Meskipun sudah banyak himbauan pentingnya sarapan sebelum memulai aktifitas di pagi hari, tetap saja masih ada sebagian masyarakat selalu melewatkan sarapan pagi.

 

Mengapa demikian?

Alasannya karena belum berselera, perutnya takut mulas, menunya tidak menarik, dan sudah terburu-buru takut terlambat berangkat sekolah atau kerja.

Padahal manfaat sarapan pagi itu penting sekali, sebagai sumber tenaga bagi tubuh, mensuplai karbohidrat yang siap meningkatkan kadar gula darah, mengkontribusi pentingnya protein, lemak, vitamin dan mineral untuk metabolisme tubuh.

Tubuh itu ibarat mesin, harus diisi bahan bakar yang terbaik, supaya bisa kuat melajunya dan tidak cepat rusak.

Makanya hati-hati, kurangnya sarapan pagi bisa merusak tubuh, jika tidak diisi dengan baik maka tubuh akan mengalami malnutrisi, yaitu gangguan gizi yang akan menyebabkan gagal mencapai kesehatan ideal, antara lain:

– Tubuh pendek akibat pertumbuhan badan terhambat (stunting),

Kurus karena kurang gizi akut (wasting),

Atau malah kegemukan (overweight/obesitas)

Jika ketiga gejala itu ada pada keluarga kita, maka dipastikan akan mudah terserang penyakit, sebentar-sebentar harus ke rumah sakit, berobat, dan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

Kalau sudah begitu siapa yang repot?

Padahal semua itu bisa dibantu dengan membiasakan sarapan pagi.

Di Indonesia sendiri, masih ada sekitar 37,2% yang mengalami stunting. Bukan saja tubuhnya yang kecil, namun juga akan mempengaruhi perkembangan otak dan daya fikirnya.

 

Hati-Hati, Kurang Sarapan Pagi Bisa Timbulkan Masalah Buruk Pada Anak, Begini Solusinya!

 

Bahkan menurut penelitian di Pitssburgh (AS) terhadap 56 anak dibawah usia 12 tahun, sangat berbahaya jika anak-anak merasa lapar di tengah pelajaran akibat tidak sarapan pagi, antara lain:

  1. Hilang konsentrasi saat belajar.
  2. Prestasi belajar anak-anak akan terganggu,
  3. Pemarah dan gampang menyalahkan orang lain
  4. Bermasalah dengan guru, tidak mentaati aturan,
  5. Suka mengambil sesuatu milik orang lain

Haduh, mengerikan sekali ya, jangan sampai keburukan seperti itu terjadi pada anak-anak kita, naudzubillah..

 

Bagaimana agar tidak mengalami masalah kesehatan dan gangguan psikologi?

Untuk menghindari semua masalah diatas, Food for Kids Indonesia mengadakan Kelas Gizi yang mengajak para ibu-ibu untuk sama-sama belajar bersama ahlinya yaitu Profesor Dr. Ir. Ali Khomsan, MS sang ahli gizi masyarakat, beserta Finda Difrianita, M.Psi selaku ahli psikologi di Rumah Sakit Azra Bogor.

 

Hati-Hati, Kurang Sarapan Pagi Bisa Timbulkan Masalah Buruk Pada Anak, Begini Solusinya!

 

Temanya adalah menggalakan kembali kebiasaan sarapan pagi di keluarga agar Pola Makan Anak Zaman Now kembali baik dan sehat, agar generasi masa depan tidaklah terganggu gara-gara lapar di pagi hari.

Agar tidak ada lagi kebiasaan pola sarapan di Indonesia yang hanya minum teh manis, atau susu saja, tetapi bisa sarapan dengan baik dan sehat, agar tercapai kesehatan dan prestasi yang optimal.

 

Bagaimanakah sarapan yang baik dan sehat?

Profesor Dr. Ir. Ali Khomsan, MS mengatakan sebaiknya berikan sarapan yang baik dan sehat seimbang, tidak berupa kue-kue yang mengandung tinggi gula karena malah akan menyebabkan obesitas, dan waktu yang paling baik untuk sarapan adalah 2-3 jam setelah bangun tidur pagi.

 

Hati-Hati, Kurang Sarapan Pagi Bisa Timbulkan Masalah Buruk Pada Anak, Begini Solusinya!

 

Jadi biasakan anak-anak untuk bangun tidur lebih pagi, agar tubuh tidak kaget dan muncul selera makan, tidak terburu-buru takut terlambat, orangtua pun harus memberikan contoh dan duduk menemani. Dan lebih bagusnya lagi peranan guru pun harus ikut serta mengingatkan mereka untuk sarapan pagi.

Beliau mengatakan contoh-contoh makanan yang bisa disiapkan untuk sarapan pagi adalah yang praktis namun bergizi lengkap agar sesuai kebutuhannya hingga siang hari, seperti:

1. Whole Grains (gandum utuh) yang tinggi karbohidrat dan serat sehingga bisa menunda lapar hingga siang hari atau jam istirahat, seperti sereal nestle (corn flake, KoKo Krunch, Milo Sereal), roti gandum, dan beras merah.

 

Hati-Hati, Kurang Sarapan Pagi Bisa Timbulkan Masalah Buruk Pada Anak, Begini Solusinya!

 

2. Susu yang cukup lemak, karena menurut penelitian lemak susu bisa memperlambat rasa lapar

3. Buah dan Sayur, yang kaya vitamin, mineral, dan serat, seperti pisang, apel, tumis cah kacang polong yang diisi ke dalam pie.

 

Bagaimanakah jika anak-anak tetap tidak mau sarapan?

