<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>blogor.org &#187; MT</title>
	<atom:link href="http://blogor.org/author/mataharitimoer/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogor.org</link>
	<description>Komunitas Blogger Bogor</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 May 2012 14:30:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Wah, Ada Hadiah Mewah dari BCA</title>
		<link>http://blogor.org/2012/05/01/wah-ada-hadiah-mewah-dari-bca/</link>
		<comments>http://blogor.org/2012/05/01/wah-ada-hadiah-mewah-dari-bca/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 16:03:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Info Admin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1784</guid>
		<description><![CDATA[Teman-teman yang lagi blogwalking. Berencana adalah bagian dari kehidupan siapa saja, tak terkecuali kita sendiri. Dalam menjalani hidup, tentunya kita memiliki kebutuhan, impian, keluarga, serta masa depan. Di sisi lain, kita juga memiliki beban dan keterbatasan. Mau nggak mau, kita mesti pandai berencana untuk mewujudkan semua keinginan. Apa aja sih rencana teman-teman? Coba deh, tuangkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teman-teman yang lagi blogwalking. Berencana adalah bagian dari kehidupan siapa saja, tak terkecuali kita sendiri. Dalam menjalani hidup, tentunya kita memiliki kebutuhan, impian, keluarga, serta masa depan. Di sisi lain, kita juga memiliki beban dan keterbatasan. Mau nggak mau, kita mesti pandai berencana untuk mewujudkan semua keinginan. <span id="more-1784"></span></p>
<p>Apa aja sih rencana teman-teman? Coba deh, tuangkan cerita tentang harapan dan cita-cita teman-teman dalam <strong>kompetisi blog</strong> yang diselenggarakan dalam rangka peluncuran situs baru milik BCA, www.bca.co.id.</p>
<p>Kompetisi ini dinamakan <strong>“Berbagi Cerita bersama BCA”</strong>, sebuah kompetisi blog dengan hadiah yang sangat menarik: <strong>Macbook Air, Samsung Galaxy Notes, dan iPad 2</strong> untuk tiga orang pemenang.</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bit.ly/KompetisiBlogBCA"><img class="alignnone size-full wp-image-1783" title="competition-banner" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/competition-banner.gif" alt="" width="190" height="148" /></a></p>
<p>Tim juri terdiri dari Safir Senduk (Financial Planner), Erick Jonathan (Head of SEO Specialist &amp; Google Adwords Consultant), dan tim dari BCA.</p>
<p>Lalu? Apa yang kamu rencanakan? Mau dapat hadiah-hadiah di atas? Saatnya bertindak! Ikuuttt!</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2012/05/01/wah-ada-hadiah-mewah-dari-bca/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Talas Blogor dalam Sebentuk Buku</title>
		<link>http://blogor.org/2011/12/27/talas-blogor-dalam-sebentuk-buku/</link>
		<comments>http://blogor.org/2011/12/27/talas-blogor-dalam-sebentuk-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 07:51:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Talas Blogor]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[social capital]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[ulang tahun blogor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1531</guid>
		<description><![CDATA[Kegiatan Blogor tidak berbeda dari aktivitas para bloger umumnya. Mulai dari kopi darat (kopdar) yang diberi nama TALAS BLOGOR (Tali Asih Blogger Bogor) untuk menjalin silaturahmi, hingga melakukan aktivitas sosial dan juga pendidikan seperti pelatihan, seminar dll. Dalam rangka ulang tahun ketiga (2008-2011) Komunitas Blogger Bogor (Blogor) menerbitkan sebuah buku berjudul TALAS BLOGOR. Buku yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kegiatan Blogor tidak berbeda dari aktivitas para bloger umumnya. Mulai dari kopi darat (kopdar) yang diberi nama TALAS BLOGOR (Tali Asih Blogger Bogor) untuk menjalin silaturahmi, hingga melakukan aktivitas sosial dan juga pendidikan seperti pelatihan, seminar dll.</p>
<p>Dalam rangka ulang tahun ketiga (2008-2011) Komunitas Blogger Bogor (Blogor) menerbitkan sebuah buku berjudul TALAS BLOGOR. Buku yang ditulis oleh 32 orang anggota blogor ini merupakan cerminan dari keragaman latar belakang, budaya, pemikiran, dan pendidikan blogger Bogor.<span id="more-1531"></span></p>
<p>Buku ini dibagi menjadi dua bagian. Pada bagian pertama, para penulis mengungkapkan tentang manfaat blog sebagai personal branding dan media pengembangan diri. Bukan Cuma itu, bahkan dengan ngeblog, mereka menemukan sebuah dunia baru yang –meskipun berbasis ranah online–, namun tetap memiliki interaksi dalam dunia nyata. Mereka menguraikan motif ngeblog dan manfaatnya. Di sinilah blog berperan sebagai social media.</p>
<p>Pada bagian kedua, para penulis menyampaikan pemikiran kritis sebagai seorang blogger. Banyak hal yang dapat ditinjau oleh blogger dan mereka bebas menuliskan pemikirannya, sejauh tidak melanggar kode etik pewarta warga. Pemikiran kritis blogger merupakan transformasi dari blog sebagai social media menjadi social capital. Dimana dengan pemikiran cerdas dan bijaksana, blogger menjadi sebuah kekuatan sosial dalam membangun dan mencerdaskan masyarakat.</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blogor.org/wp-content/uploads/talasblogor.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1532" title="talasblogor" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/talasblogor.jpg" alt="" width="299" height="434" /></a>Dengan buku ini, komunitas blogger Bogor (blogor) menunjukkan geliatnya sebagai sebuah komunitas yang dapat berperan penting terhadap dinamika lingkungannya. Blogger bukan sekedar menulis curhat, tetapi juga mengkritisi isu-isu penting untuk memberikan pencerahan terhadap masyarakat. Lebih jauh lagi, blogger adalah orang-orang yang melakukan syi’ar kebajikan.</p>
<p>Semoga buku ini dapat menjadi manfaat untuk para pembaca, khususnya para blogger yang tetap menulis sepanjang hayatnya.</p>
<p><strong>Data Buku:</strong></p>
<p>ISBN: 978-602-225-221-4</p>
<p>Terbit: Desember 2011</p>
<p>Tebal: 164 halaman</p>
<p>Harga: Rp. 37.000,00</p>
<p>Bisa di beli langsung ke penerbit <a title="belanja Rp.90.000 gratis ongkir seluruh Indonesa" href="http://www.leutikaprio.com/produk/110212/dunia_tulis_menulis/1112381/talas_blogor_from_social_media_to_social_capital/11061456/mataharitimoer" target="_blank">LeutikaPrio</a></p>
<p>Terima kasih kepada para penulis buku Talas Blogor ini. Mereka adalah para blogger yang telah terbukti berani menyampaikan pemikiran dan rasanya dalam sebentuk buku. Ini karya kita bersama, royaltinya 100% untuk kas blogor.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Anandita Puspitasari | Desi Hartanto | Angga Dwinovantyo | Achoey el Haris | Hilarius Markus Huwa | Fajar Suyamto | Luthfi Assadad | Windi Hastuti | Eneng Ocha | Miftah Abdillah Ahmad | Erfano Nalakiano | Irvan Setya Adji | Suria “echa” Riza | Zaenal Abidin | Ismiati “missjutek” | Niar Melani | Sirojudin | Syamsul Boin | Chandra Iman | Muhammad Ruslailang Noertika | Unggul Sagena | Hartanto Sanjaya | Bachtiar “Awam” Baihaqi | Baban Sarbana | Profesor Sjafri Mangkuprawira | Ria N. Badaria | Riri Satria | Wong Kam Fung | Takhta Pandu Padmanegara | Prasabri Pesti | Pry S. | Mataharitimoer</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2011/12/27/talas-blogor-dalam-sebentuk-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ngabuburit Main Tanah Liat</title>
		<link>http://blogor.org/2011/08/12/ngabuburit-main-tanah-liat/</link>
		<comments>http://blogor.org/2011/08/12/ngabuburit-main-tanah-liat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Aug 2011 16:22:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogor]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[kisah ramadhan blogor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1456</guid>
		<description><![CDATA[Ngabuburit sudah menjadi istilah lazim saat bulan Ramadhan, beragam kegiatan yang biasa dilakukan oleh banyak orang untuk menunggu waktu berbuka puasa. Ada yang mengisinya dengan membaca koleksi buku lama maupun buku-buku baru, nonton pagelaran musik, jalan-jalan, ngeblog, dan beragam kegiatan lainnya. Hari minggu kemarin aku ngabuburit di rumah saja dengan anak-anakku. Ada kegiatan bersama yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ngabuburit sudah menjadi istilah lazim saat bulan Ramadhan, beragam kegiatan yang biasa dilakukan oleh banyak orang untuk menunggu waktu berbuka puasa. Ada yang mengisinya dengan membaca koleksi buku lama maupun buku-buku baru, nonton pagelaran musik, jalan-jalan, ngeblog, dan beragam kegiatan lainnya.</p>
<p>Hari minggu kemarin aku ngabuburit di rumah saja dengan anak-anakku. Ada kegiatan bersama yang menyenangkan, yaitu membuat kerajinan tangan berbahan tanah liat. What? Tanah liat? Apa mudah mencari tanah liat zaman sekarang? Apalagi bagi mereka yang tinggal di kota besar, pasti sulit sekali mencari tanah liat.</p>
<p>Tapi kenapa harus tanah liat? Jelas berbeda antara tanah liat dengan tanah biasa. Tanah liat sudah menjadi bahan utama untuk pembuatan kerajinan seperti gerabah, keramik, dan berbagai buah karya lainnya. Kelembutan tanah liat hampir seperti lilin mainan, sehingga mudah sekali dibentuk menjadi apapun.</p>
<p>Aku sendiri mendapatkan tanah liat, dengan membelinya di toko buku Gramedia. Kebetulan anak-anakku yang memilihnya. Setelah beberapa pekan sebelumnya asyik bermain dengan karton/kardus bekas, mereka kini tertantang untuk membuat prakarya dengan tanah liat.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 525px"><a href="http://mataharitimoer.blogdetik.com/files/2011/08/prakarya01.jpg"><img class="alignnone" title="tl" src="http://mataharitimoer.blogdetik.com/files/2011/08/prakarya01.jpg" alt="" width="515" height="386" /></a><p class="wp-caption-text">tanah liat lebih mudah dibentuk sesuai selera | foto MT</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 530px"><img title="bungkus tanah liat" src="http://mataharitimoer.blogdetik.com/files/2011/08/prakarya00.jpg" alt="" width="520" height="390" /><p class="wp-caption-text">tanah liat ini bisa dibeli di toko buku atau toko kerajinan tangan | Foto MT</p></div>
<p>Setelah tanah liat selesai dibentuk sesuai benda yang ingin dibuat, harus langsung dijemur di bawah terik matahari. Idealnya sih, setelah kering dibakar dengan tungku khusus untuk membakar tanah liat. Seperti yang dilakukan oleh pengrajin gerabah. Tetapi karena tak punya tungku, cukuplah mengandalkan panas matahari untuk mengeringkan model yang sudah dibuat.</p>
<p>Selanjutnya tinggal mengecat model yang sudah kering dengan cat dasar berwarna putih. Warna dasar putih ini sangat membantu untuk menampilkan beragam warna lain yang menjadi warna akhir dari model/kerajinan tangan yang kita buat. Anak-anakku sudah membuat berbagai karya mereka. Ishmah membuat pot bunga berbentuk sepatu bots, Rastan membuat kepiting (terinspirasi oleh tokoh Mr. Krabb dalam film Spongebob Squarepants), dan Abiyasa, yang telah <a title="membuat laptop dari kardus bekas" href="http://mataharitimoer.blogdetik.com/2011/07/19/yuk-membuat-laptop-dari-kardus/" target="_blank">membuat laptop dari kardus</a>, kini membuat pesawat dan banyak lagi yang lainnya.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 490px"><img title="ngecat" src="http://mataharitimoer.blogdetik.com/files/2011/08/prakarya2.jpg" alt="" width="480" height="640" /><p class="wp-caption-text">proses pengecatan | Foto : MT</p></div>
<p>Mereka happy melakukan kegiatan ngabuburit seperti ini. Akupun happy dan gembira melihat kreatifitas anak-anakku. Yeach, sebagai orang tua, kita bukan cuma mengharapkan kreatifitas anak-anak. Tapi akan lebih baik bila kita memfasilitasi dan ikut terlibat dalam dunia mereka.</p>
<p>Bahan-bahan yang diperlukan :</p>
<ul>
<li>Tanah liat</li>
<li>Cat dasar putih</li>
<li>Cat acrylic/cat air untuk finishing</li>
<li>Cetakan bentuk (optional)</li>
<li>Tungku pembakar (optional)</li>
</ul>
<blockquote><p><em><span style="color: #c0c0c0;">source: blogging by passion http://mataharitimoer.blogdetik.com/2011/08/08/ngabuburit-main-tanah-liat/#ixzz1UpduC4j9 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives</span></em></p>
<p>&nbsp;</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2011/08/12/ngabuburit-main-tanah-liat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reportase SN 10 Juli 2011: Bagaimana Kompasianer Mengelola Polemik</title>
		<link>http://blogor.org/2011/07/11/reportase-sn-10-juli-2011-bagaimana-kompasianer-mengelola-polemik/</link>
		<comments>http://blogor.org/2011/07/11/reportase-sn-10-juli-2011-bagaimana-kompasianer-mengelola-polemik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jul 2011 03:09:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Nonfiksi]]></category>
		<category><![CDATA[Blogor]]></category>
		<category><![CDATA[kompasiana]]></category>
		<category><![CDATA[saung nyerat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1418</guid>
		<description><![CDATA[Minggu, 10 Juli 2011. dari Studio 2 Radio Sipatahunan&#8230; &#160; Siaran kali ini terasa ramai. Selain MT dan Harris Maulana (HM), Saung Nyerat kedatangan 4 orang teman dunia maya. Mereka adalah para penulis di Kompasiana. Dari yang paling muda, Aryani Leksonowati, seorang kompasianer yang mengaku sebenarnya lebih suka fotografi ketimbang menulis. Namun setelah mencoba Kompasiana, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu, 10 Juli 2011. dari Studio 2 Radio Sipatahunan&#8230;</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 588px"><a href="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/07/13103124101771794580.jpg"><img class=" " title="HM dan MT sebagai host | foto : erick kimi raikko" src="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/07/13103124101771794580.jpg" alt="" width="578" height="433" /></a><p class="wp-caption-text">HM dan MT sebagai host | foto : erick kimi raikko</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Siaran kali ini terasa ramai. Selain MT dan Harris Maulana (HM), Saung Nyerat kedatangan 4 orang teman dunia maya. Mereka adalah para penulis di Kompasiana. Dari yang paling muda, Aryani Leksonowati, seorang kompasianer yang mengaku sebenarnya lebih suka fotografi ketimbang menulis. Namun setelah mencoba Kompasiana, akhirnya baru percaya kalau menulis itu memang gampang. Lain lagi dengan Erick Kimi Raikko. Kompasianer yang satu ini memang kerjanya dari industri teks alias penerbitan. Baginya, kompasianer adalah tempat khusus untuk menyalurkan kreatifitas menulis yang bersifat pribadi dan di luar dunia kerjanya. Arrayanov Novi sengaja datang dari Bintaro untuk ikutan acara ini. Ia mengaku bergabung dengan kompasiana karena ada pengaruh brand Kompas. Pernyataannya ini diamini oleh semua yang ada di studio 2. Yang keempat adalah seorang dokter hewan yang rendah hati dan usianya paling tua di ruangan ini, Arifin Basyir. Ia blak-blakan bilang kalau kompasiana merupakan pengalaman pertamanya dalam dunia menulis dan berinteraksi secara online.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 580px"><img title="narsum mengisi buku tamu (arifin, arrayanov, aryani, arharis ;p) foto : erick kimi raikko" src="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/07/13103122231274152520.jpg" alt="" width="570" height="428" /><p class="wp-caption-text">narsum mengisi buku tamu (arifin, arrayanov, aryani, arharis ;p) foto : erick kimi raikko</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari keempat narasumber yang masing-masing memiliki ciri khas di lapaknya (sebutan untuk blog di kompasiana), kami mendapatkan banyak hal yang bisa dijadikan pelajaran dalam ngeblog dan berkomunitas.</p>
<p>Yang pertama adalah tentang bagaimana komunitas itu berjalan secara natural, tidak perlu direkayasa semacam partai politik. Dengan berjalan apa adanya, otomatis akan terseleksi mana yang benar-benar loyal terhadap pertemanan, dan mana yang hanya sekedar mampir, cari popularitas, ngeceng, dan mana yang paling banyak nglebok <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Berkomunitas di kompasiana tidak bersifat integral. Para kompasianer (sebutan untuk blogger kompasiana) bebas membentuk beragam komunitas sesuai dengan kesamaan visi, kepedulian, dan kegembiraan. Ada komunitas yang concern dalam kegiatan sosial/donasi, ada yang khusus pecinta fiksi, dongeng anak, humor, politik, kuliner, bahkan komunitas/grup pecinta polemik. <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Whats??? Memang tidak sedikit orang yang memandang negatif setiap munculnya polemik. Bahkan ada beberapa teman blogger yang enggan bergabung ke Kompasiana karena menyaksikan berbagai polemik di sana. Tetapi justru inilah salah satu keunikan kompasianer. Mereka justru memandang, seramai apapun sebuah polemik, justru harus dikelola dengan energi positif sehingga berujung dengan sebuah kegiatan konstruktif.</p>
<p>Arrayanov menceritakan pengalamannya ketika menebar polemik tentang negara serumpun kita yang kebiasaan &#8220;ngaku-ngaku&#8221; sebagai pemiliki karya budaya Nusantara. Ramailah lapaknya dengan ribuan komentar pro dan kontra. Tetapi akhir dari polemik tersebut justru menghasilkan sebuah website yang amat penting bagi pelestarian dan pengembangan budaya cinta anak bangsa, yaitu www.anaknusantara.com. Situs tersebut berisi kumpulan dongeng dan cerita anak indonesia.</p>
<p>Banyak contoh lain kegiatan konstruktif di kalangan kompasianer, yang dimatangkan dengan polemik. Salah satunya adalah Malam Prosa Kolaborasi, yang dipicu oleh perdebatan tentang status dan derajat fiksi di kompasiana. Bagi para kompasianer, seheboh apapun polemik terjadi, harus dipandang secara positif dan sebisa mungkin diarahkan pada sebuah akhir yang produktif dan atau konstruktif.</p>
<p>Salut sekali dengan semangat teman-teman Kompasianer. Mereka bisa dibilang orang-orang yang berani menulis apapun meski harus berhadapan dengan ratusan komentar negatif. Namun satu hal yang mereka pegang bersama adalah, bagaimana polemik yang tumbuh tidak mengangkat isu SARA.</p>
<p>Terima kasih buat Kimi Raikko, Arrayanov, Arifin Basyir, dan Aryani.</p>
<p>Waktu menunjukkan pukul 17.00, on air berhenti dan kami melanjutkan perbincangan di warung Ayam Geprek yang tak jauh dari studio Radio Sipatahunan.</p>
<p style="text-align: right;"><em>sumber foto : erick kimi raikko sang kompasianer</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2011/07/11/reportase-sn-10-juli-2011-bagaimana-kompasianer-mengelola-polemik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reportase SN Edisi 12/6/2011:Origami Bukan Sekedar Melipat Kertas</title>
		<link>http://blogor.org/2011/06/13/reportase-sn-edisi-1262011origami-bukan-sekedar-melipat-kertas/</link>
		<comments>http://blogor.org/2011/06/13/reportase-sn-edisi-1262011origami-bukan-sekedar-melipat-kertas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2011 09:38:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Nonfiksi]]></category>
		<category><![CDATA[radio sipatahunan]]></category>
		<category><![CDATA[reportase saung nyerat edisi 12/6/2011]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1374</guid>
		<description><![CDATA[Siaran Saung Nyerat Minggu, 12 Juni 2011 kembali menghadirkan Komunitas Origami Bogor. Kali ini yang mewakili komunitas yang baru saja diresmikan pada 9 Juni 2011, adalah Yan Rahayu dan Wawa. Kenapa kami menghadirkan kembali KOB? Karena waktu 1 jam untuk membahas origami pada Saung Nyerat edisi 8 Mei 2011 tidak cukup. MT, Falla, dan Fajar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Siaran Saung Nyerat Minggu, 12 Juni 2011 kembali menghadirkan Komunitas Origami Bogor. Kali ini yang mewakili komunitas yang baru saja diresmikan pada 9 Juni 2011, adalah <strong>Yan Rahay</strong>u dan <strong>Wawa</strong>. Kenapa kami menghadirkan kembali KOB? Karena waktu 1 jam untuk membahas origami pada Saung Nyerat edisi 8 Mei 2011 tidak cukup.</span><a href="http://mataharitimoer.blogdetik.com"><span style="color: #000000;"> MT</span></a><span style="color: #000000;">, Falla, dan Fajar mengeksplorasi pengalaman dan wawasan Yan Rahayu dan Wawa tentang sisi lain dari kegiatan origami.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sebenarnya apakah origami benar-benar berasal dari Jepang? Yan dan Wawa menjelaskan bahwa sebenarnya tradisi melipat kertas itu dimulai di China. Berdasarkan sejarah, ketersediaan kertas lebih dahulu ada di China ketimbang Jepang. Kita bisa mengingat bagaimana masyarakat China membuat lampion dan segala bentuk barang keperluan hidup lainya yang berasal dari lipatan kertas. Namun Jepanglah memang yang memopulerkan seni melipat kertas itu, dengan istilah yang juga berasal dari Negeri Matahari Terbit itu. Ori berasal dari kata &#8220;Oru&#8221; yang artinya melipat. Sedangkan Gami berasal dari kata &#8220;Kami&#8221; yang berarti kertas.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dalam seni origami dikenal beberapa style/gaya :</span></p>
<ol>
<li><strong>Abstract Origami</strong>, Origami abstrak bentuknya tidak menjelaskan sesuatu tapi berupa lipatan-lipatan yang jika diperhatikan tetap indah.</li>
<li><strong>Crumpled Origami</strong>, melihat bentuknya masih termasuk origami abstrak. Teknik origami yang digunakan adalah meremas kertas berulang-ulang(crumpling)  sehingga menjadi bentuk yang diinginkan tetapi tetap menghasilkan bentuk yang luar biasa. Pertama kali dicetuskan oleh Paul Jackson, sedangkan Master origami yang kini terkenal dengan gaya dan teknik ini adalah Frenchman Vincent Folderer (www.le-crimp.org)</li>
<li><strong>Tessellation</strong>, dalam Origami tessellation banyak digunakan pola-pola persegi dan pola tess dan banyak menggunakan variasi teknik twist . catatan : saat membuat sebuah tess sangat diperlukan ketelitian dalam membentuk pola dan memperhatikan kerapihan saat membuat grid (garis2).</li>
<li><strong>Modular Origami</strong>,  Origami Modular adalah bentuk origami geometris yang terdiri dari unit-unit, teknik yang digunakan biasanya penggabungan antara unit pocket n  flap</li>
<li><strong>Practical Origami, </strong>origami praktis : yaitu bentuk-bentuk origami yang hasilnya dapat dimanfaatkan atau mempunyai fungsi  seperti : kotak, dompet, gelas, amplop, dll.</li>
<li><strong>Pureland Origami</strong>, Pureland Origami dicetuskan oleh seorang master Origami dari Inggris yang bernama John smith, yang mencetuskan model-model origami yang terdiri dari Montain fold dan Valley fold tanpa memasukan teknik  open sink, Rabitt ear,dan membalik. Tetapi membatasi teknik yang digunakan ternyata tidak menghalangi keindahan dari model-model yang dihasilkannya.<br />
Keterangannya ada di en.wikipedia.org/wiki/Pureland_origami  atau googling deehhh biar penasaran …asyiik banget pokonya, adanya pureland origami ini baik sekali buat diajarkan bagi anak special atau berkebutuhan khusus mengingat intruksinya sederhana dan tidak membutuhkan banyak teknik, tapi tetap menyenangkan dan menghasilkan model yang indah</li>
<li><strong>Realistic Origami, </strong>penekanan dalam origami realistis adalah untuk menciptakan model yang akurat yang memiliki semua poin-poin penting yang asli. Misalnya, laba-laba berkaki enam tidak akan diterima, karena yg benar adalah laba-laba berkaki delapan . Realistis origami umumnya menghasilkan desain yang kompleks dengan banyak langkah. Tokoh dari origami realistis yang menjadi legenda saat ini adalah Robert J. Lang, yang mencetuskan teori Tree teory nya yang benar-benar realistis. Kunjungi aja www.langorigami.com</li>
</ol>
<p><span style="color: #000000;">Para penyiar keroyokan dari Blogor, (MT, Falla, dan Fajar) makin asyik mendalami topik origami sambil mencoba mengikuti Wawa dan Yan, melipat-lipat kertas yang mereka bawa. Bukan hanya kertas origami yang mereka sediakan, tetapi juga hasil seni origami tersebut. Ada bunga mawar merah, sekotak strawberry yang amat mirip dengan aslinya, beragam jenis serangga dan binatang lain seperti badak, singa, anjing, ikan, ulat, belalang, bahkan seekor naga hijau yang paling digemari MT.</span></p>
<div id="attachment_1377" class="wp-caption alignnone" style="width: 525px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blogor.org/wp-content/uploads/CIMG2257.jpg"><img class="size-full wp-image-1377" title="CIMG2257" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/CIMG2257.jpg" alt="" width="515" height="386" /></a><p class="wp-caption-text">setelah siaran : Fajar, MT, Ishmah, Wawa, Abiy, Yan, Falla</p></div>
<p><span style="color: #000000;">Ternyata kegiatan seni melipat kertas bukan hanya terkait dengan dunia pendidikan saja. Ada beberapa testimoni para pegiat seni origami terkait dengan pengalaman mereka menjadikan origami sebagai kegiatan terapi kesehatan. Dalam sebuah testimoni rekannya, Yan menceritakan tentang seorang anak penderita autism yang bisa dilatih motorik halus dan konsentrasinya dengan ber-origami. &#8220;Bahkan ada orang tua penderita stroke yang melatih gerakan tangannya dengan kegiatan rutin melipat kertas&#8221;, tambah Wawa.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Itu baru dari dunia kesehatan, yang memang masih diperlukan penelitian lebih lanjut. Dalam dunia usaha, ternyata seni melipat kertas menjadi salah satu peluang usaha. Karya origami bisa saja dibuat menjadi merchandize pernikahan. Ini yang telah dilakukan oleh beberapa anggota Komunitas Origami Bogor. Mereka memberikan beberapa contoh merchandise origami yang sudah dikemas plastik tipis maupun kotak plastik transparan. Jika memang serius, peluang usaha ini bisa saja dikembangkan di Bogor, mengingat belum ditemukan kreasi seperti itu dalam acara pernikahan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dalam perencanaan kegiatan ke depan, Komunitas Origami Bogor akan menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah di Bogor yang berminat menjadikan origami sebagai kegiatan tambahan. KOB siap memberikan workshop kepada siswa maupun guru, seperti yang belum lama mereka gelar di Taman Topi, Bogor. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Untuk program kerja sama tersebut, sekolah atau lembaga apapun, misalnya ibu-ibu PKK, komunitas remaja, dan lain-lain bisa menghubungi Komunitas Origami Bogor melalui akun facebooknya : komunitas origami bogor.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Rencana yang sudah diprioritaskan untuk mereka selenggarakan adalah Workshop Origami pada Oktober 2011 yang akan datang. Namun untuk pelaksanaannya mereka masih mencari partner untuk sama-sama menyelenggarakan event tersebut. Anda berminat bekerja sama? </span></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2011/06/13/reportase-sn-edisi-1262011origami-bukan-sekedar-melipat-kertas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reportase : Saung Nyerat Edisi 8/1/2011</title>
		<link>http://blogor.org/2011/01/11/reportase-saung-nyerat-edisi-812011/</link>
		<comments>http://blogor.org/2011/01/11/reportase-saung-nyerat-edisi-812011/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Jan 2011 05:40:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nonfiksi]]></category>
		<category><![CDATA[saung nyerat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1104</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu kedua di Tahun 2011 adalah siaran Saung Nyerat yang paling ramai dan meriah. Kali ini di Studio Sipatahunan 89.4 FM, Blogor kedatangan 4 narasumber sekaligus. Ditambah dengan 2 penyiar, Kang MT dan Bunda Desi, maka di ruang siar ada 6 orang yang berbincang seputar dunia membaca dan menulis. Eyang Anjari dan Yoszua kembali hadir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Sabtu kedua di Tahun 2011 adalah siaran Saung Nyerat yang paling ramai dan meriah. Kali ini di Studio Sipatahunan 89.4 FM, Blogor kedatangan 4 narasumber sekaligus. Ditambah dengan 2 penyiar, Kang MT dan Bunda Desi, maka di ruang siar ada 6 orang yang berbincang seputar dunia membaca dan menulis.</span></p>
<p><span style="color: #000000;"></p>
<div id="attachment_1107" class="wp-caption alignnone" style="width: 470px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blogor.org/wp-content/uploads/siaran-di-radio-sipatahunan.jpg"><img class="size-full wp-image-1107 " title="siaran-di-radio-sipatahunan" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/siaran-di-radio-sipatahunan.jpg" alt="" width="460" height="248" /></a><p class="wp-caption-text">Yoszua, Geri, MT &amp; Ishmah, Eyang, Desi, Yudhi | foto from eyang anjari</p></div>
<p></span></p>
<p><span style="color: #000000;">Eyang Anjari dan Yoszua kembali hadir ke studio karena perbincangan pekan sebelumnya belum terasa tuntas. Khususnya tentang acara Blogger Community Sharing yang mereka gelar pada 23 Januari 2011 di Gandaria City. Kedua blogger aktif dari dblogger (blogdetik) itu menjelaskan lebih rinci mulai dari waktu, rute menuju lokasi, blogstar yang hadir, pagelaran musik, hingga misi utama penyelenggaraan tersebut yaitu terjadinya komunikasi dan kerja sama antar sesama komunitas blogger/onliners. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Mewakili Komunitas Blogger Lampung (Seruit) dan Komunitas Blogger Sukabumi, ada kang Geri Sugiran. Blogger yang juga seorang biker ini menceritakan pengalamannya membangun komunitas blogger, mulai dari Lampung hingga Sukabumi. Ia adalah blogger tipe penggerak. Dimana ia berdomisili, disitulah ia menggerakan banyak orang untuk ngeblog. Cerita lain yang juga menarik dari Kang Geri adalah gerakannya untuk mempromosikan salah satu obyek wisata di ujung Selatan Sukabumi : Ujung Genteng. Kawasan pantai yang masih asli itu amat menarik berbagai wisatawan asing, namun mirisnya, tidak dikenal oleh banyak orang Indonesia sendiri. Menanggapi cerita mas Geri, eyang Anjari mengajak agar menyelenggarakan kegiatan BlogCamp, camping para blogger. Kegiatan ini akan lebih mantap jika diselenggarakan secara bersama antara komunitas blogger Bogor (Blogor), Lampung (Seruit), Sukabumi, dan juga dblogger (blogdetik). </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Di luar dugaan, hadir juga tamu blogor yang rendah hati. Ialah Mas Yudhi Aprianto. Kang MT dan Eyang Anjari memperkenalkan sosok mas Yudhi sebagai guru mereka dalam menulis. Wajar, karena mas Yudhi adalah pembangun situs cerita terbesar di Indonesia : sarikata.com. Kehadiran mas Yudhi ternyata menguak rahasia kepenulisan kang MT, yang ternyata mulai belajar menulis di sarikata.com yang lahir pada 26 April 2002. Dari situs itulah kang MT menemukan passion sebagai blogger/penulis. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Perbincangan 6 blogger di ruang bincang itu menjadi makin asyik dan mengalir, karena mereka bercengkrama sambil menikmati sajian kue dan kopi lampung yang dibuat oleh Desi Hartanto. Blogger yang populer karena spesialisasinya di bidang kuliner ini kerap membawa makanan untuk dinikmati bersama.<br />
</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Yang membuat studio ramai ternyata bukan hanya kehadiran narasumber, tetapi ditambah dengan 11 orang barudak blogor yang menikmati live siaran sambil kopdaran di ruang tamu studio radio Sipatahunan. Kehadiran mereka menambah semarak hati para nara sumber, karena setelah usai siaran, mereka diajak lesehan untuk menikmati Talas Blogor. Dialog segar dan inspiratif membuat acara Talas Blogor (sebutan untuk kopdar blogor) menjadi lebih berisi.<br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2011/01/11/reportase-saung-nyerat-edisi-812011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Talas Blogor 1111</title>
		<link>http://blogor.org/2011/01/01/talas-blogor-1111/</link>
		<comments>http://blogor.org/2011/01/01/talas-blogor-1111/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Jan 2011 16:56:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Talas Blogor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=1086</guid>
		<description><![CDATA[Di hari pertama tahun 2011, tepatnya 1 Januari blogor menggelar kopdar yang disebut dengan nama TALAS BLOGOR. Talas Blogor merupakan akronim dari Tali Asih Blogger Bogor. Talas Blogor digelar di dua tempat berbeda. Yang pertama adalah di Studio Radio Sipatahunan, 89.4 FM. Talas Blogor kali ini dihadiri oleh MT, Chandra Iman, Unggul, Miftah, WKF, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><img class="alignleft" title="saung nyerat edisi 1/1/2011" src="http://img141.imageshack.us/img141/3781/1007549.jpg" alt="saung nyerat edisi 1/1/2011" width="252" height="189" />Di hari pertama tahun 2011, tepatnya 1 Januari blogor menggelar kopdar yang disebut dengan nama TALAS BLOGOR. Talas Blogor merupakan akronim dari Tali Asih Blogger Bogor. Talas Blogor digelar di dua tempat berbeda. Yang pertama adalah di Studio Radio Sipatahunan, 89.4 FM. Talas Blogor kali ini dihadiri oleh MT, Chandra Iman, Unggul, Miftah, WKF, dan Utami. Ngumpulnya para barudak Blogor sekaligus mengisi acara blogor on air, &#8220;Saung Nyerat&#8221;. Tempat kedua di Taman Koleksi IPB. Tempat ini menjadi pilihan kami karena ingin memberikan tempat yang lebih &#8220;nyantai&#8221; untuk tamu blogor kali ini : <a href="http://dblogger.blogdetik.com/pendaftaran-bloggereaction/" target="_blank">Komunitas dBlogger</a> (blogger yang mempunyai blog di blogdetik).</span></p>
<p><span style="color: #000000;">dBlogger, yang diwakili oleh <a href="http://anjari.blogdetik.com/2010/12/21/bloggereaction-blogger-care-and-action/" target="_blank">Eyang Anjar</a>i, <a href="http://yoszuaccalytt.blogdetik.com/2010/12/30/indonesia-sudah-menang-walaupun-menangis/" target="_blank">Yoszua</a>, dan <a href="http://andivan.blogdetik.com/index.php/2010/12/22/high-quality-webhosting/" target="_blank">Dina</a>, mengajak barudak blogor untuk ikut serta mendukung program mereka di tahun 2011 ini. Program yang diselenggarakan dalam rangka ulang tahun dblogger yang kedua, yaitu lomba blog bertema &#8220;blogger for safety riding&#8221;, Kampanye Safety Riding dengan membagi-bagikan helm gratis untuk anak-anak SD, dan acara puncak ultah dblogger, yang mengundang berbagai komunitas untuk berkumpul saling berbagi informasi programnya. Acara puncak ini disebut sebagai <a href="http://mataharitimoer.blogdetik.com/2010/12/22/2011-saatnya-community-sharing/" target="_blank">&#8220;blogger community sharing&#8221;</a>, yang digelar di Gandaria City, Jakarta Selatan pada 23 Januari 2011.</span></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="saung nyerat edisi 1/1/2011" src="http://img818.imageshack.us/img818/3177/1007557.jpg" alt="saung nyerat edisi 1/1/2011" width="501" height="376" /></p>
<p><span style="color: #000000;">Sebagai komunitas yang lahir dari sikap saling peduli, Blogor menerima dengan senang hati kehadiran teman-teman dari dblogger. Insya Allah blogor akan ikut meramaikan acara tersebut. Terutama untuk community sharing, dimana blogor akan mendapatkan session untuk mempresentasikan program/kegiatannya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Terima kasih dblogger atas kehadirannya di saung nyerat dan Talas Blogor. Semoga jalinan kerja sama yang dimulai di awal tahun ini, menjadi kebaikan bagi kedua komunitas, dblogger dan blogor.<br />
</span></p>
<p><span style="color: #000000;"><br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2011/01/01/talas-blogor-1111/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kopdar Blogor Jumper</title>
		<link>http://blogor.org/2010/11/06/kopdar-blogor-jumper/</link>
		<comments>http://blogor.org/2010/11/06/kopdar-blogor-jumper/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Nov 2010 03:15:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Talas Blogor]]></category>
		<category><![CDATA[Blogor]]></category>
		<category><![CDATA[blogor charity]]></category>
		<category><![CDATA[chain posting]]></category>
		<category><![CDATA[jumper]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=946</guid>
		<description><![CDATA[Kopdar Jumper adalah kegiatan rutin blogor setiap Jum’at Pertama tiap bulan. Untuk bulan November 2010 kopdar Jumper digelar sekaligus memeriahkan pembukaan kedai Mie Janda, yang dikelola oleh salah seorang blogger blogor, kang Achoey. Meskipun jadwal kopdar baru akan dimulai pada 18:30, tetapi nyatanya ada warga blogor yang sudah datang sejak awal. Siang hari, selesai mengajar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://cucuharis.files.wordpress.com/2010/11/051120101188.jpg?w=300&amp;h=225" alt="" width="300" height="224" />Kopdar Jumper adalah kegiatan rutin blogor setiap Jum’at Pertama tiap bulan. Untuk bulan November 2010 kopdar Jumper digelar sekaligus memeriahkan pembukaan kedai Mie Janda, yang dikelola oleh salah seorang blogger blogor, kang Achoey.</p>
<p>Meskipun jadwal kopdar baru akan dimulai pada 18:30, tetapi nyatanya ada warga blogor yang sudah datang sejak awal. Siang hari, selesai mengajar program doktoral di IPB, Prof. Sjafri Mangkuprawira lunch di kedai MJ sekaligus memberikan donasi untuk program Blogor Charity for Mentawai dan Merapi.</p>
<p>Kang Chandra Iman bahkan menyempatkan hadir lebih awal untuk memberikan sumbangan buku blogor melalui ketua blogor, kang MT. Dalam kesempatan itu, kang Chandra juga memberikan masukan untuk program Blogor Chain Posting.</p>
<p>Setelah semua anggota blogor datang sesuai dengan waktu yang direncanakan, mulailah agenda demi agenda dilaksanakan. Pertama adalah Program Blogor Charity. Anandita, salah seorang pengurus blogor yang memenangkan program “Keliling Indonesia bersama ACI Blogdetik” memberikan penjelasan bahwa program Blogor Charity ini bekerja sama dengan komunitas Jogja Onliners. Dana yang terkumpul akan ditransfer ke sana.  Sedangkan untuk Mentawai, bekerja sama dengan komunitas Langsat.</p>
<p>Alhamdulillah program yang baru digaungkan sejak pagi hari itu berhasil mengumpulkan dana sumbangan sebesar Rp.2.000.000,-. Dana tersebut akan dibagi dua untuk Merapi dan Mentawai. Namun beberapa anggota blogor mengusulkan agar kegiatan penggalangan dana bantuan Musibah Merapi dan Mentawai dilanjutkan pada Minggu Pagi di Lapangan Sempur. Jadi, barudak blogor dan warga Bogor yang mau menyumbang, silakan datang ke Lapangan Sempur. Blogor akan hadir di lokasi tersebut sejak pukul 6 pagi hingga lapangan sempur sepi.</p>
<p>Program lain yang juga terlaksana pada Kopdar Jumper adalah Blogor Chain Posting. Ini adalah program menulis cerita berantai. Hasilnya sebagai berikut :</p>
<p>Kelompok 1 dengan tema cerita : kisah Unik/Mitos di Bogor</p>
<ol>
<li>
<div>Bunda Menik</div>
</li>
<li>
<div>MT</div>
</li>
<li>
<div>Anka</div>
</li>
<li>
<div>WKF</div>
</li>
<li>
<div>Falla</div>
</li>
</ol>
<p>Kelompok 2 dengan tema cerita : Bogor Go Green</p>
<ol>
<li>
<div>Echa</div>
</li>
<li>
<div>Achoey</div>
</li>
<li>
<div>Windi</div>
</li>
<li>
<div>Alif Ontohod</div>
</li>
<li>
<div>Arie</div>
</li>
</ol>
<p>Kelompok 3 dengan tema cerita : Kuliner Bogor</p>
<ol>
<li>
<div>Pege</div>
</li>
<li>
<div>Asep Saiba</div>
</li>
<li>
<div>Chandra Iman</div>
</li>
<li>
<div>Irvan</div>
</li>
<li>
<div>Ismi</div>
</li>
</ol>
<p>Kelompok 4 dengan tema cerita : Kisah Cinta di Bogor</p>
<ol>
<li>
<div>Miftah</div>
</li>
<li>
<div>Bunda Desi</div>
</li>
<li>
<div>Hartanto Sanjaya</div>
</li>
<li>
<div>Fajar Suyamto</div>
</li>
<li>
<div>Unggul Center</div>
</li>
</ol>
<p>Program Blogor Chain Posting sudah harus dimulai oleh setiap anggota kelompok urutan pertama, pada 8 November 2010. Blogger pada urutan berikutnya harus melanjutkan cerita 1-3 hari setelah cerita sebelumnya dipublikasikan.</p>
<p>Peraturan detail tentang Blogor Chain Posting sudah disebar sebelumnya di milis blogor.</p>
<p>Kopdar Jumper ditutup dengan pengocokan <span style="text-decoration: line-through">Asinan </span>Arisan Blogor. Yang beruntung mendapatkan jatah arisan kali ini adalah Irvan dan Ismi.</p>
<p>Terima kasih kepada semua barudak blogor yang telah menyempatkan hadir dan berbagi, sejak siang hingga malam di kopdar Jumper kali ini. Pesan Pupuhu : Jangan lupa UPDATE BLOG! <img src='http://blogor.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Next Program :</p>
<ul>
<li>
<div>Blogor on Radio Sipatahunan FM 89.4 Mhz setiap Sabtu, 15-17 wib</div>
</li>
<li>
<div>Blogor Charity di Lapangan Sempur, Minggu 071110, 06-09 wib</div>
</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2010/11/06/kopdar-blogor-jumper/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komunitas Blogger Sebagai Social Capital</title>
		<link>http://blogor.org/2010/10/19/komunitas-blogger-sebagai-social-capital/</link>
		<comments>http://blogor.org/2010/10/19/komunitas-blogger-sebagai-social-capital/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2010 06:02:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogor]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[pesta blogger 2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=914</guid>
		<description><![CDATA[Seorang blogger bisa saja berdiri sendiri. Seperti yang pernah kulakukan ketika baru pertama kali ngeblog pada tahun 2004. Saat itu aku sama sekali tak menduga ada komunitas blogger. Menjadi blogger pada saat itu digerakkan oleh keinginan untuk menulis apapun yang menggelisahkan kehidupanku. Seiring berjalannya waktu, aku mulai mengenal komunitas. Yang pertama kali kuketahui adalah komunitas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000"></p>
<div id="attachment_915" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/brainstorming1.jpg"><img class="size-full wp-image-915" src="http://blogor.org/wp-content/uploads/brainstorming1.jpg" alt="" width="300" height="268" /></a><p class="wp-caption-text">pict from google tag &quot;social media&quot;</p></div>
<p>Seorang blogger  bisa saja berdiri sendiri. Seperti yang pernah kulakukan ketika baru  pertama kali ngeblog pada tahun 2004. Saat itu aku sama sekali tak  menduga ada komunitas blogger. Menjadi blogger pada saat itu digerakkan  oleh keinginan untuk menulis apapun yang menggelisahkan kehidupanku.</span></p>
<p><span style="color: #000000">Seiring  berjalannya waktu, aku mulai mengenal komunitas. Yang pertama kali  kuketahui adalah komunitas BHI (Bunderan Hotel Indonesia). Mereka adalah  para blogger urban yang ngumpul seminggu sekali di malam hari, di  pinggiran Air Mancur Bunderan HI.</span></p>
<p><span style="color: #000000">Lalu aku mengenal  blogfam dan bergabung di dalamnya. Meskipun tak pernah sekalipun  mengikuti kopdar (kopi darat), namun manfaatnya terasa sekali. Aku bisa  mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan dunia blog, mengikuti  kontes menulis, dan mengisi beberapa artikel dalam majalah online yang  dikelola oleh komunitas yang saat ini tak kutahui perkembangannya itu.</span></p>
<p><span style="color: #000000">Selanjutnya, aku  merasa bahwa komunitas blogger itu penting juga untuk bukan sekedar  meningkatkan kemampuan dan wawasan seputar dunia blog, tetapi juga  menambah kekayaan sosial, yaitu banyaknya teman. Meminjam istilah yang  sering diucapkan Profesor <a href="http://ronawajah.wordpress.com/" target="_blank">Sjafri Mangkuprawira</a>, bagiku, teman-teman adalah <em>social capital</em> yang banyak memberikan manfaat. Terutama dalam hal memahami keberagaman dan memperluas jaringan.</span></p>
<p><span style="color: #000000">Selanjutnya akupun menambahkan kekayaan sosialku dengan bergabung pada komunitas blogger lainnya. <a href="http://dblogger.blogdetik.com/" target="_blank">Dblogger </a>(komunitas  blogger blogdetik) dengan teman-teman yang spesial, memberikan wawasan  kepadaku tentang dunia online yg lebih luas dari yang kukira. <a href="http://kompasiana.com/mataharitimoer" target="_blank">Kompasianer</a> (blogger kompasiana) mengajariku bagaimana menulis dengan lebih tertata secara jurnalistik. <a href="http://www.sunangunungdjati.com/" target="_blank">Blogger SGD</a> bahkan kuikuti juga, lantaran postinganku tentang salah satu  peninggalan budaya dan agama di sana. Lalu aku tertarik dengan semangat  muda <a href="http://dotsemarang.blogdetik.com/" target="_blank">DotS</a>, komunitas blogger Semarang. Dan yang kini makin kurenangi adalah <a href="../../../../../" target="_blank">Blogor</a>,  komunitas blogger Bogor Raya, yang menjalin hubungan antar komunitas,  seperti dengan deblogger (depok), be-blogger (bekasi), hingga ke  Komunitas Blogger Solo (bengawan). Aku pernah menulis kesan khusus untuk  <a href="http://mataharitimoer.blogdetik.com/2009/11/30/blogor-komunitas-blogger-bogor/" target="_blank">blogor </a>maupun <a href="http://mataharitimoer.blogdetik.com/2010/01/15/dblogger-keluarga-yang-seru/" target="_blank">dblogger</a> di blogku ini.</span></p>
<p><span style="color: #000000">Kenapa aku  ikut beragam komunitas? Ya, justru karena keberagamannya itu. Apalagi  komunitas blogger berbasis wilayah, nyatanya tak kaku dalam menerima  keanggotaan. Meskipun kita berdomisili di luar wilayah tersebut, tetap  bisa menjadi anggota. Seperti Blogor, yang dalam syarat keanggotaannya  justru lintas wilayah. Asal tahu kata  “Bogor” saja, sudah bisa menjadi  anggota.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2010/10/19/komunitas-blogger-sebagai-social-capital/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Oleh-oleh Mudik ke Blogor</title>
		<link>http://blogor.org/2010/10/02/oleh-oleh-mudik-ke-blogor/</link>
		<comments>http://blogor.org/2010/10/02/oleh-oleh-mudik-ke-blogor/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2010 13:47:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Admin]]></category>
		<category><![CDATA[Blogor]]></category>
		<category><![CDATA[e-book]]></category>
		<category><![CDATA[mudik ke blogor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogor.org/?p=872</guid>
		<description><![CDATA[Dear Bloggers, bagaimana pengalaman mudik kalian? Pastinya beragam. Ada suka dan duka. Nah, semuanya itu tercermin dalam 35 artikel yang dibuat oleh sahabat blogger. Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi sahabat blogger dari beragam komunitas (tak hanya barudak blogor). Jalinan persahabatan antar komunitas blogger memang mesti selalu kita rawat dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_877" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><span style="color: #000000"><a href="http://blogor.org/wp-content/uploads/ebookreader.jpg"><img class="size-medium wp-image-877 " src="http://blogor.org/wp-content/uploads/ebookreader-300x269.jpg" alt="" width="300" height="269" /></a></span><p class="wp-caption-text">source : http://blogs.pcworld.com</p></div>
<p><span style="color: #000000"><em>Dear Bloggers</em>, bagaimana pengalaman mudik kalian? Pastinya beragam. Ada suka dan duka. Nah, semuanya itu tercermin dalam 35 artikel yang dibuat oleh sahabat blogger. Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi sahabat blogger dari beragam komunitas (tak hanya barudak blogor). Jalinan persahabatan antar komunitas blogger memang mesti selalu kita rawat dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah dengan Kontes Menulis (Posting by Topic).</span></p>
<p><span style="color: #000000">Terima kasih pula kami ucapkan untuk Profesor Sjafri Mangkuprawira, Daeng Rusle, dan Kang Achoey, yang mau membaca satu per satu semua postingan sahabat blogger, dan memberikan penilaian mereka. Penilaian dari ketika juri tersebut kami rangkum untuk memilih 20 sahabat blogger yang beruntung mendapatkan tali asih berupa <strong>sebuah buku beragam judul </strong>plus<strong> </strong><strong>buklet mini karya kang Achoey &amp; Silvia.</strong></span></p>
<p><span style="color: #000000">Tali asih tersebut memang bukanlah barang yang mahal. Namun kami percaya, silaturahmi di antara kitalah yang amat berharga. Semoga tali asih tersebut bisa merawat persahabatan kita.</span></p>
<p><span style="color: #000000">Oh ya. Meskipun hanya 20 sahabat blogger yang mendapatkan tali asih, namun bukan berarti 15 yang lainnya tidak berarti. Karena itu kami akan menyertakan postingan mereka dalam sebuah buku elektronik yang bisa diunduh gratis. Buku elektronik bertema #mudik ini insya Allah akan menjadi oleh-oleh dari mudik ke blogor.</span></p>
<p><span style="color: #000000"># 20 terpilih</span></p>
<ol>
<li><span style="color: #000000">Eddy Susanto : http://agama.kompasiana.com/2010/09/15/hikmah-mudik-bag-2silahturahimdahsyat/</span></li>
<li><span style="color: #000000">Awamolog : http://awamologi.wordpress.com/2010/09/14/akhirnya-mudik-juga-mudik-berseri-3/</span></li>
<li><span style="color: #000000">UnggulCenter : http://www.unggulcenter.org/2010/09/05/tiga-cara-mudik-asyik-bogor-palembang-bogor-1/</span></li>
<li><span style="color: #000000">Pakde Cholik : http://abdulcholik.com/2010/09/03/nyai-raki-dan-tamu-asing/</span></li>
<li><span style="color: #000000">Tirradjoen : http://tirradjoen.wordpress.com/2010/09/02/surat-badrun-tuk-emak-di-kampung/#comment-21</span></li>
<li><span style="color: #000000">Awan : http://4w4n.blogdetik.com/2010/09/03/mudik-dalam-angan/</span></li>
<li><span style="color: #000000">Abi Sabila : http://abisabila.blogspot.com/2010/08/tiket-mudik-tiket-balik.html</span></li>
<li><span style="color: #000000">Alumongga : http://alumongga.wordpress.com/2010/09/03/jogjaaaa-we-are-comiiing/</span></li>
<li><span style="color: #000000">Itkas : http://itkas.blogdrive.com/archive/130.html</span></li>
<li><span style="color: #000000">Yella Shakti : http://yellashakti.wordpress.com/2010/09/04/mudik-via-pantura/</span></li>
<li><span style="color: #000000">Kang Ian : http://kang-ian.info/2010/09/04/mudik-asyikk-dengan-motor/</span></li>
<li><span style="color: #000000">Windy : http://www.sekenhom.co.cc/blog/2010/09/05/mudik-ples-satu/</span></li>
<li><span style="color: #000000">Advertyha : http://advertiyha.blogdetik.com/2010/09/02/aku-ingin-pulang/</span></li>
<li><span style="color: #000000">Wongkamfung : http://wongkamfung.boogoor.com/mudik-dinyatakan-haram112.html/</span></li>
<li><span style="color: #000000">Julie : http://gerhanacoklat.wordpress.com/2010/09/01/kemana-ingin-pulang/</span></li>
<li><span style="color: #000000">Mimpi Pribumi : http://mimpipribumi.wordpress.com/2010/09/07/saatnya-mudik/</span></li>
<li><span style="color: #000000">Chandra Iman : http://chandra.im/lain-lain/mudik-ka-bogor.html</span></li>
<li><span style="color: #000000">Budiarnaya : http://budiarnaya.com/kisi-kisi/pulang-bersama-harapan/</span></li>
<li><span style="color: #000000">Sendal Jepit : http://www.sangsendaljepit.co.cc/2010/09/mudik-oh-mudik.html</span></li>
<li><span style="color: #000000">Bunda Menik : http://saungbunda.wordpress.com/2010/09/01/mudikku-mudikmu/</span></li>
</ol>
<p><span style="color: #000000">Secara khusus kami mengucapkan terima kasih kepada semua sahabat blogger yang telah ikutan dan bersedia postingannya disertakan dalam proyek e-book blogor #mudik </span></p>
<p><span style="color: #000000">jabat erat!</span></p>
<p><span style="color: #000000">Redaksi<br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogor.org/2010/10/02/oleh-oleh-mudik-ke-blogor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

