor.org/2009/12/02/tips-dan-trik-pencarian-efektif-dengan-google/</link>
		<comments>http://blogor.org/2009/12/02/tips-dan-trik-pencarian-efektif-dengan-google/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 10:59:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>masfajar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Tips dan Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/2009/12/02/tips-dan-trik-pencarian-efektif-dengan-google/</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun Google menyediakan banyak fitur pencarian, saya yakin tidak banyak dari kita yang menggunakannya pada saat melakukan pencarian informasi. Akhirnya kita kena badai tsunami informasi dari Google yang akhirnya membuat kita bingung sendiri. Kita bahas yuk, teknik pencarian yang efektif itu sebaiknya seperti apa sih. Secara umum, jenis pencarian di Google ada dua: Basic Search [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/image.png"><img class="aligncenter" style="border-bottom: 0px;border-left: 0px;float: none;margin-left: auto;border-top: 0px;margin-right: auto;border-right: 0px" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/image_thumb.png" border="0" alt="image" width="380" height="226" /></a></p>
<p>Meskipun <a href="http://google.com/">Google</a> menyediakan banyak fitur pencarian, saya yakin tidak banyak dari kita yang menggunakannya pada saat melakukan pencarian informasi. Akhirnya kita kena badai tsunami informasi dari Google yang akhirnya membuat kita bingung sendiri. Kita bahas yuk, teknik pencarian yang efektif itu sebaiknya seperti apa sih.</p>
<p>Secara umum, jenis pencarian di Google ada dua: <em><a href="http://google.com/">Basic Search</a></em> dan <em><a href="http://www.google.com/advanced_search?hl=en">Advanced Search</a></em>. <em>Basic Search</em> adalah fitur pencarian yang sudah biasa kita gunakan yaitu ketika mengakses langsung google.com.</p>
<p>Sedangkan <em>Advanced Search</em> menyediakan berbagai pilihan fitur pencarian baik untuk operator dasar, file format yang ingin kita cari, bahasa, region, dsb.</p>
<p>Sebenarnya masih sangat banyak fitur pencarian yang bisa kita gunakan, tapi tidak terdapat di menu pilihan <em>Advanced Search</em>. Dengan kata lain kita harus memasukannya <em>query</em> di form pencarian di <em>Basic Search</em> langsung. Nah permainan <em>query</em> dan operator pencarian ini yang sebenarnya akan kita bahas di artikel ini.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><span id="more-641"></span></p>
<p><strong>FITUR PENCARIAN DASAR</strong></p>
<ol>
<li><strong>AND</strong>: Mencari informasi yang mengandung kedua kata yang dicari. Bisa menggunakan salah satu dari tiga alternatif berikut: <em>ukiran jepara ukiran AND jepara ukiran+jepara</em></li>
<li><strong>OR</strong>: Mencari informasi yang mengandung salah satu dari kedua kata. Bisa menggunakan salah satu dari dua alternatif berikut: <em>tahu OR tempe tahu | tempe</em></li>
<li><strong>FRASE</strong>: Mencari informasi yang mengandung frase yang dicari dengan menggunakan tanda “”. Contoh: <em>“perangkat lunak”</em></li>
<li><strong>NOT</strong>: Hasil pencarian mengandung kata yang di depan, tapi tidak yang dibelakang minus (-). Contoh di bawah akan mencari informasi yang mengandung kata <em>ikan</em> tapi bukan <em>bandeng</em>. <em>ikan -bandeng</em></li>
<li><strong>SINONIM (~)</strong>: Mencari kata beserta sinonim-sinonimnya. Contoh di bawah akan membawa hasil pencarian: kendaraan (car) dan sinonim-sinonimnya. <em>~car</em></li>
<li><strong>ASTERIK (*)</strong>: Karakter pengganti kata. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat bisa: <em>ayam bakar pedas, ayam goreng pedas, ayam masak pedas,</em> dsb <em>ayam * pedas</em></li>
<li><strong>TANDA TITIK (.)</strong>: Karakter pengganti huruf, angka dan karakter tunggal. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat bisa: <em>kopi, koki, kodi,</em> dsb <em>ko.i</em></li>
<li><strong>CASE INSENSITIVE</strong>: Pencarian di Google menganggap kapital dan bukan kapital sebagai sesuatu yang sama. Jadi, <em>romi satria wahono</em>, <em>Romi Satria Wahono</em>, atau <em>RoMi SaTrIA waHoNo</em> akan membawa hasil pencarian yang sama</li>
<li><strong>PENGABAIAN KATA</strong>: Google mengabaikan keyword berupa karakter tunggal dan kata-kata berikut: <em>a, about, an, and, are, as, at, b, by, from, how, i , in, is, it, of, on, or, that, the, this, to, we, what, when, where, which, with</em>. Apabila kita masih tetap menginginkan pencarian kata tersebut, bisa dengan menggunakan karakter + di depan kata yang dicari (contoh: <em>Star Wars Episode +I</em>), atau bisa juga dengan menganggapnya sebagai frase (contoh: <em>“Star Wars Episode I”</em>)</li>
<li><strong>I’M FEELING LUCKY</strong>: Akan membawa kita langsung menuju ke hasil pencarian pertama dari <em>query</em> kita</li>
</ol>
<p><strong>FITUR PENCARIAN LANJUT</strong></p>
<ol>
<li><strong>DEFINE</strong>: Mencari definisi dari sebuah terminologi. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat adalah berbagai definisi tentang e-learning dari berbagai sumber <em>define:e-learning</em></li>
<li><strong>CACHE</strong>: Menampilkan situs web yang telah diindeks oleh Google meskipun sudah tidak aktif lagi. Contoh di bawah akan menghasilkan pencarian kata <em>php</em> pada situs <em>ilmukomputer.com</em> yang ada di indeks Google. <em>cache:ilmukomputer.com php</em></li>
<li><strong>LINK</strong>: Menampilkan daftar link yang mengarah ke sebuah situs. Contoh di bawah akan menampilkan daftar link yang mengarah ke situs ilmukomputer.com <em>link:ilmukomputer.com</em></li>
<li><strong>RELATED</strong>: Menampilkan daftar situs yang serupa, mirip atau memiliki hubungan dengan suatu situs <em>related:romisatriawahono.net</em></li>
<li><strong>INFO</strong>: Menampilkan informasi yang Google ketahui tentang sebuah situs <em>info:romisatriawahono.net</em></li>
<li><strong>SITE</strong>: Menampilkan pencarian khusus di suatu situs yang ditunjuk <em>java site:ilmukomputer.com</em></li>
<li><strong>FILETYPE</strong>: Menampilkan hasil pencarian berupa suatu jenis (ekstensi) file tertentu. Jenis file yang bisa dicari adalah: <em>doc, xls, rtf, swf, ps, lwp, wri, ppt, pdf, mdb, txt</em>, dsb. Contoh di bawah akan menampilkan hasil pencarian berupa <em>file PDF</em> yang mengandung keyword <em>software engineering</em> <em>software engineering filetype:pdf</em></li>
<li><strong>ALLINTITLE</strong>: Menampilkan seluruh kata yang dicari dalam TITLE halaman. Contoh di bawah akan menghasilkan halaman yang memiliki title <em>java programming</em>. allintitle ini tidak dapat digabungkan dengan operator (sintaks) lain. Gunakan intitle untuk keperluan itu. <em>allintitle:java programming</em></li>
<li><strong>INTITLE</strong>: Menampilkan satu kata yang dicari dalam TITLE halaman. Contoh di bawah akan menghasilkan halaman yang memiliki title <em>java</em> dan isi halaman yang mengandung kata <em>enterprise</em> <em>intitle:java enterprise</em></li>
<li><strong>ALLINURL</strong>: Menampilkan seluruh kata yang dicari di dalam URL. Contoh di bawah akan menghasilkan daftar URL yang mengandung kata <em>java</em> dan <em>programming</em>. allinurl ini tidak dapat digabungkan dengan operator (sintaks) lain. Gunakan inurl untuk keperluan itu. <em>allinurl:java programming</em></li>
<li><strong>INURL</strong>: Menampilkan satu kata yang dicari di dalam URL. Contoh di bawah akan menghasilkan daftar URL yang mengandung kata <em>java</em> dan isi halaman yang mengandung kata <em>enterprise</em> <em>inurl:java enterprise</em></li>
</ol>
<p>Pencarian yang kita lakukan akan semakin efektif apabila kita mencoba menggabungkan beberapa operator baik yang ada di fitur pencarian dasar maupun lanjut. Misalnya, kita ingin mencari file-file <em>PDF</em> yang ada di situs <em><a href="http://www.pdii.lipi.go.id/">http://www.pdii.lipi.go.id/</a></em>. Maka kita gabungkan dua operator menjadi: <em>filetype:pdf site:www.pdii.lipi.go.id. (sumber: ilmukomputer.org)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2009/12/02/tips-dan-trik-pencarian-efektif-dengan-google/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