Nah ini nih, banyak sekali kendala anak tidak mau makan menjadi sumber keresahan orangtua, sehingga seringkali menyerah dan membiarkan anak-anak memilih makanan yang menurut seleranya saja, itu pun tidak mengandung gizi baik, ahh..

Jadi bagaimana sebaiknya?

Finda Difrianita, M.Psi selaku ahli psikologi mengatakan sebaiknya ajak mereka untuk membiasakan makan atau sarapan pagi secara teratur secara berulang-ulang tanpa paksaan, pelan-pelan namun pasti.

 

Hati-Hati, Kurang Sarapan Pagi Bisa Timbulkan Masalah Buruk Pada Anak, Begini Solusinya!

 

Lama-lama jadi kebiasaan yang baik, bahkan jika belum sarapan mereka akan bertanya, “Sarapannya apa nih?”

Jika ada masalah gerakan tutup mulut atau tidak mau makan bisa jadi selama ini ada pola yang salah dan harus dirubah, antara lain:

  • Tidak tepat waktu,
  • Kuantitas dan kualitas makanan tidak pas untuk ukuran anak-anak, seperti kebanyakan, keasinan, atau kurang pas rasanya.
  • Kebersihan kurang terjaga sehingga membuat anak cepat sakit dan selera makan berkurang
  • Penyajian makanan tidak menarik
  • Tidak sesuai dengan tahapan perkembangan anak, seperti memaksakan adik harus sama menunya dengan sang kakak, atau sebaliknya.
  • Memberikan makanan atau minuman manis sebelum makan makanan pokok sehingga sudah merasa kenyang tapi kosong tidak bergizi
  • Suasana makan tidak menyenangkan, misalkan sambil dimarahi, masih mengantuk, merasa tidak enak badan
  • Tidak membiasakan duduk di dekat meja makan, sambil nonton atau bermain.

Jika masih ada beberapa faktor-faktor seperti itu dan mengganggu sarapan pagi mereka segera lekas diubah agar anak-anak memiliki pola hidup dan kebiasaan yang baik.

 

Biasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah sarapan pagi

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Restu Triwulandani, selaku Komite PPI RS. Azra mengajari kami semua untuk mencuci tangan menggunakan sabun dan membilasnya dengan air bersih yang mengalir.

Tujuannya agar anak-anak dan keluarga bisa terhindari dari penyakit, 47% bisa mencegah diare serta 30% terhindar dari penyakit ISPA (infeksi saluran pernafasan atas).

Usahakan mencuci tangan sebelum makan, sesudah makan, sesudah buang air, sebelum memegang bayi dan anak-anak, sesudah menceboki anak, dan sebelum menyiapkan makanan.

 

 

Caranya menggunakan 6 langkah, yaitu:

  1. Ratakan sabun dengan kedua telapak tangan
  2. Gosok punggung dan sela-sela jari tangan kiri dengan tangan kanan dan sebaliknya
  3. Gosok kedua telapak dan sela-sela jari
  4. Punggung jari tangan kanan digosokan dengan telapak tangan kiri dengan jari sisi dalam kedua tangan saling mengunci
  5. Ibu jari kiri digosok berputar di dalam genggaman tangan kanan atau sebaliknya
  6. Gosok berputar ujung jari-jari tangan kanan di telapak tangan kiri dan sebaliknya.

 

***

Hari semakin siang, tak terasa sudah menunjukkan pukul 12.00 siang, Kelas Gizi kali itu ditutup dengan pembagian hadiah dari sponsor antara lain Wafer Numbro D-One dan  paket sereal dari Nestle, kemudian semua peserta diberikan makan siang.

 

 

Asyik, alhamdulillah acaranya bermanfaat sekali. Kami pulang membawa bekal ilmu dan bekal sarapan pagi untuk anak-anak, deh.

 

 

Jika anda ingin bergabung dengan Kelas Gizi lainnya, ikuti saja informasinya di social media atau ikutan jadi membernya dengan mengisi data di : bit.ly/memberkelasgizi. Setiap anggota yang bergabung akan mendapat harga khusus setiap diadakannya Kelas Gizi, newsletter bulanan, dan free kartu member.

 

Hati-Hati, Kurang Sarapan Pagi Bisa Timbulkan Masalah Buruk Pada Anak, Begini Solusinya!
Tagged on:         

4 thoughts on “Hati-Hati, Kurang Sarapan Pagi Bisa Timbulkan Masalah Buruk Pada Anak, Begini Solusinya!

  • 16 November, 2018 at 5:28 pm
    Permalink

    Iya padahal sarapan pagi adalah penunjang aktivitas kita seharian ya sayang banyak orang abai tentang hal ini ya

    Reply
    • 17 November, 2018 at 4:17 pm
      Permalink

      Iya kak, alasannya repot, padahal penting banget supaya gak cepat pusing dan uring-uringan

      Reply
  • 16 November, 2018 at 5:48 pm
    Permalink

    Aku termasuk yang suka nunda sarapan waktu kecil dulu, mulai terbiasa sarapan tepat waktu sejak kerja kalo gak salah, terbiasa karena banyak yang ngajakin di Kantor, haha.

    Tapi dari situ jadi ngerti kalau lingkungan itu mempengaruhi kebiasaan kita, makanya di rumah aku biasakan sarapan sebelum jam 9 supaya anakku ikut terbiasa juga. Manfaatnya banyak ya Alhamdulillah 🙂

    Reply
    • 17 November, 2018 at 4:19 pm
      Permalink

      Alhamdulillah lingkungan kerjanya keren itu mbak. Biasanya banyak yang tak peduli, pagi ya harus mulai kerja

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *